Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
73 . Terpesona .


__ADS_3

" Ini indah sekali Tante . " ucap Siska ketika ana memperlihatkan gaun pengantin untuk menantunya itu.


" Iya ...ini karya terbaik Tante dan Tante senang sekali kamu bisa memakai nya. " ucap ana tersenyum seraya memegang gaun itu dengan perlahan .


" Terimakasih Tante ...Siska sangat menyukai nya . " ucap Siska tersenyum .


" Syukurlah jika kamu menyukai nya , sekarang coba pakai gaun nya takut kekecilan di kamu atau kebesaran. Tapi kalau Tante lihat lihat sih gaun nya muat kayak nya di kamu soal nya badan mu bagus seperti model jadi gak mungkin jika kebesaran atau kekecilan . Tapi untuk memastikan saja di coba lebih baik dari pada nantinya kita keteteran waktu akad kan gak lucu . " ucap ana pada menantunya itu .


" Iya Tan . " ucap Siska pelan . kemudian.eanita cantik itu segera menuju ruang ganti , ia akan mencoba gaun pengantin nya di bantu oleh beberapa pelayan di butik itu .


" Aku yakin pasti menantu ku akan luar biasa memakai gaun pengantin itu . " Ucap ana pada anak laki laki nya itu . sementara Wiliam hanya tersenyum dan menunggu dengan penasaran .


Tak lama Siska pun keluar dengan mengenakan gaun pengantin nya . Wanita itu terlihat luar biasa cantik nya dan gaun lengan panjang itu pun terlihat indah di tubuh nya .


Wiliam menatap terpesona dengan apa yang ia lihat di hadapannya , ia sungguh beruntung memiliki calon istri secantik itu . Senyum merekah di bibir Wiliam laki laki itu sungguh merasa beruntung karena sebentar lagi ia bisa menikahi Siska .


" Tuh kan ...apa mama bilang kamu sungguh cantik siska bahkan Wiliam sampai tak berkedip melihat mu . " ucap ana pada calon mantunya itu .


" Iya aku benar benar terpesona dengan mu Siska ." ucap Wiliam mengakui jika dirinya benar benar kagum dan terpesona dengan kecantikan yang di miliki calon istrinya itu .


" Mas Wili ini bisa saja . " ucap Siska malu malu .


Wiliam terkekeh pelan kemudian ia berjalan ke sisi Siska dan membuat Siska menatap nya dengan dahi berkerut , ia ingin tau apa yang akan di lakukan oleh calon suaminya itu .


" Bagaimana serasi gak ma ?" tanya Wiliam pada ibunya itu .


" Serasi ...serasi sekali , mama jadi gak sabar ingin melihat kalian menikah . " ucap ana tersenyum senang .


" Sabar ma ...sebentar lagi Siska akan menjadi menantu mama .Iya kan sayang ?" tanya Wiliam mengedipkan sebelah matanya . Pipi Siska memerah di buatnya .


Wanita cantik itu menatap Wiliam sejenak kemudian ia mengangguk kan kepalanya perlahan .


" Aduh kalian ini bikin Mama jadi ingat masa muda . " ucap ana tersenyum pada keduanya .

__ADS_1


Wiliam dan Siska hanya bisa tersenyum dengan apa yang di katakan calon ibu mertua nya itu .


...


.


..


Di lain sisi seorang wanita seksi tengah duduk di atas pangkuan Ibra , Ibra merasa risih karena dia sedang bekerja namun pacar barunya itu Selakau saja manja dan ingin mendapatkan perhatian dari nya .


" Cintia ... nanti dulu mesra mesra an nya ya apa kamu tak melihat pekerjaan ku sedang menumpuk . Aku harus selesaikan ini segera agar para pasien ku bisa di operasi secepatnya . " ucap Ibra dengan nada lembut namun Cintia malah memanyunkan bibirnya kesal .


" Kerja ...kerja kerja . Selalu itu yang ada di otak mu mas ...aku juga butuh perhatian sama dengan wanita lain nya , tapi kamu malah marah marah dengan ku . Sebenarnya kamu ini cinta gak sih sama aku ?" tanya Cintia kesal .


Ibra memejamkan matanya pelan kalau bukan karena ia merasa bersalah pada ibu Cintia karena telah gagal mengoperasi bapak nya mungkin Ibra tak mau menjalin hubungan dengan wanita super bawel di hadapannya itu .


Namun bagaimana lagi ia terpaksa menerima cintia karena sebelum bapak nya meninggal bapak wanita itu telah menyerahkan Cintia padanya . Dan ia sama sekali tak bisa menolak permintaan dari orang yang akan meninggal .


" Bukan begitu Cintia sayang .Aku sedang bekerja saat ini nanti setelah pekerjaan ku selesai kamu boleh bermanja manja pada ku lagi . Aku tak akan marah jika kamu mau mengerti aku . Jadi aku mohon tunggu sebentar ya . " Ucap Ibra pada wanita di hadapannya itu .


" Pergilah ... pergilah yang jauh . " ucap Ibra kesal karena bingung harus menghadapi sikap Cintia dengan bagaimana..


Laki laki itu merasa lelah dengan pekerjaan yang menumpuk dan lelah karena harus menghadapi pacar nya yang tak pengertian sama sekali bahkan cenderung mengesalkan itu .


Ibra meraih hendphone nya dan melihat lihat Instagram yang sudah lama tak di lihat nya . Ia butuh refreshing sejenak untuk mengistirahatkan pikiran nya . Tiba tiba matanya tertuju pada sebuah foto seorang wanita berambut pirang nan panjang .


Mata laki laki itu menyipit dan dahinya pun berkerut. Ia seperti kenal dengan wanita itu ...


" Ini kan teman nya Siska . ," ucap Ibra pada dirinya sendiri . Kemudian ia penasaran karena wanita di foto itu menggunakan make up yang lumayan membuatnya sedikit pangling .


Ibra menegakkan duduknya , laki laki itu segera melihat profil wanita itu dan melihat lihat koleksi foto foto nya .


" Ternyata benar benar dia ...Tapi jika dia berdandan seperti ini , sebenarnya dia cukup cantik dan menarik . " ucap Ibra mengamati wajah teman adiknya itu .

__ADS_1


Iseng saja Ibra mengirimkan sebuah pesan dm kepada sahabat Siska .


" Hay .." tulis nya yang telah ia kirimkan ke pada sahabat Siska .


Tak lama balasan pun muncul di handphone nya . Karena penasaran Ibra membuka pesan itu .


" Hay juga kak Ibra . " balas pesan itu yang membuat Ibra semakin keasikan ia tak menyangka sahabat Siska itu akan membalas pesan nya .


" Kamu Irma kan sahabatnya Siska ?" tanya Ibra basa basi .


" Iya ..betul . apakah ...ada yang bisa saya bantu ... hehehe . " ucap sahabat adiknya itu membuat Ibra tersenyum ternyata sahabat adiknya itu bisa juga bercanda .


Selama ini jika bertemu , sahabat adiknya itu hanya diam kalau pun berbicara hanya say hello saya tak pernah mengobrol dengan nya dan kali ini mereka mendapatkan kesempatan untuk mengobrol melalui media sosial .


" Kamu ...ternyata bisa bercanda juga. " balas Ibra pada pesan itu .


" kakak baru tau ya hehehe tapi ya sebenarnya saya orang yang suka bercanda. " ucap Irma pada pesan nya itu .


" Benarkah ...kalau begitu lain kali kita harus mengobrol bersama karena saya juga orang yang suka bercanda . Bagaimana kamu setuju tidak . " balas Ibra pada pesan itu .


" Setuju saja ...tapi ..."balas Irma .


" Tapi apa ?" Balas Ibra penasaran .


" Tapi ingat pacar kakak hehehe . " Ucapan itu membuat Ibra terdiam . Ia memang tak seharusnya bercengkrama dengan wanita lain karena dia telah memiliki kekasih . Tiba tiba jadi teringat Rangga Mantan suami adiknya itu.


Ia sama saja seperti Rangga jika melanggati pesan tersebut akhirnya ia pun memutuskan untuk tak membalas pesan Irma lagi . Ia tak mau menghancurkan hidup nya seperti Rangga .


...


..


.

__ADS_1


Semangat 45 ... menamatkan novel ini ya ... jangan lupa dukungan nya dengan berikan like komen vaf dan hadiah .


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .


__ADS_2