Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
84 . Cintia yang licik .


__ADS_3

setelah menyelesaikan makanan nya Siska Wulan dan irma duduk di teras menyusul Ibra yang sedari tadi lebih dulu berada di sana .


" hari ini kalian nginep sini ya ...plis aku sudah lama tak tidur bersama kalian lagi . " Pinta Irma pada kedua sahabatnya itu .


" Em ... bagaimana ini masak aku harus menginap di rumah irma, lalu bagaimana dengan mas Wiliam . Apa dia akan mengizinkan jika aku menginap di rumah Irma . Tapi aku jaga tak tega untuk menolak permintaan nya apalagi dia sedang membutuhkan ku saat ini . " Ucap Siska pada dirinya sendiri .


" Iya nanti gue nginep . " Ucap Wulan membuat Irma tersenyum senang kemudian wanita itu melirik Siska yang masih diam tak memberikan Jawaban apapun atas permintaan sahabatnya itu .


" Gue ... Em gue rasa gue gak bisa . " ucap Siska akhirnya memilih untuk berbakti pada suaminya karena ia ingin menjadi istri yang baik ia tak bisa memaksa kan kehendak nya sendiri lagi pula Wulan telah bersama sahabat nya itu jadi ia merasa Suami nya lebih membutuhkan diri nya dari pada orang lain .


" Kok gitu sih ... Emang nya loe ada acara apa an sampai menolak permintaan gue . " Ucap Irma pada sahabatnya itu .


" Sudahlah Ir kalau Siska gak bisa ya udah gak papa akan ada gue yang nemenin elo . " Ucap Wulan paham dengan kondisi Siska yang telah memiliki suami itu .


" Tapi kan ..." Ucap Irma masih sedikit keberatan


" Lain kali saja ya aku menginap nya kalau saat ini aku beneran gak bisa . " ucap Siska pada sahabatnya itu .


" Em ya sudah kalau begitu . ," Ucap Irma pasrah .


" Siska kita pulang Sekarang ya kakak ada jadwal operasi mendadak tadi baru di telvon pihak rumah sakit . " Ucap Ibra pada adiknya itu .


" Iya kak . Ir gue balik dulu ya .." Ucap Siska berpamitan pada sahabatnya itu .


" iya hati hati di jalan ya ...kak Ibra terimakasih ya . " Ucap Irma tersenyum manis yang membuat Ibra tertegun sejenak ia merasa tersihir oleh senyum yang tak pernah ia lihat sebelumnya dari bibir wanita di hadapannya itu .


" Kakak matanya di jaga ...kakak udah punya pacar loh ya . " ucap Siska yang melihat gerak gerik kakak nya yang seperti nnya tertarik paaf sahabatnya itu .


" Kamu ini ngomong apa sih .. iya sama sama Ir ..yang tabah ya aku tau kamu wanita kuat . " Ucap Ibra tersenyum ramah .


" Iya kak sekali lagi terimakasih ya . " ucap Irma pada kakak sahabatnya itu .


Ibra hanya mengangguk pelan kemudian laki laki itu memasuki mobil nya bersama dengan Siska . Di dalam mobil Siska terus memperhatikan kakak nya itu . Ia merasa kakak nya itu memiliki masalah namun ia pendam sediri tak mau mengatakan pada dirinya .


" Kakak berantem sama kak Cintia ya ?" Tanya Siska akhirnya memberanikan diri untuk bertanya pada Kakak nya itu .


" Kelihatan ya ?" Tanya Ibra pada adiknya itu .

__ADS_1


" iya kelihatan banget kakak sepertinya lagi banyak fikiran . " Ucap Siska pada kakak nya itu .


" Menurut kamu ..Cintia itu orang yang seperti apa tolong kamu jawab jujur ya Siska . Kakak ingin minta pendapat kamu . " Ucap Ibra pada Adiknya itu .


" Baik sih tapi Siska gak suka sama kak Cintia . " ucap Siska jujur seperti yang kakaknya minta .


" Kenapa ?" tanya Ibra pada adiknya itu .


" Dia genit suka lihatin mas Wili . " Ucap Siska yang membuat Ibra terkekeh pelan .


" Itu bukan karena Cintia genit tapi kamu nya aja yang terlalu posesif sama suami mu makanya kamu berpikir seperti itu ketika orang lain memperhatikan suami mu ." ucap Ibra pada adiknya itu .


" Tapi Siska beneran merasa kalau kak Cintia itu genit kak ...firasat Siska tak enak sama pacar kakak itu , bukanya Siska merasa diri Siska ini baik ataupun melarang kakak untuk menjalin hubungan dengan kak Cintia tapi sebaiknya kakak pikir pikir lagi deh kalau kakak mau menjalin hubungan yang lebih serius dengan wanita itu . " Ucap Siska pada kakak nya itu .


" Begitu ya . Nanti kakak pikirkan deh . " Ucap Ibra pelan namun ia masih memikirkan tentang kekasihnya itu .


" Oke ... Siska akan selalu dukung apapun keputusan kakak nantinya . " Ucap Siska membuat Ibra tersenyum tipis .


Sementara itu di tempat yang berbeda Wiliam tengah menunggu kedatangan istrinya ini sudah mau malam namun istrinya itu belum pulang juga .Ia ingin menghubungi istrinya namun handphone nya malah mati .


" Mau apa dia kemari" Batin Wiliam pelan .


" Ada apa mbk kesini ?" tanya Wiliam menatap wanita di hadapannya itu dengan pandangan tajam . Cintia tersenyum kemudian tanpa permisi ia langsung masuk kekamar Wiliam .


" Kamar pengantin kalian bagus juga ya ...bisa lah aku nginep di sini mumpung Siska gak ada . " ucap perempuan itu membuat Wiliam mengerutkan dahinya tak suka dengan sikap calon kakak iparnya itu .


" ini sudah malah lebih baik mbak pulang saja . " Usir Wiliam secara halus .


" Kamu tak usah pura pura Wiliam ..di sini hanya ada kita berdua tak ada orang lain yang melihat kita jadi kamu tak usah bersikap sok alim dan menolak ku ... Aku tau kamu seperti nya juga tertarik bukan pada ku . Diam diam kamu juga mengagumi lekuk tubuh ku ini kan . " ucap Cintia seraya mengusap kemeja Wiliam lembut .


Ingin rasanya Wiliam menampar dan menyeret wanita di hadapannya itu namun ia berusaha sabar ia tak ingin bersikap kasar pada seorang wanita .


" Mbk ini perempuan , mbak masih lajang dan belum menikah jadi sebaiknya mbk jaga sikap mbak itu . Kasian orang tua yang telah membesarkan mbak selama ini jika kelakuan mbak seperti ini . " ucap Wiliam menasehati Cintia .


" Jangan bawa bawa orang tau sayang karena aku tak perduli dengan mereka. Yang aku mau saat ini hanya lah menghabiskan malam dengan mu . " ucap Cintia tanpa permisi langsung mencium bibir Wiliam .


Wiliam murka dan marah tangan laki laki itu sudah bersiap ingin mendorong tubuh Cintia namun sebelum itu terjadi istrinya sudah lebih dulu datang .

__ADS_1


" Mas ..." Lirih Siska saat ia baru saja sampai di kamar itu dan memergoki aksi Cintia itu begitu pun dengan Ibra laki laki itu terdiam dan tak percaya dengan apa yang dilihatnya .


Wiliam langsung mendorong tubuh Cintia dan menghampiri istrinya yang sudah berlinang air mata itu .


" Ini bukan seperti yang kamu pikirkan sayang ...kamu salah paham . " ucap Wiliam meraih tangan Siska namun Siska menepis tangan suaminya itu . Ia marah kecewa dan salah paham dengan apa yang telah terjadi.


buk ..


Sebuah pukulan mendarat di pipi Wiliam , Ibra memukul nya dengan keras hingga sudut laki laki itu mengeluarkan darah .


" Dasar berengsek loe ... Tega teganya loe selikuh sama pacar gue .. loe gak mikirin perasaan adik gue . Anjing loe . " Umpat Ibra ingin menonjok muka Wiliam lagi namun Siska menahan tanagn nya .


" Kita pergi saja kak ..Siska mau pulang kerumah mama . " Ucap Siska memeluk kakak nya itu seraya menangis .


" Sayang dengerin aku dulu . " Ucap Wiliam ingin menjelaskan pada istrinya itu namun Cintia tak tinggal diam wanita ular itu lebih dulu meraih tangan Wiliam dan merangkul nya mesra .


" Sudahlah sayang . Untuk apa kamu melarang nya pergi toh selama ini kamu juga ingin dia pergi bukan ..biarkan wanita ini tau kalau kita juga memiliki hubungan . " Ucap Cintia ingin Siska semakin sakit hati dan meninggalkan Wiliam agar ia memiliki kesempatan untuk mendapatkan Wiliam .


" Lepaskan tangan ku ****** ." Ucap Wiliam menepis tangan Cintia .


" Cuih ...kalian sungguh seperti anjing ...menjijikan sekali . Kamu wanita murahan mulai detik ini kita putus jangan muncul di hadapan aku lagi atau menghubungi ku lagi paham kamu . Dan kamu Wiliam tunggu surat cerai dari adikku . " Ucap Ibra membuat Wiliam tak rela .


" Tak bisa seperti itu kak ...kalian belum mendengar kan penjelasan ku jadi aku mohon jangan lakukan itu . Tunggu beberapa hari lagi aku akan membuktikan bahwa aku tak berselingkuh dengan nya aku berani sumpah kak .." ucap Wiliam membuat Siska memejamkan matanya erat .


" Jika kamu bisa membuktikan maka buktikan sekarang mas ...kenapa harus menunggu besok besok . " Teriak Siska tepat di wajah suaminya itu .semua terkejut dengan apa yang di lakukan Siska mereka tak menyangka jika Siska akan berteriak seperti itu .


..


..


..


.


Jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya .


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author.

__ADS_1


__ADS_2