Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
88 . salah sasaran .


__ADS_3

" Kalian sudah sampai . " ucap flora tersenyum bahagia ketika melihat putrinya dan menantunya pulang kerumah .


" Iya ma .." ucap Siska tersenyum .


" Bagaimana malam pertama kamu siska lancar nak ?" tanya flora terus terang yang membuat Siska kesal ibunya itu tak perduli jika saat ini Wiliam ada di tengah tengah mereka .


" Mama ini belum apa apa udah nanya begituan lagi , gak malu apa sama mas Wili ." ucap Siska pada ibunya itu .


" Hehe maaf ya sayang ... mama sungguh tak sabar ingin memiliki cucu . Mama pengen ngerawat bayi lagi kan di rumah ini sudah lama tak ada bayi lahir ." Ucap flora pada anaknya itu .


" Ya Sabar aja ma , mama kira buat anak kayak buat kue langsung jadi gitu . " Ucap Siska pada ibunya itu .


" Iya iya maaf ..Oh iya ini untuk kamu maaf sudah buat ramuan ini khusus untuk kamu . " Ucap flora pada anak nya itu .


" Ini apa ma ?" tanya Siska penasaran .


" Itu ... em ramuan biar kamu cepet hamil sayang hehehe . " Ucap flora berbohong sebenarnya itu adalah ramuan yang membangkitkan nafsu seseorang .


" Siska gak mau minum ginian Siska lagi datang bulan ma . " Ucap Siska membuat harapan flora langsung pupus ia mengambil ramuan itu dan meletakan nya di atas meja ruang tamu rumahnya .


" Ya sudah kalau begitu kamu sama Wiliam istirahat saja dulu di kamar . Mama mau masak makan malam untuk kalian . " Ucap flora lupa membawa gelas berisi ramuan yang ia buat tadi . Siska dan Wiliam bertatapan sejenak kemudian kedua pasangan pengantin itu pergi menuju kamar mereka .


Tak lama Ibra turun dari kamar nya laki laki itu berniat menonton tv di ruang tamu , ia sungguh bosan seharian ini ada dikamar nya .


" Ck ... sialan acara kesukaan gue udah lewat . " ucap Ibra ketika mencari Chanel di mana ia menonton acara kesukaan nya .


" Eh ... ini apa ?" Tanya nya pada diri sendiri ketika melihat sebuah gelas berisi cairan coklat yang begitu menggoda tenggorokan nya .


" Apa ini coklat dingin . Wah ... seperti nya segar sekali apa aku minum saja ya . " Ucap Ibra langsung menegak minuman itu hingga setengah gelas .


" Kenapa rasanya aneh sekali , sebenarnya ini minuman apa . " Ucap Ibra memperhatikan minuman itu .


" Astaghfirullah Ibra ... kamu minum itu nak . " Ucap flora tak menyangka jika yang akan meminum ramuan itu malah anak laki lakinya yang belum menikah ...sekarang ia bingung harus bagaimana karena salah sasaran .


" Iya ...memang nya ini apa ma ?" Tanya Ibra pada ibunya itu .


" Em ...maafkan mama sayang itu ...em mama malu mengatakan nya . " Ucap flora merasa bersalah pada anak laki lakinya itu .

__ADS_1


" Katakan saja ma ...untuk apa malu . " ucap Ibra santai saja walaupun saat ini ia sudah merasakan gerah di sekujur tubuh nya .


" Itu ramuan perangsang alami yang mama buat untuk Siska ... mama berniat memberikan itu padanya agar mama segera mendapatkan cucu tapi malah kamu meminum nya . " Ucap flora membuat Ibra melotot .


" Sialan .." Umpat Ibra langsung bergegas pergi kedalam kamar nya , ia akan meredakan gairah nya dengan mandi air dingin .


" Kasihan sekali anak itu pasti menderita . " lirih flora menatap kamar sang anak sendu .


" Siapa yang menderita ma ?" Tanya Bram yang baru saja pulang dari kantor nya .


" Anak laki laki mu pa . " Ucap flora pelan .


" Kenapa dengan nya ?" Tanya Bram penasaran .


" Mas tau ramuan yang ...ahem biasanya mama buat untuk mas kan . " ucap flora pada suaminya itu , Bram mengerutkan dahi berusaha mengingat ramuan apa yang istrinya itu maksud .


" Em yang itu ya ma . " Ucap Bram mengedipkan matanya .


" Papa ini genit sekali , ia yang itu tadi mama buatkan untuk Siska tapi Siska gak mau minum karena dia datang bulan eh ...malah anak laki laki mas yang meminum nya. " Ucap Flora pada suaminya itu .


" Memang nya mama taruh dimana ramuan itu kenapa Ibra bisa meminum nya ?" Tanya Bram penasaran .


" pantas saja ... kasian sekali anak itu pasti saat ini sedang kesusahan mana belum menikah lagi . Salah sendiri umur udah kepala tiga masih saja belum cari istri . " Ucap Bram menggeleng geleng kan kepalanya perlahan .


" Iya pa kasian . " Ucap flora sedih .


Dilain sisi Ibra tak henti hentinya mengumpat saat panas di tubuh nya tak juga reda , laki laki itu pun memutuskan untuk berendam air dingin mungkin itu dapat membantu nya . jika belun mempan juga ia akan meminum obat tidur saja itu akan membuat ia tertidur sampai efek ramuan itu hilang .


" Wah mama masak banyak sekali . " Ucap Siska ketika Sudah kembali dari kamar nya .


" Iya mama sengaja masak banyak untuk kamu dan suami mu . " Ucap flora menyiapkan piring dan sendok untuk anak dan menantu nya itu .


" Oh iya kak Ibra kemana ...kenapa gak ikut makan malam ?" tanya Siska yang tak melihat keberadaan kakak nya itu .


" Em ..mungkin sedang sibuk menjinakkan burung nya. " Ucap Bram terkikik pelan .


" Mas ini anak lagi kesusahan malah diketawain . " ucap flora memarahi suaminya itu .

__ADS_1


" kak Ibra pelihara burung ya ma ...?" tanya Siska polos hal itu membuat Bram lagi lagi terkekeh pelan .


Wiliam yang melihat reaksi mertuanya itu pun mulai sedikit paham apa yang dimaksud mertuanya itu .


" Gak usah di dengerin omongan papa kamu itu Siska , dia hanya asal bicara . Sudahlah kamu cepat makan nanti lauk nya keburu dingin gak enak lagi . " Ucap flora mengalihkan pembicaraan mereka .


" Iya ma .." Ucap Siska tersenyum . kemudian ia meraih piring suaminya itu .


" Mas mau nasi banyak apa sedikit ?" tanya Siska pada Wiliam .


" Sedikit saja sayang . " Ucap Wiliam tersenyum . Siska pun langsung mengambilkan nasi dan lauk pauknya untuk sang suami .


" Ini mas ..." ucap Siska menyerahkan sepiring lauk dan nasi di hadapan suaminya itu .


" Terimakasih sayang . " Ucap Wiliam tersenyum .


" Pengantin baru ya begitu masih romantis beda sama pengantin yang sudah berpuluh puluh tahun seperti kita ya ma . " Ucap Bram pada istrinya itu .


" Memang nya papa sama Mama udah gak romantis lagi ya ?" tanya Siska tersenyum .


" Romantis sih tapi udah beda sayang romantis nya gak kayak dulu lagi . " ucap flora pelan .


" Bedanya apa ma ...?" tanya Siska penasaran.


" Nanti kamu juga tau sayang jadi ...tunggu saja giliran nya tiba hahahah ..". tawa Bram bersamaan dengan flora Siska dan Wiliam hanya Tersenyum ia senang keluarga nya berbahagia .


Sementara itu di lain sisi ...


" Teganya mereka tertawa diatas penderitaan ku ... sialan andaikan saja ada satu orang yang perduli dengan ku . Ya Allah kirim kan satu orang yang peduli padaku karena keluarga ku sudah tak perduli lagi dengan ku . Hiks hiks ... " Ucap Ibra sedih .


..


..


..


Kasihan sekali Ibra ya gays hehehe .

__ADS_1


Jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya.


dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .


__ADS_2