Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
34 . Adu domba.


__ADS_3

Rangga berjalan memasuki cafe di mana ia dan Brandon akan bertemu . Lelaki itu langsung berjalan menuju meja nomer 8 di mana Brandon berada , sesaat Rangga tertegun saat melihat wajah lelaki yang pernah ia lihat sebelumnya . Wajah lelaki itu sungguh mirip dengan wajah lelaki yang Siska kirimkan .


" Kenapa melihat saya seperti itu , duduk lah ada yang ingin saya beritahu kepada anda . " ucap Brandon tersenyum licik . Rangga terdiam kemudian ia duduk di hadapan Brandon tanpa berkata apapun .


" Saya tau kamu datang ke sini karena penasaran kan ada hubungan apa saya dengan Rosa . Saya akan menceritakan yang sebenarnya tanpa menutupi apa pun jadi kamu harus percaya pada saya . " ucap Brandon menatap mata tajam Rangga .


" Saya ini teman dekat Rosa . Rosa adalah teman masa kecil saya hingga saya dewasa. Dia orang yang baik dan selalu ceria , dia juga wanita yang keras kepala . jika dia sudah menginginkan A maka keinginan nya harus terpenuhi . " Ucap Brandon menatap keluar pintu cafe di mana banyak orang berlalu lalang melewati cafe di mana Rangga dan dirinya bertemu .


" Langsung saja ke inti nya , saya tak punya waktu banyak . " ucap Rangga yang merasa Brandon sengaja mengulur waktu nya .


" Kamu itu salah paham dengan rosa , kami tak memiliki hubungan apa pun kami hanya berteman saja tak lebih dari itu . " ucap Brandon berbohong . lelaki itu ingin Rangga semakin menyesal kepada Rosa . Ia akan membuat hidup Rangga berada dalam penyesalan seumur hidupnya , ia juga tak rela melihat lelaki itu bahagia sedangkan dirinya harus kehilangan orang yang ia cintai .


" Lalu apa artinya foto ini . " ucap Rangga menyerahkan handphone milik nya ke tangan Brandon .


" Ini ... apa kah salah jika seorang teman menemani teman nya mencari udara segar , ayolah foto itu tak terlihat mesra sama sekali . lagi pula saat itu rosa bilang dia sedang banyak pikiran jadi aku mengajak nya keluar jadi apa yang salah tuan Rangga ?" tanya Brandon membuat Rangga terdiam .


Ia merasa apa yang di katakan Brandon ada benar nya , tak seharusnya ia marah hanya karena foto yang belum tentu seperti apa yang ia pikirkan .


Ia menyesal sungguh menyesal karena kemarahan nya telah membuat Rosa pergi untuk selama lama nya .


" Rosa sangat mencintai mu jadi mana mungkin dia mengkhianati mu Rangga . Maaf bukan aku ingin ikut campur masalah keluarga mu tapi apa yang aku katakan adalah kebenaran nya . Jadi aku mohon jangan salah paham lagi kepada ku dan Rosa . " ucap Brandon lagi yang tak pernah mendapat kan jawaban dari Rangga . lelaki itu hanya diam dengan pemikiran nya sendiri .


" Aku rasa orang yang mengirimkan foto itu sengaja mau membuat rumah tangga mu hancur . " ucap Brandon mulai menanamkan benih kebencian di hati Rangga .

__ADS_1


Rangga menatap tajam ke arah Brandon , ia tak suka lelaki itu berkata seperti itu namun apa yang di katakan Brandon membuat ia kepikiran .


" Apa benar Siska ingin merusak rumah tangga ku , tapi dia bukan wanita seperti itu . lalu kenapa dia bisa mengirimkan foto itu dan berkata Rosa bermain api , Aku harus datang ke apartemen dan bertanya langsung padanya . jika benar niat nya ingin merusak hubungan ku dan Rosa aku tak akan bisa memaafkan nya . " ucap Rangga dalam hatinya .


Brandon yang melihat wajah Rangga mengeras pun merasa senang ia bisa mengadu domba orang yang telah membuat hati kekasih hatinya sakit .


" Kalian ingin bahagia di atas penderita an Rosa ...aku tak akan biarkan itu terjadi . meskipun aku harus mati sekalipun aku tak akan membiarkan nya . " ucap Brandon bertekad dalam hatinya .


" Aku berterima kasih karena kamu sudah repot repot menjelaskan semuanya pada ku . Tapi saat ini ada hal yang harus aku urus jadi aku pergi dulu . " Ucap Rangga berdiri dari duduknya .


" Silakan ... " ucap Brandon mempersilakan Rangga pergi . Ia sungguh tak sabar melihat pertengkaran antara Rangga dan orang yang telah mengirimkan foto nya pada Lelaki itu .


Tak perlu menunggu lama lagi , Rangga segera meraih kunci mobilnya dan pergi dari cafe itu .


Rangga memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi ia sungguh tak sabar ingin segera menemui Siska dan bertanya tentang foto yang ia kirimkan .


Lelaki itu berharap Siska tak mengecewakan dirinya . Ia suguh tak akan bisa memaafkan gadis itu jika memang benar ia bermain trik kotor untuk menghancurkan keluarga nya .


..


Tak lama Rangga mengendarai mobilnya hingga kini mobil itu telah berhenti di sebuah parkiran apartemen milik nya . Lelaki itu segera keluar dari dalam mobil dan berjalan dengan tergesa gesa menuju kamar apartemen nya . Namun langkah nya terhenti ketika ia melihat apartemen itu nampak gelap dan sepi .


Rangga mengepalkan tangannya , lelaki itu menyalahkan lampu dan mulai mencari keberadaan Siska . Cukup lama ia mencari namun yang ia temukan hanya lah lemari yang kosong , tak ada satupun pakai an wanita itu yang tertinggal .

__ADS_1


" Tenyata memang benar kamu ingin menghancurkan keluarga ku Siska . Terbukti kamu pergi tanpa memberitahu ku terlebih dahulu , Aku kecewa aku benci pada mu . Kukira kamu wanita baik baik namun ternyata aku salah .Kamu wanita licik yang pernah aku temui , kamu ingin kabur dari ku bukan ? ... Tunggu saja aku akan menemukan mu sampai ke lubang semut pun aku akan menemukan mu . Aku tak rela kalau hanya aku yang menderita dan merasa bersalah . Aku juga ingin kamu merasakan bagaimana rasanya menderita ... " Ucap Rangga mengepalkan tangan nya lelaki itu membanting semua barang yang ada di situ termasuk sebuah surat dan kalung yang telah Siska tinggal kan .


Lelaki itu juga memukul kaca di hadapannya dengan tangan nya sendiri membuat tangan itu berdarah darah namun ia tak perduli , yang ia pedulikan saat ini adalah menemukan Siska dan mengurung wanita itu pada dunia yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya .


Di lain sisi Ibra tengah menatap hasil tes DNA Siska yang ia cocokan dengan orang tuanya . Ia sungguh senang karena hasil nya 99 persen bahwa Siska adalah adik yang selama ini ia cari .


Lelaki itu segera mengantongi hasil itu , ia akan memberitahu orang tuanya . Ia sungguh tak sabar ingin membawa Siska pulang dan tinggal bersama ibu dan ayah nya namun ia juga sedikit kecewa karena jujur ia awalnya sedikit tertarik dengan adiknya itu . Tapi Untung saja perasaan nya itu Hanya sebatas kagum saja jadi tak sulit untuk di lupakan .


Kini ia hanya memikirkan ibunya , ibunya itu pasti sangat bahagia . Wajar saja , beliau telah terpisah dengan Siska selama balasan tahun dan ia tau betapa ibunya itu sangat mengharapkan Siska kembali .


Dengan senyum yang lebar Ibra mengendarai mobilnya menuju rumah di mana ia tinggal bersama kedua orang tuanya .


..


...


...


Semoga siska bahagia dan jauh dari rangga ya gays ... hehehehe .


Maaf jika ada kekurangan tetap dukung terus author dengan berikan like komen vaf dan hadiah ya .


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .

__ADS_1


__ADS_2