Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
28 . Kamu hanya tempat pelarian bagiku..


__ADS_3

" Bapak ..." lirih Siska memegangi kepalanya ketika ia baru saja tersadar. Rangga yang sedari tadi berada di sisi wanita itu pun langsung mendekati Siska dan memeluk tubuh rapuh nya erat .


" Minum air dulu sayang . " ucap Rangga memberikan segelas air yang telah ia siapkan untuk wanita itu . Siska hanya diam , wanita itu sama sekali tak mau meminum segelas air yang Rangga berikan .


Justru wanita itu malah menatap Rangga dengan mata yang berkaca kaca . Rangga yang melihat itu tentu saja tak tega , ia tau Siska sedang sedih sangat sedih akibat kehilangan bapak tercinta nya .


" Bapak meninggalkan Siska mas ?" tanya Siska dengan suara bergetar seakan akan menahan tangis nya .


" Itu takdir sayang , kamu harus menerima dan mengikhlaskan bapak mu pergi . " ucap Rangga mengusap rambut Siska dengan penuh kasih sayang .


" Tidak ...aku sudah berusaha selama ini untuk membuatnya sembuh mas , bahkan aku rela menjual mahkota ku yang berharga demi dirinya . Tapi kenapa dia malah meninggalkan Siska , kenapa mas ?" tanya Siska tersedu sedu .


" Sabar sayang , aku tau ini sulit bagimu tapi kamu memang harus menerima nya . Bapak mu sudah pergi siska ,dia sudah tak merasakan sakit lagi jadi kamu jangan menangis . Dia akan sangat sedih jika kamu menangisi kepergian nya . " ucap Rangga berusaha menenangkan wanita di pelukannya itu .


" Siska tak bisa mas ... Berat untuk Siska menerima nya , Siska selalu berharap agar bapak sembuh dan membuka matanya lagi untuk Siska . Tapi ini apa mas , beliau malah meninggalkan Siska sendirian . " Ucap Siska menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Rangga .


" Mas tau sayang , mas tau ... apa yang kamu rasakan juga pernah mas rasakan dulu saat mas kehilangan ayah mas . Mas tau kamu sedih terpukul dan merasa hidup mu tak berguna lagi , namun hidup tetap harus berlanjut . Jalan yang kamu lalu i masih panjang siska , kamu tak boleh terus terusan terpuruk dan menangisi kepergian bapak mu . " Ucap Rangga membuat Siska menghentikan tangisnya .


Ditatapnya mata Rangga yang tengah menatap dirinya , perkataan Rangga memang ada benarnya namun tetap saja ia masih belum bisa menerima ini semua . Ia butuh waktu untuk menerima kenyataan ini .


" Aku butuh waktu untuk menerima ini semua mas ... Aku sungguh mencintai bapak , dunia ku runtuh saat beliau pergi . " ucap siska kembali menangis .


" Mas tau sayang , menangis lah sepuas mu mas akan selalu di sini menemani mu . " Ucap Rangga mengecup kening Siska perlahan . Siska tak menjawab wanita itu menangis dalam pelukan rangga ,.

__ADS_1


..


...


...


Hari semakin larut Rosa terdiam duduk di kasur empuk nya , wanita itu tengah menunggu sang suami yang tak kunjung pulang ke rumah padahal jam sudah menunjukkan pukul 12 malam . Hati Rosa berdenyut nyeri ketika memikirkan mungkin saja suaminya pergi menemui selingkuh Han nya .


" Kenapa kamu sedih Rosa bukan kah kamu juga memiliki kekasih . Kenapa kamu tak menghabiskan waktu saja dengan nya bukanya malah menunggu seseorang yang belum tentu mau kamu tunggu. " Ucap Rosa pada dirinya sendiri tak lama handphone wanita itu berdering .


Rosa menatap layar handphone dengan tergesa gesa karena ia pikir itu adalah telvon dari Rangga namun nyatanya ia salah . Telpon itu dari orang lain, dari kekasihnya Brandon .


" Kenapa kamu lama sekali mengangkat telepon nya sayang ?" tanya Brandon membuat Rosa terdiam , ia sungguh ingin bercerita dengan lelaki itu tentang masalah nya . Namun ia tak ingin Brandon marah dan mengamuk pada Rangga , Ia juga belum siap kalau seandainya hubungan gelap nya terbongkar .


" Kenapa kamu diam Rosa , apa ada masalah ?" tanya nya lagi .


" Tentu saja apa yang tidak untuk wanita secantik kamu . " ucap Brandon membuat Rosa tersenyum tipis , Ia merasa Brandon adalah satu satunya orang yang mampu menghilangkan rasa sedih nya .


" Kamu bisa saja . Tapi aku tersanjung kamu memuji ku cantik , kamu orang pertama yang memuji ku seperti itu Brandon dan aku merasa kamu juga orang terakhir yang mengatakan hal itu padaku . " Ucap Rosa tersenyum tipis .


" Benarkah aku sangat senang jika itu benar benar menjadi kenyataan , tapi aku masih penasaran tentang satu hal . " ucap Brandon membuat Rosa mengerutkan dahinya bingung dengan apa yang membuat Brandon penasaran .


" Tentang apa ?" tanya Rosa pelan .

__ADS_1


" Apa kamu masih mencintai suami mu dan apa Suami mu masih bersikap dingin padamu ?" Tanya nya membuat Rosa kembali terdiam . Brandon ikut terdiam ia tengah menunggu jawaban dari wanita yang di cintai nya itu walaupun pun ia tau apa jawaban nya karena Rosa terdiam cukup lama.


" Begitulah , mungkin itu memang sifat nya . " ucap Rosa pada akhirnya .


" Sampai kapan kamu mau mempertahankan dia Rosa , Dia selalu menyakiti hatimu bahkan dia mengacuhkan mu dan tak menganggap kamu ada jadi untuk apa kamu mempertahankan nya . Jujur aku sedih melihat mu menderita , melihat mu menangis setiap hari hanya karena menangisi ia yang sama sekali tak perduli dengan perasaan mu .Aku sudah tak ingin melihat mu sedih seperti itu jadi lepaskan lah dia Rosa aku mohon . Bukan untuk diriku tapi untuk dirimu sendiri , kamu pantas bahagia walaupun bahagia mu bukan bersama dengan nya . " ucap Brandon mengutarakan nasehat yang selama ini selalu ia pendam dalam lubuk hatinya karena takut Rosa akan marah padanya .


" Aku tau aku bodoh tapi aku tak mau meninggalkan nya Brandon meskipun ia telah menyakiti hati ku berkali-kali aku tetap tak mau meninggalkan nya, aku mencintai nya dan tak ingin berpisah dengan nya . " Ucap Rosa masih tak mau melepaskan pernikahan yang sama sekali tak membuat ia bahagia itu .


" Ck ...itu bukan cinta namanya rosa , itu obsesi mu saja . Kenapa kamu tak bisa membedakan mana cinta mana yang bukan , aku tak mengerti jalan pikiran mu rosa . Selama ini aku sudah berusaha untuk berada di samping mu menemani mu disaat kamu membutuhkan ku tapi kamu tetap saja tak melihat ku . Di pikirkan dan hati mu itu hanya ada Rangga ... dan selama nya akan begitu karena apa . karena kamu terlalu terobsesi pada lelaki itu . " Ucap Brandon kesal .


lelaki itu langsung mematikan sambungan telepon Rosa karena ia sudah tak bisa lagi menasehati orang yang sama sekali tak mau mendengarkan nasehat nya .


" Brandon .. Brandon . " panggil Rosa memastikan apa kah sambungan telepon nya masih tersambung atau sudah terputus . karena tak ada jawaban lagi dari lelaki yang selama ini mendukung dan menemani nya itu pun Rosa menjadi sedih .


" Maafkan aku Brandon , maaf . Aku hanya menjadikan mu tempat pelarian ku . " lirih Rosa kembali terisak dalam tangis nya .


.


...


..


Mohon dukungan nya ya agar author semangat up nya .

__ADS_1


Jangan lupa berikan like komen vaf dan hadiah ya .


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR .


__ADS_2