
Setelah memakan makanan nya Siska kembali ke ruangan Wiliam , wanita itu sungguh senang hatinya di penuhi banyak bunga hanya karena mendengar pujian dari calon suaminya itu .
" Assalamualaikum pak dosen . " Ucap Siska saat memasuki rungan milik Wiliam itu .
" Waalaikumsalam calon istri ku . " Balas Wiliam yang lagi lagi membuat pipi Siska kembali memerah karena nya . Siska tak membuang waktu lagi , wanita itu ingin segera menyelesaikan tugas nya dan segera pergi dari ruangan milik Wiliam itu .
ia tak ingin berada di tempat itu lebih lama karena ia sangat malu , dan salah tingkah saat Wiliam memuji nya ataupun sengaja menggoda nya . Ia tak ingin terlihat malu malu di hadapan Wiliam .
Namun Siska tak tau jika sikap malu malu itulah yang membuat Wiliam mulai tertarik pada dirinya dan ingin menggoda calon istrinya itu terus menerus .
Wiliam memperhatikan Siska yang nampak serius mengerjakan tugas nya cukup lama mereka terdiam hingga akhirnya tugas yang Siska kerjakan pun selesai juga. Wanita itu segera menggeser laptop di hadapannya kehadapan Wiliam .
" Sudah selesai pak . " Ucap Siska tersenyum senang karena akhirnya ia berhasil mengerjakan tugas itu dengan cepat .
Wiliam segera mengecek tugas itu . Tak ada sama sekali kesalahan di tugas itu karena Wiliam sendiri yang membimbing dia mengerjakan nya .
" Tak ada kesalahan ..." Ucap Wiliam setelah mengecek tugas tersebut .
" Kalau begitu saya sudah boleh pergi ?" Tanya siska senang .
" Buru buru sekali ... Tapi ya kamu sudah boleh pergi . Nanti malam dandan lah yang cantik saya ingin mengajak mu makan malam bersama sebelum kamu di pingit dan tak bisa keluar bertemu dengan saya lagi sebelum hari pernikahan tiba . " Ucap Wiliam pada wanita di samping nya itu .
" Iya ... " Ucap Siska bingung harus berkata apa lagi ia terlalu senang karena mendapatkan ajakan dari laki laki di hadapannya itu .
" Baiklah kamu boleh pergi sekarang nanti saya hubungi kamu lagi . " Ucap Wiliam tersenyum .Siska membalas senyum itu dengan senyum yang manis membuat Wiliam terpesona dengan kecantikan yang wanita itu miliki .
" Dia manis dan cantik sekali . " Ucap Wiliam sesaat setelah Siska pergi dari hadapannya .
...
...
..
Setelah melewati hari yang panjang di kmapus nya Siska pun pulang ke rumah nya dengan di antar Irma . Kebetulan Irma ingin main kerumah nya sekaligus membahas soal bisnis nya bersama dengan Siska .
" Sudah sampai . " Ucap Irma tersenyum ketika mereka sudah berada di pelataran rumah milik sahabatnya itu . Keduanya pun turun dari dalam mobil dan berjalan menuju rumah Siska . Di teras sudah ada sang kakak yang asik mengopi dan mengobrol bersama dengan mu seorang wanita . Wanita itu nampak cantik dan pakaian nya begitu terbuka .
Sungguh Siska tak suka melihat wanita itu namun ia sadar dulu dirinya juga pernah berpakaian seperti itu jadi tak seharusnya dia tak suka pada orang yang belum di kenalnya itu .
__ADS_1
" Assalamualaikum kak . " Ucap Siska meraih tangan kakak nya .
" Waalaikumsalam . Kamu baru pulang kuliah ?" Tanya Ibra pada Adiknya itu .
" Iya kak ...itu siapa ?" Tanya Siska menatap wanita di samping kakaknya itu dengan senyum tipis nya .
" Ini pacar kakak ... Sayang ini adik aku Siska . " Ucap Ibra memperkenalkan Siska pada wanita di samping nya itu.
" Halo aku Cintia . " Ucap wanita itu mengeluarkan tangan nya ke arah Siska . Dengan perlahan Siska menerima uluran tangan itu.
" Siska. " Ucap Siska tak banyak berbicara seperti biasa nya setelah di rasa cukup Siska pun melepaskan uluran tangan itu .
" Siska ke dalam dulu ya kak. " Ucap Siska berpamitan pada Ibra . Ibra hanya Tersenyum saja mengizinkan adiknya itu masuk kedalam rumah .
" Pacar kakak loe cantik ya . " Ucap irm saat mereka memasuki rumah .
" Iya tapi ...gue rada gak suka sama cewek tadi . " Ucap Siska berjalan menuju kamar nya bersama dengan Siska .
" Kenapa ?" Tanya Irma penasaran apa yang membuat sahabatnya itu tak menyukai calon kakak iparnya .
" Entahlah sepertinya dia bukan wanita yang baik . Ya memang aku juga bukan wanita yang baik sih tapi perasaan ku tak enak saat berdekatan dengan wanita itu . Entahlah aku tak tau Ir .. aku tak mau membahas nya lagi . Takutnya kakak ku denger dan dia pun tersinggung nanti. " Ucap Siska seraya membuka pintu kamarnya perlahan .
" Iya ... Ya udah jangan bahas itu lagi . Kita kesini kan mau bahas bisnis bukan bahas kakak ku itu . " Ucap Siska tak ingin membahas hal yang sama karena takut kakak nya mendengar perbincangan mereka .
" Jadi gimana nih , loe udah dapet pelanggan berapa untuk baju yang kita pos kemarin ?" Tanya Siska pada sahabatnya itu setelah mereka duduk di kasur empuk milik Siska .
" 10 lebih dong kalau loe gimana ?" Tanya Irma pada sahabatnya itu .
" 20 an lah ... Lumayan . Tapi nanti yang Peking dan kirim barang loe ya Ir ...gue lagi banyak urusan akhir akhir ini dan mungkin gue bakal ambil cuti kuliah selama beberapa hari kedepan . " Ucap siska membuat Irma menatap nya penuh selidik .
" Memang nya ada acara apa sehingga loe harus ngambil cuti kuliah segala ?" Tanya Irma masih tak mengalihkan pandangannya dari Siska .
" Itu... Anu ... " Ucap Siska gugup .
" Loe tau gak akhir akhir ini gue merasa aneh . Sepertinya loe menyembunyikan sesuatu dari gue dan Wulan tapi apa itu gue juga gak tau yang jelas loe aneh akhir akhir ini . " Ucap Irma membuat siska terdiam .
Ia memang menyembunyikan sesuatu namun ia tak bisa memberitahu sahabat nya itu . Bunyi handphone milik Siska menyelamatkan dirinya dari kecurigaan Irma , wanita itu langsung melihat siapa yang menelepon nya . Senyum langsung merekah saat nama Wiliam tertera di layar handphone nya .
" Gue angkat telepon dulu ya . " Ucap Siska pergi menjauh dari irma .
__ADS_1
" Biasanya angkat telepon langsung kenapa sekarang pakai pergi segala . Apa benar dia menyembunyikan sesuatu ?" Tanya Irma pada dirinya sendiri .
" Kenapa aku malah jadi penasaran tentang urusan Siska ..ah , sudahlah lebih baik aku posting barang lagi di ig siapa tau ada yang beli lagi . " Ucap Irma tak perduli lagi dengan sahabatnya itu , ia lebih memilih untuk mempromosikan baju baju yang ia jual di ig ...
" Halo pak ada apa ?" Tanya Siska sesaat setelah mengangkat telpon dari calon suaminya itu .
" ck ...jangan panggil bapak Siska kita tidak sedang berada di kampus panggil aku mas oke . " Protes Wiliam yang membuat Siska terkekeh pelan .
" Iya maaf mas , aku lupa . " Ucap Siska setelah menghentikan kekehan nya .
" Em ..tak apa , aku tau kamu pelupa tapi jangan sampai kamu melupakan calon suami mu ini ya . " Ucap Wiliam membuat pipi wanita itu seketika merona .
" Mas ada ada saja . " Ucap Siska malu malu .
" Saat ini pasti pipi kamu udah merah seperti tomat , mas sungguh ingin melihat nya . " Ucapan itu semakin membuat Siska malu .
" Iya dan itu gara gara mas .. udah jangan godain Siska terus . Mas ada apa telpon Siska ?" Tanya Siska berusaha menahan senyum nya .
" Mas cuma mau kasih tau kamu kalau mas sudah kirimkan baju untuk kamu pakai nanti malam . Dandan yang cantik dan kenakan lah baju itu oke . Sudah dulu ya ...mas masih mau urus pekerjaan yang lain nya nanti mas kabari lagi . " Ucap Wiliam ingin melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda gara gara lamaran nya kemarin .
" Iya mas ... Assalamualaikum . " Ucap siska saat ingin mengakhiri telpon nya .
" Waalaikumsalam ... Calon istri . " Ucap Wiliam setelah itu langsung mematikan telpon nya . Membuat Siska berdecak namun jug tersenyum mendengar kata calon istri dari mulut laki laki yang sebentar lagi akan menikahi nya itu .
" Jujur aja deh sama gue . Loe udah punya pacar ya sis . Dari tadi gue perhatikan loe senyam senyum Mulu sambil telvonan sama orang yang gue gak tau siapa itu . " Ucap Irma sesaat setelah Siska datang menghampiri nya .
" Loe belum saat nya tau Ir ...nunggu waktu yang tepat bari gue bakal cerita semua yang loe tanyakan sama gue bakal gue jawab di saat yang tepat . " Ucap Siska membuat irma terdiam dan tak lagi bertanya pada sahabatnya itu .
...
...
...
besok up lagi ya ...
jangan lupa like komen vaf dan hadiah nya .
Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author..
__ADS_1