
" tentu saja ini Antartika,,,ibumu ini tidak akan melupakan tempat ini,tempat dimana para Guardians mendapat lencana pertama." terang Asyera .
"dimana istananya..." bingung Orchid .
"gunakan tanda pengenal mu ,ayooo..." Ajak Asyera berjalan menuju bukit melintasi gletser hingga tiba di ngarai abadi.
Asyera menggunakan tanda pengenalnya dengan menempelkan di dinding es bak cermin alami.
Asyerapun masuk ke dalam dinding seolah masuk ke dalam air.
Orchid hendak mengikuti langkah ibunya tapi naas ,yang ada dia terbentur dinding.
"kenapa aku tidak bisa masuk..." keluh Orchid sembari mengelus jidatnya.
Orchid meraba permukaan dinding dan tak ada perubahan.
"cepatlah masuk,apa yang kau lakukan disana..." telepati Asyera pada Orchid .
"aku tidak tau cara masuknya..." balas Orchid masih mencoba mencaritahu rahasia dinding tersebut.
"ya ampun nak...ibu sudah bilang dari tadi apa kau tidak mendengarkan ibumu ini." gerutu Asyera .
Orchid mengingat ingat ucapan ibunya setelah tiba tadi.
"ach ... baiklah,mari kita coba..." Orchid menempelkan liontin kalungnya ke dinding es.
"hufff akhirnya..." lega Orchid bisa masuk menembus dinding es.
Orchid melihat ibunya berdiri tak jauh dari tempatnya masuk.
"ayo cepat...kita ke istana setelah itu kita beli oleh oleh." semangat Asyera .
Orchid hanya mengikuti ibunya.
Sepanjang perjalanan menuju istana dia memperhatikan orang orang yang ada di sana.
"Bu... mereka ini manusia atau apa...kenapa kulit mereka putih pucat... rambut mereka juga... "
"owwww...rambutnya ada yang merah juga..."
"oummm,,,telinga mereka..."
Orchid heran dengan apa yang dilihatnya.
"mereka adalah kaum yang hampir abadi karena doa mereka sendiri sampai akhirnya mereka putus asa dan kembali berdoa untuk minta ampunan pada Allah,untuk menebus dosa ,mereka mengasingkan diri disini dan membantu langit dan bumi menjaga manusia." terang Asyera.
"apa mereka hanya ada disini saja..." tanya Orchid .
__ADS_1
"tidak,,, generasi mereka tinggal di Arktik ." jawab Asyera.
"kenapa terpisah ..." kepo Orchid .
"karena generasi yang berada di Arktik telah terputus dari doa abadi, umur mereka hampir sama dengan manusia, disana bahkan warna kulitnya lebih beragam sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki." terang Asyera.
"apa ibu pernah berkunjung ke Arktik ? ." tanya Orchid .
"tentu saja... sebagian yang berada di ruang Logandhi ibu dapat dari sana. Kakekmu bahkan memiliki sahabat di sana... kami belajar banyak sekali disana termasuk teknologi ." papar Asyera.
Sampailah mereka di depan gerbang putih menjulang tinggi.
Kurang dari selangkah , gerbang itu terbuka dengan sendirinya.
Asyera dan Orchid masuk ke dalam gerbang istana menuju aula utama.
"kenapa sepi sekali bu..." heran Orchid .
"ini bukan istana yang harus di layani banyak orang,tapi istana ini melayani , dan yang datang ke sini tentu yang berada di langit juga di bumi,identitas dan kepentingan mereka dilindungi,sehingga tidak ada informasi mereka yang keluar dari istana ini tanpa ijin dari sang raja." terang Asyera.
Mereka tiba di aula .
"berdirilah sesuai dengan lambang keluarga kita. aku akan berada di luar lingkaran." pinta Asyera .
"tapi tidak ada siapapun Bu..." keluh Orchid sembari berjalan menuju lantai yang terdapat lambang lingkaran api.
Setelah memposisikan diri dengan benar,Orchid dibawa melintasi ruang,dimana kini dia melihat normalnya istana.
"oemmm ya,,,eee,maaf,,," Orchid masih terpesona dengan sekeliling yang dilihatnya .
" apa ini benar benar Antartika ..." batin Orchid
"apa kau belum selesai mengagumi istana ini?." tanya sang raja.
" maaf ..." sopan Orchid .
" baiklah ,kita bisa memulainya sekarang? ." tanya sang raja.
" ya...lebih cepat lebih baik." tegas Orchid .
" benar benar karakter penjaga logam bumi melekat." gumam sang raja.
"maaf ,aku bukan penjaga logam bumi,aku pelindung ring of fire." jelas Orchid .
" aku tau itu,tapi kenyataan tetaplah kenyataan... logam terbaik di dunia ada di sana, dulu setiap seratus tahun raja Phoenix akan menyebarkan logam logam berharga di tempat tempat yang menurutnya membutuhkan nya baik tanahnya maupun makhluk lainnya. Perbuatannya dianugerahi sebagai penjaga energi api di bumi. Meski tidak mudah dia berusaha dan akhirnya energi api itu diolahnya bersama semua jenis logam miliknya menjadi inti bumi,dan ku dengar dari keberhasilan itu ratu Phoenix dianugerahi bintang sapphire angel. Kelahiran putra mereka bersama bintang sapphire angel membuatnya berbeda, tidak hanya energi api dibumi tapi energi api di seluruh antariksa dikuasainya untuk menempanya menjadi raja Phoenix ,raja mengirimnya ke kampung diantara malaikat,yaitu Yerknayin Astgh." Terang sang raja.
"maaf, pengetahuanku tidak sejauh itu,,,baru sampai lima ratus juta tahun sebelum Masehi dan seratus juta kecepatan cahaya antar galaxy ." jujur Orchid .
__ADS_1
"tidak apa apa,diusiamu ini mencapai pengetahuan sejauh itu sangat langka di era sekarang ."
"kita mulai saja,ulurkan tanganmu..." pinta sang raja.
Orchid mengulurkan tangan pada sang raja .
Sang raja mengulurkan tongkatnya ,muncul lencana daun tin dengan tiga api disisinya.
"apa kau juga memiliki segel daun tin?." tanya sang raja yang melihat lencana milik Orchid .
"iya,diantara kedua bahuku di bawah leher." jelas Orchid .
"pantas ... " gumam sang raja.
"apa anda mengatakan sesuatu?." sopan Orchid .
"OEM tidak,,,apa kau kesini juga untuk menemui raja iblis?." sang raja balik tanya.
"iya," singkat Orchid .
"baiklah, satukan lencanamu dengan tanda pengenal mu,kau bisa masuk kemana saja kau mau dengan pengenal barumu." jelas sang raja.
"dimana aku bisa menemui raja iblis yang di kurung di sini?." tanya Orchid .
"dinding violet itu teleportasi menuju penjara para raja diraja iblis." tunjuk sang raja.
"terimakasih ,bolehkah aku pergi sekarang?." tanya Orchid.
"sebentar ... kau sudah memiliki segalanya untuk menghadapi iblis,jadi aku hanya mampu memberimu hadiah ini..." sang raja turun menghampiri Orchid ,seseorang pun mendekat membawa kotak panjang nan besar.
"apa ini..." Orchid menerima dengan keheranan.
"ini pedang milik raja Phoenix sapphire angel ." jelas sang raja.
Orchid ingin melihat pedang itu jadi dia membukanya dan seketika zirahnya aktif cosmosnya memenuhi istana. Pedang itu terangkat dan menyatu dengan zirah Orchid seakan memang pasangannya.
Orchid segera menonaktifkan zirahnya,mengingat dia ingin menyelesaikan semua secepatnya.
"maaf membuat istana Asgar berguncang ..." sopan Orchid .
"tidak,itu memang kehendak Tuhan." singkat sang raja.
"sekali lagi maaf atas ketidaknyamanan ini,aku pergi." sopan Orchid segera menuju dinding violet.
Dengan tanda pengenal barunya Orchid masuk ke dalam dinding violet dimana raja iblis yang dipenjara dalam inti bumi di bawah Antartika telah menunggunya ribuan tahun untuk bertemu.
Gelap ,sangat gelap ... siapapun pasti ketakutan berada di kegelapan inti bumi.
__ADS_1
Orchid menggunakan membran netranya untuk melihat dalam kegelapan.
Orchid terkejut dengan apa yang dilihatnya di penjara inti bumi di Antartika.