Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
108 .. apapun masalah nya kita hadapi bersama .


__ADS_3

Wiliam melangkah kan kaki menuju Uks di mana istrinya di rawat , laki laki itu membuka pintu uks perlahan dan pandangan pertama yang ia lihat adalah sang istri yang tengah tertidur .


Wiliam langsung menghampiri istrinya dan mengusap pipi istrinya itu perlahan. Istrinya sungguh sudah menderita karena nya .


Karena usapan di pipinya itu akhirnya siska pun membuka matanya . wanita itu memegangi kepalanya pelan kemudian , ia menatap sang suami penuh tanya .


" Katanya mau ngajar kok masih di sini sih mas . " Ucap siska pada suaminya itu .


" Kenapa kamu gak ngadu sama mas kalau ada yang jahat tin kamu di kampus . " Ucap wiliam pada istrinya itu .


" Maksud mas apa ?" Tanya siska yang tak merasa di jahati oleh siapa pun .


" Jangan pura pura Gak tau ,Mas sudah tau semuanya . Mereka ngomong yang ngak ngak tentang kamu bahkan mereka berkata anak kita ini anak haram . Rasanya aku ingin menonjok muka mereka satu persatu . " Ucap wiliam menahan kekesalan nya .


" Mas tak benar benar melakukan itu kan ?" Tanya siska pada suaminya itu .


" Tenang saja mas tak melakukan nya . Tapi mas mengungkap setatus hubungan kita pada semua siswa di kelas itu . " Ucap wiliam pelan , siska menghela nafas nya kemudian ia menatap suaminya penuh kekhawatiran .


" Kenapa mas melakukan itu , bagaimana nanti jika setatus kita mempengaruhi karir mas dan apa nanti tanggapan para mahasiswa mas ?" Ucap siska pada suaminya itu .


" Lalu aku harus diam saja begitu saat istriku di rendahkan dan anak ku di ejek Oleh mereka ?" Tanya wiliam tak suka dengan kata kata istrinya itu yang masih tak rela jika hubungan mereka terungkap di hadapan publik .


" Tapi ..." Ucap siska pelan .


" Apa kamu malu memiliki suami seperti ku ?" Tanya wiliam menatap istrinya itu sendu .


" Bukan begitu siska hanya merasa khawatir saja mas . " Ucap siska pelan ,Wiliam meraih tangan istrinya itu perlahan kemudian ia mengusap tangan istrinya itu dengan perlahan.


" Jangan memikirkan hal yang belum pasti sayang . kamu sedang mengandung saat ini tak baik bagi mu jika berpikir terlalu banyak . Apapun yang terjadi nanti dan bagaimana pun tanggapan orang nanti tentang hubungan kita . Kita hadapi bersama sama ya sayang ...mas tak akan membiarkan mu menghadapi nya sendirian . " Ucap wiliam pada istrinya itu .

__ADS_1


" Kamu membuat ku luluh dengan kata kata mu mas . " Ucap siska tersenyum kemudian ia memeluk tubuh suaminya itu erat .


" Ini masih di kampus jagalah sikap kalian . " Ucap seseorang yang memasuki ruang uks itu dengan langkah perlahan .


" Bu Amaya . " Ucap siska melepaskan pelukannya pada wiliam .


" Kalian terkejut kan aku datang kesini . Tenang saja aku tak akan mengganggu kalian ataupun membuat keributan di sini . Aku hanya ingin berpamitan pada kak wili , aku akan kembali ke luar negri . Aku rasa di sana lebih membuat ku bahagia dari pada disini , aku juga ingin mengucapkan selamat untuk kalian berdua karena sebentar lagi akan menjadi orang tua . Ahem ..sebenarnya alasan ku masih belum menyerah kepadamu kemarin karena aku pikir kakak belum memiliki istri . Walaupun kakak sudah mengatakan kepadaku jika kakak memang memiliki istri aku tetap saja tak percaya aku kira kakak hanya membual saja sampai hari ini pun tiba ... Aku tak menyangka jika siska lah yang bisa meluluhkan hatimu . Tapi aku lega dan senang jika kamu sudah menemukan kebahagiaan mu ya meskipun kebahagian mu bukan dengan ku . Sekarang aku akan melepaskan mu kak ...aku akan pergi . Berbahagialah sekarang bersama orang yang kamu cintai . Dan kamu siska tolong jaga bapak dosen ini dengan baik ya . " Ucap Amaya mengusap air matanya yang mengalir perlahan .


" Ama ...maafkan aku tak bisa membalas cintamu , aku hanya bisa menganggap mu sebagai teman dan juga saudara selain itu aku tak bisa menerima perasaan mu meskipun aku tau kamu tulus mencintai ku . Namun cinta tak bisa di paksakan sekuat apapun aku berusaha mencintaimu itu malah akan menyakiti hati semua orang termasuk hatimu sendiri karena yang aku cintai hanya lah siska dan selama nya hanya dia saja . Semoga kamu mendapatkan pria yang mencintai mu dengan tulus dan begitu juga dirimu . Selamat tinggal dan berbahagialah , terimakasih sudah mencintai mu aku menghargai perasaan mu meskipun aku tak bisa membalas nya . " ucap wiliam membuat Amaya mengangguk pahit .


" Bu ama ...anda tak usah khawatir pasti saya akan menjaga mas wili dengan baik . " Ucap siska tersenyum pada amaya . Amaya pun ikut tersenyum kemudian wanita itu pergi meninggalkan pasangan suami istri itu sendirian .


" Aku lega ...dia sudah mengikhlaskan ku meskipun aku juga kasihan kepadanya . " Ucap wiliam menatap punggung Amaya yang semakin menjauh dari pandangan nya .


" Ck ...kalau kasian kenapa gak kakak cegah saja dia pergi . " ucap siska cemburu suaminya menatap kepergian Amaya dengan pandangan tak rela .


" jangan peluk peluk mas .. " Ucap siska pura pura marah pada laki laki itu , wiliam terkekeh pelan kemudian ia mencium pipi siska .


Siska sama sekali tak bergeming ia tak berkata apapun ataupun menunjukan ekspresi apapun . Melihat itu wiliam menjadi gemas ia mendongak kan wajah istrinya dan mencium bibir istrinya itu dengan begitu mesra nya .


Siska tentu saja tak mampu menolak ciuman dari suaminya itu , wanita itu mengalungkan tangan nya ke leher wiliam setelah itu ia membalas ciuman dari suaminya itu dengan lembut seakan akan menikmati setiap rasa yang wiliam berikan .


Lidah mereka menari nari dan saling menggoda bibir sensual milik siska sudah penuh akan ludah dari ciuman itu .


Wiliam ingin berbuat lebih tangan nya pun sudah melepaskan kancing siska satu persatu . Tersadar bahwa ia sedang mengandung saat ini . siska pun langsung menghentikan suaminya itu di kancing terakhir .


" Ada apa sayang ...apa kamu tak mau melanjutkan nya ?" Tanya wiliam pada istrinya itu .


" Mas lupa ya ...siska kan sedang hamil apalagi saat ini kandungan siska masih sangat muda siska takut melukai anak kita nanti jika kita melanjutkan nya . " Ucap siska dengan pipi yang memerah menahan malu .Wiliam tersenyum dan mengusap pipi istrinya itu lembut .

__ADS_1


" Kamu benar ... baiklah sepertinya mas harus menunda ini sampai kandungan mu telah memasuki trisemester ke dua . " Ucap wiliam pada istrinya itu .


" Maaf ya mas ...mas harus puasa lagi . " Ucap siska pada suaminya itu .


" Tak apa ... apa , mas bisa menahan nya demi Anak kita sayang . " Ucap wiliam pada istrinya itu .


" Mas ayah yang baik . " Ucap siska tersenyum .


" Kamu juga ibu yang baik . " Ucap wiliam membuat pipi siska memerah .


" Masih saja malu pada suami sendiri . Sini mas kancing kan kembali baju mu. "ucap wiliam pada istrinya itu .


"Tak usah mas .. biar siska sendiri saja . " Ucap siska pada suaminya itu .


" Mas yang melepaskan maka mas yang harus memasang nya kembali sayang . " ucap Wiliam pada istrinya itu .siska hanya bisa pasrah saja dan membiarkan wiliam mengancingkan baju nya kembali .


..


.


..


.


Segini dulu besok up lagi .


Jangan lupa like komen bad dan hadiah ya .


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .

__ADS_1


__ADS_2