Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
75 . akad .


__ADS_3

" sebelum saya mulai saya ingin bertanya sesuatu pada mas Wiliam dan mbak Siska . saya harap kalian mau menjawab nya dengan jujur dari lubuk hati kalian berdua . " ucap penghulu itu di angguki oleh Wiliam dan Siska .


" Saya ingin bertanya terlebih dahulu pada mas Wiliam ...mas Wiliam tak terpaksa atau di paksa kan melakukan pernikahan ini ?" tanya penghulu itu pada Wiliam .


" Tidak ..pak sama sekali tak ada yang memaksa saya . Saya menikahi Siska karena saya mencintainya sepenuh hati saya ..." ucap Wiliam membuat semua orang yang ada di tempat itu tersenyum .


" Lalu bagaimana dengan mbak Siska ?" tanya penghulu itu menatap Siska penuh tanya .


" Saya juga tak terpaksa melakukan pernikahan ini pak ..Saya bersedia menjadi istri mas Wiliam . " Ucap Siska malu malu , semua orang yang ada di situ pun ikut tersenyum malu malu juga .


" Baiklah kalau begitu mari kita mulai saja ijab kabul nya . " ucap penghulu itu tersenyum kemudian ia meminta Wiliam untuk mengulurkan tangannya .


" Ayo pak Bram Jabat tangan calon menantu anda . " ucap penghulu itu langsung di lakukan oleh Bram .


" Sekarang silakan baca ijab ini pak . " ucap penghulu itu menyerahkan sebuah kertas kehadapan Bram.


" bismillahirrahmanirrahim ...Saya nikahkan dan kawinkan engkau Wiliam Mahendra bin Wawan Mahendra dengan anak saya Siska Veronika binti Bram dengan seperangkat alat solat dan juga uang sebesar 50 juta rupiah di bayar tunai ." ucap Bram menghentakkan tangan nya untuk memberikan sinyal pada calon menantu nya agar melanjutkan kalimatnya .


" Saya terima nikah dan kawinnya Siska Veronika binti Bram dengan mas kawin tersebut di bayar tunai . " ucap Wiliam dengan satu tarikan nafas .


" bagaimana para saksi sah .." ucap penghulu itu bertanya pada Ibra dan saksi dari Wiliam .


" Sah ..." ucap keduanya setelah itu semua orang mengucapkan Alhamdulillah . dan doa pun penghulu panjat kan untuk kedua pasangan tersebut .


" Sekarang kalian sudah sah menjadi suami dan istri . Ini ..buku nikah kalian . " ucap penghulu itu menyerahkan buku nikah kehadapan Siska dan Wiliam .


" Mbak siska ayo cium tangan suaminya . " ucap penghulu itu membuat Siska menatap Wiliam yang tengah menatap nya seraya tersenyum .


Dengan malu malu Siska mencium punggung tangan suaminya itu setelah itu , Wiliam tanpa disuruh langsung mencium kening istrinya pelan . Semua orang bertepuk tangan dan banyak yang terharu dengan pernikahan itu terutama flora dan Bram .


Setelah ijab kabul selesai penghulu dan pendampingnya pun berpamitan untuk pulang kini tinggallah Siska dan Wiliam yang tengah sibuk menyalami para tamu undangan yang datang .


" Mas gak ngundang dosen atau pun mahasiswa dan Siska pun tak mengundang teman teman Siska tapi kenapa tamu yang datang tak ada habisnya . " ucap Siska mengeluh pada suaminya itu .


" Itu papa mu yang mengundang mereka sayang ... mas sama sekali tak mengundang siapapun . " ucap Wiliam mengusap tangan istrinya lembut .

__ADS_1


" Papa ...ini memang sengaja mau bikin Siska capek . " ucap Siska kesal . Wiliam yang melihat nya pun menjadi tersenyum .


" Nanti kalau kamu capek biar mas pijitin kaki kamu. " ucap Wiliam pengertian .


" Siska ini istri mas , tak seharusnya mas yang melayani Siska . jadi biar Siska saja yang memijit kaki mas , Siska tak mau menjadi istri durhaka pada suami Siska ." ucap wanita itu pada Wiliam .


" Kalau begitu kita gantian saja mijit nya bagaimana kamu setuju kan ?" tanya Wiliam pada istrinya itu . Siska hanya tersenyum dan mengangguk pelan sebagai jawaban nya .


...


...


...


Hari pun semakin malam . Siska sudah lelah para tamu pun sudah mulai pulang kerumah masing masing .


" Siska capek sekali mas . " ucap Siska pada suaminya itu .


" Sabar sayang setelah ini kamu bisa beristirahat sepuasnya . " ucap Wiliam tersenyum .


" Iya ma ...hati hati di jalan . " ucap Siska mencium punggung tangan mama mertua nya itu .


" Iya kailan istirahat lah ..acaranya juga sudah selesai kan . " ucap ana menatap anak dan menantu nya yang nampak kelelahan .


" iya ma ." ucap Wiliam pelan .


ballroom hotel itu mulai sepi kini hanya tinggal Siska dan Wiliam juga para pekerja yang tengah membersihkan sisa sisa acara tadi di tempat itu .


Ibu dan ayah Siska sudah beristirahat terlebih dahulu di kamar hotel sedangkan kakak Siska Ibra tengah mengantar Cintia pulang kerumah nya .


" Kita kekamar sekarang ?" tanya Wiliam sedikit membuat Siska malu karena ia akan tidur sekamar dengan laki laki yang kini menyandang status sebagai suaminya itu .


" Iya mas . ". ucap Siska pelan . Wanita itu ingin berjalan namun sepertinya ia kesusahan karena gaun yang ia gunakan sangat besar dan panjang . Wiliam yang melihat itu pun langsung mengangkat istrinya kedalam gendongan nya tanpa meminta izin terlebih dahulu .


Semua orang yang melihat adegan itu pun bersiul sementara yang lain nya tersenyum bahagia melihat pasangan pengantin baru itu .

__ADS_1


" Mas Siska malu ...tolong turunkan Siska . " ucap Siska menyembunyikan wajahnya di dada milik suaminya itu .


" Untuk apa malu sayang ...kamu istri ku jadi wajar wajar saja aku memperlakukan kamu seperti ini . Jadi tak perlu malu dan terima saja . " ucap Wiliam kembali melanjutkan langkah nya menuju sebuah kamar hotel yang telah di pesan khusus untuk pasangan pengantin baru tersebut .


Aroma lilin dan bunga mawar langsung tercium oleh Indra penciuman Siska . Mereka terdiam sejenak kemudian mereka malah salah tingkah dan tak tau harus berbuat apa .


" Mas turunkan Siska . " ucap Siska lembut .


Wiliam tersenyum tipis kemudian dengan hati hati ia meletakkan istrinya itu keatas kasur yang sudah di penuhi oleh bunga mawar .


" Mas tau saat ini Siska merasa di kuburan jare mencium bau wangi seperti ini . " ucap siska sedikit bercanda agar mereka tak terlalu tegang dan gugup menghadapi situasi seperti itu .


" Kamu ini bisa saja .." ucap Wiliam terkekeh pelan .


" Mas ...Siska kekamar mandi dulu ya mau bersihkan make up sama mandi sebentar . " ucap Siska pada suaminya itu .


" Iya ... pergilah. " ucap Wiliam mengizinkan . Siska tersenyum kemudian wanita itu segera mengambil baju tidurnya untuk ia kenakan . setelah di rasa cukup ia pun masuk kedalam kamar mandi .


Sementara Wiliam , laki laki itu tengah menunggu dengan jantung berdebar. ini kali pertama nya untuk tidur bersama seorang perempuan dalam satu ranjang .


1 menit 2 menit . dan ini sudah lebih dari setengah jam istrinya itu tak kunjung keluar dari dalam bilik kamar mandi . Karena takut terjadi sesuatu pada istrinya itu , Wiliam segera menyusul sang istri .


Tok tok tok .


Diketuknya pintu kamar mandi pelan berharap istrinya itu mau membukan pintu kamar mandi sebentar .


Krekkk...


Pintu terbuka memperlihatkan Siska yang telah menghapus make up nya namun masih mengenakan pakaian pengantin yang sama. wanita itu belum mengganti pakaian nya .


Segini aja dulu ya ... author lagi kurang sehat besok lanjut lagi .


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .


jangan lupa berikan like komen vaf dan hadiah ya .

__ADS_1


__ADS_2