
3 hari sudah Siska menjalani ospek dan kini ospek itu telah berakhir , ia pun sudah memiliki teman teman baru . Siska senang karena sejak ia berkuliah ia jadi memiliki banyak teman .
Hari ini adalah hari pertama bagi dirinya dan teman teman nya memasuki kelas ,Siska sungguh tak sabar ingin segera menerima bimbingan materi dari para dosen di kampus itu .
Ia ingin menimba banyak ilmu dan meraih cita cita nya dengan ilmu yang ia dapatkan .
" Ck ... lama bener ya dosen nya gak nyampai nyampai . " Ucap Salah satu teman baru Siska yang bernama Irma .
" Sabar Napa Ir .. " Ucap teman Siska yang lainya yang bernama Wulan .
" Kita baru nunggu lima menit Irma jadi sabar ya mungkin sebentar lagi dosen nya akan datang . " Ucap Siska pada 2 teman nya itu .
" iya deh iya...Padahal gue udah laper banget tau . pengen kelas ini segera berakhir dan kita bisa segera makan di kantin ." Ucap Irma membuat Siska terkekeh pelan .
" Di otak loe isinya makanan Mulu deh Ir kapan dapet jodohnya kalau loe makan terus seperti itu . Tapi gue heran meskipun loe makan nya banyak kenapa loe gak gendut gendut juga ya loe pakai jamu apa ..?" tanya Wulan pada sahabatnya itu .
" Enak saja loe , gue gak pernah ya pakai jamu jamuan ... Badan gue ini emang dasarnya kecil dari lahir jadi gak bisa melar lagi karena bawaan nya memang seperti ini . "ucap Irma pada sahabatnya itu .
" Selamat pagi semuanya maaf saya terlambat. " Ucap seseorang yang membuat ketiga orang yang asik mengobrol itu langsung mengalihkan perhatian nya menatap laki laki yang saat ini tegap berdiri di hadapan mereka .
Laki laki itu nampak tampan dengan setelan kemeja dan celana kain miliknya . Muka dan rambut laki laki itu basah seperti habis kehujanan .Hujan di luar memang sangat lebat mungkin itu yang membuat laki laki di hadapan mereka terlambat .
" Tampan nya ..." Ucap Irma tak berkedip menatap laki laki itu .
" Iya. ..tampan banget ... seperti orang Korea . Aduh kalau dia yang ngajar setiap hari gue bakal betah di kelas seharian . " ucap Wulan juga ikut senang melihat wajah tampan dosen baru mereka .
Sementara Siska , wanita itu terdiam seraya menatap dosen nya dengan pandangan kagum . Jujur saja ia mengakui jika dosen nya itu sangat tampan bahkan lebih tampan dari pada Rangga .
" Siska ...." Panggil Irma yang melihat sahabatnya itu sedari tadi diam tak berkomentar apapun .
" Helo ...siska yang cantik apa yang kamu lihat sampai sampai tak menjawab panggilan dari kami . " Ucap Irma kesal karena Siska belum juga menjawab nya .
" Eh ...maaf maaf , ada apa kalian manggil aku ?" tanya Siska menatap kedua sahabatnya itu .
Tak
__ADS_1
.
Sebuah penghapus papan tulis yang di lempar mengenai meja Siska . Siska terkejut begitu pula dengan kedua teman nya .
" Saya paling tak suka jika ada yang berbicara di kelas saya . " Ucap dosen itu membuat Irma , Siska dan Wulan ketakutan .
" Percuma saja tampan kalau galak . " Batin Siska .
" Maafkan kami pak . " Ucap Siska dan kedua temannya bersamaan .
" Tak apa ...lain kali jangan ulangi lagi . Dan peringatan untuk semuanya karena kalian masih siswi baru di sini kalian belum mengetahui peraturan peraturan saat kelas saya di mulai . Maka dari itu saya akan menjelaskan nya ."
" Peraturan pertama tak ada yang boleh berbicara atau berisik kecuali saya yang menyuruh . Kedua saat bertemu saya di luar tolong jangan menyapa saya karena saya orang yang paling benci di sapa . Ketiga .. Jika kalian tak mengerjakan tugas yang saya berikan dengan tepat waktu . Saya akan memberikan tugas tambahan sebagai hukuman nya . Itu peraturan di kelas saya , saya harap anda sekalian bisa menaati peraturan yang saya buat . " Ucap Pria itu membuat Siska berdecak tak suka . Ia merasa pria di hadapannya itu sombong buktinya ia tak mau di sapa saat bertemu di luar kelas .
Ia jadi tak menyukai dan membenci pria di hadapannya itu . Semangat belajarnya hilang seketika saat mengetahui dosen yang akan mengajar nya mempunyai sifat seperti itu .
" Baiklah mari kita mulai saja pembelajaran nya . " Ucap Dosen nya itu akan menjelaskan materi yang ia ajarkan .
" Maaf pak , tapi bapak belum memperkenalkan diri bapak. Kami juga harus tau nama dosen kami . " Ucap salah seorang mahasiswa membuat Siska sadar jika orang di hadapannya itu belum memperkenalkan dirinya .
Siska rasanya ingin melepas sepatu nya kearah dosen nya itu , ia sangat kesal dengan sikap dosen nya yang dingin dan sombong .
Wanita itu langsung menatap kertas jadwal pembelajaran nya . Ia ingin tau siapa nama dosen sombong nya itu .
" Wiliam Mahendra . nama yang jelek seperti sifat orang nya . " ucap Siska dalam hatinya .
tak lama kemudian , Wiliam mulai menjelaskan materi nya . semua menyimak dengan serius tak ada yang berbicara sama sekali . Begitu pula dengan Siska .
1 jam
2 jam ...
berlalu dan kini pembelajaran itu telah usai . Wiliam segera mengakhiri topik pembelajaran nya .
" Sekian untuk hari ini sempai jumpa di pertemuan berikutnya . " Ucap Wiliam setelah itu membereskan buku bukunya .
__ADS_1
Para mahasiswa mulai meninggalkan kelas kini hanya tertinggal Siska , Irma dan Wulan .
" Ke kantin yuk . " ajak Wulan tanpa memperdulikan Wiliam yang masih berada di kelas itu .
" Ayo ...aku meras panas di sini . " Ucap Siska menyindir Wiliam , namun Wiliam tak sadar akan hal itu . Lelaki itu segera meninggalkan kelas setelah ia selesai dengan buku buku yang ia bereskan .
" Ck ...dasar dingin . Sombong . " Ucap Siska menatap punggung Wiliam yang semakin menjauh dari pandangan nya .
" baru kali ini gue lihat loe se kesal itu sama orang sis , biasanya loe Adem ayem gak berani sindir siapa pun . " Ucap Irma pada sahabatnya itu .
" Itu karena aku paling benci dengan orang orang seperti dosen kita itu , sudah sombong bicara nya dingin lagi . " Ucap Siska mengutarakan isi hatinya pada kedua sahabatnya itu .
" Hati hati nanti kamu jatuh cinta lagi sama pak Liam . " Ucap Wulan mewanti wanti sahabat nya itu .
" Enggak akan ya Wulan pak Liam bukan tipe ku " ucap Siska pada dua sahabatnya itu .
" Apa tipe mu seperti orang yang mengantar mu tadi pagi , apa itu pacarmu Siska ?" tanya Irma penasaran dengan seorang pria tampan yang tadi mengantar sahabatnya itu .
" Itu kakak ku Irma ... kamu ini main tuduh saja . " Ucap Siska pada sahabatnya itu .
" Maaf habisnya aku gak tau kalau itu kakak kamu kan kamu tak pernah mengenalkan kakak mu pada kami . " ucap Irma pada sahabatnya itu .
" Maaf ya ... lain kali deh aku kenalkan soalnya dia sibuk akhir akhir ini . " Ucap Siska menjelaskan alasan nya tak pernah mengenalkan kakak nya pada Ke dua sahabatnya itu .
" Oke ...deh . Udah yuk kita ke kantin aja , perutku udah laper nih dari tadi minta di isi . " Ucap Irma membuat Siska dan Wulan tersenyum .
" Baiklah ... yuk kita ke kantin . " Ucap Siska berdiri dari duduknya wanita itu melangkah kan kakinya meninggalkan kelas dengan di ikuti kedua teman nya di belakang wanita itu .
...
..
.
Jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya .
__ADS_1
Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .