
Siska segera memasukan handphone dan dompet nya kedalam tas hari ini ia harus pergi ke rumah Irma . ia akan menyelesaikan urusan nya dulu sebelum lamaran di adakan di rumah nya . Wanita cantik itu segera keluar dari dalam kamar , ia begitu terburu buru karena Irma telah menunggu nya di depan gerbang .
" Mau kemana nak ... ?" Tanya flora yang melihat Siska begitu rapi dengan tas yang tersampir di bahunya .
" Mau ke rumah Irma bentar ma ...Ngurusin barang yang baru Dateng ." Ucap Siska pada ibunya itu .
" Kamu ini ...sudah mau lamaran malah masih ngurusin pekerjaan . Ya sudah hati hati , ingat setelah urusan selesai segera pulang jangan sampai orang yang di lamar malah gak ada di rumah ." Ucap flora mengingatkan anak nya itu .
" Iya ma ...Siska ngerti kok . Ya sudah Siska berangkat dulu ya .. assalamualaikum . " Salam Siska seraya menyalami ibunya .
" Waalaikumsalam hati hati di jalan . " Ucap flora pada anak nya itu , Siska hanya mengangguk saja . kemudian wanita cantik itu segera menuju mobil di mana teman nya sudah menunggu nya lama .
" Lama banget loe . " Ucap Irma saat melihat Siska baru saja sampai dan masuk kedalam mobil nya .
" Iya maaf tadi aku izin dulu sama mama di rumah kan mau ada.acara jadi mungkin nanti aku gak bisa lama lama ya Ir ...kamu gak papa kan kalau harus bongkar barang lain nya sendiri an?" Tanya Siska seraya memasang sabuk pengaman nya ketika Irma baru saja melajukan mobilnya .
" Tumben ada acara di rumah loe , acara apa emang nya ?" Tanya Irma penasaran yang membuat Siska bingung harus mencari alasan seperti apa agar sahabatnya itu tak curiga lagi padanya .
" Em ... Itu anu ...apa namanya . " Ucap Siska gagap .
" Itu anu itu anu ...apaan .Kok gue jadi curiga ya sama loe , gue merasa ada yang loe sembunyikan dari gue buktinya loe sampai gagap gitu . " Ucap Irma membuat Siska mengepalkan tangan nya , ia berusaha keras untuk terlihat biasa saja di hadapan teman nya itu . Ia belum ingin memberitahu hubungan nya dengan Wiliam .
" Kakak gue baru beli rumah jadi dia bikin selametan gitu . jadi gue gak bisa lama lama soalnya nyokap gue gak ada yang bantu in karena para pembantu lagi pada cuti ... " Ucap Siska berbohong karena terpaksa oleh keadaan .
"Oh ...gitu ..ya udah nanti loe pulang duluan aja biar sisanya aku yang beresin . " Ucap Irma tak ingin mempersulit Siska jika benar benar sahabatnya itu memiliki urusan yang lebih mendesak .
" Iya terimakasih ya Ir . " Ucap Siska lega karena Irma sudah tak mencurigai dirinya .
" Sama ...sama kayak sama siapa aja . " Ucap Irma tersenyum tipis , kemudian wanita itu kembali memperhatikan jalanan di hadapannya .
...
...
...
" Banyak banget yang harus di bongkar Ir ...apa kamu benar benar gak papa nanti kalau aku tjngga sendiri bongkar barang barang ini . ?" Tanya Siska pada sahabatnya itu .
" Gak papa nanti gue suruh Wulan buat nyusul kesini bantuin gue . Udah yuk kita mulai aja biar cepat ." Ucap Irma mualai menurunkan barang barang yang masih terbungkus plastik itu keatas lantai .
" Alhamdulillah bulan ini pendapatan kita besar ya sis ...jadinya kita bisa beli barang barang baru . " Ucap Irma pada sahabatnya itu .
__ADS_1
" Iya Ir ... Alhamdulillah . " Ucap Siska pelan . mereka pun kembali sibuk membongkar barang barang itu satu persatu untuk mengecek kelengkapan nya .
1 jam ...
2 jam ...
3 jam berlalu .
Tak terasa hari semakin petang dan mereka masih saja sibuk dengan barang barang itu . Bahkan Siska sampai lupa waktu . di lain sisi Ibra tengah menatap ibunya yang berjalan mondar mandir di depan pintu .
" Nanti juga pulang ma ...Siska nya . Mama ini khawatir sekali takut amat kalau lamaran nya batal gara gara Siska gak ada di sini . " Ucap Ibra pada ibunya itu .
" Ini sudah mau magrib Ibra . Mama khawatir sama Siska , tadi dia bilang cuma sebentar terus kenapa sampai sekarang belum datang juga . " Ucap flora pada anak nya itu .
" Mama ini ... Siska itu sudah besar ma .." ucap Ibra kesal .
" Iya mama tau Ibra ... Coba kamu susul Siska nanti kalau tamunya datang dia belum pulang bagaimana .mama bisa malu ..Ibra . " Ucap flora pada anak nya itu .
" Ck ... menyusahkan saja . " Ucap Ibra kesal namun tetap menuruti permintaan mama nya itu .
..
.
.
" Assalamualaikum . " Salam Ibra ketika memasuki rumah besar di hadapannya milik Irma .
" Waalaikumsalam . " Ucap Siska dan Irma bersama an .
" Kakak ngapain ke sini ?" Tanya Siska pada kakak nya itu .
" Ck ...kamu lupa ya ?" Tanya Ibra membuat kening Siska berkerut kemudian wanita itu menepuk jidatnya pelan .Ia sungguh keasikan membongkar barang barang itu hingga ia lupa jika hari ini adalah hari di mana ia akan di lamar oleh Wiliam .
" Siska lupa Kak...kenapa kakak gak telvon Siska sih dari tadi . " Ucap Siska kesal .
" Kakak sudah nelvonin kamu dari tadi tapi handphone kamu gak aktif ." Ucap Ibra membuat Siska meringis .
" Maaf ya kakak handphone Siska mungkin mati karena tadi belum aku cas dulu sebelum pergi ke sini . " Ucap Siska pada kakak nya itu .
" Iya tak apa ...ya sudah ayo kita pulang keburu nanti tamu nya pada Dateng . " Ucap Ibra pada Adiknya itu .
__ADS_1
" Ya kak ...Irma aku pulang dulu ya ...kamu gak papa kan aku tinggal sendiri an ?" Tanya Siska pada sahabatnya itu .
" Gak papa ...pergilah aku sudah biasa . " Ucap Irma tersenyum tipis . Setelah mendengar itu , Siska dan Ibra pergi dari rumah itu menuju rumah nya .
...
...
..
Cukup lama mereka menempuh perjalanan hingga akhirnya kini mereka sampai di rumah nya bersama an dengan mobil Wiliam yang baru sampai di rumah itu .
" Habis dari mana ?" Tanya Wiliam ketika ia berpapasan dengan Siska .
" Emm... hehehe dari rumah temen , ayo mas , pak bu masuk . " Ucap Siska pada Wiliam dam ibu dari calon suaminya itu .
Mereka pun masuk kedalam rumah bersama sama . Siska sungguh kesal karena tak sempat lagi berdandan untuk acara lamaran nya. Wajah nya pun sudah nampak kusam . Ia jadi ingin pergi ke kamar mandi sebentar namun waktu nya tak sempat lagi .
Kini dirinya duduk di samping ibunya yang tengah memandangi nya seraya menggelengkan kepalanya perlahan , ia tau ibunya itu kesal karena dirinya baru pulang sekarang .
" Semua sudah berkumpul mari kita mulai saja acaranya ." Ucap Bram setelah semua berkumpul di ruangan itu .
" Pertama Tama kedatangan saya kesini karena niat anak saya wiliam ingin meminang putri bapak Siska untuk ia persunting sebagai istri . Saya sangat berharap bapak mau menerima lamaran kami dengan senang hati . " Ucap papa dari Wiliam kepada Bram selaku ayah kandung dari Siska .
" Saya sebagai orang tua tentu saja menerima nya namun keputusan ada di tangan anak saya . Bagaimana Siska apa kamu mau menerima lamaran nak Wiliam ?" Tanya Bram pada anak nya itu .
Siska terdiam sejenak , ia menatap ibunya yang tampak tersenyum kemudian ia beralih menatap bapak nya yang tersenyum Siska sementara Ibra Hanay diam tak berekspresi memandang nya . Siska menghela nafas nya perlahan kemudian ia menatap Wiliam yang tengah menatap nya juga seakan akan menunggu keputusan yang akan ia berikan .
" Bismilah saya menerima lamraan ini . " Ucap Siska membuat semua orang yang ada di situ tersenyum dengan senang .
..
.
..
Alhamdulillah lamaran nya di terima hehehe .
jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya .
dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author..
__ADS_1