Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Kisah Wira


__ADS_3

Orchid mengakhiri pertemuan dan kembali ke kamarnya.


Letjend Dani meminta semua bersiap untuk pelatihan ke Himalaya tengah malam nanti.


Letjend Dani pergi menemui Jendral Yoris untuk mengkonfirmasi sesuatu yang tidak berani dia tanyakan pada Orchid .


Lima prajurit masih ada disana ingin tahu apa yang membuat prajurit E berani berseru pada Orchid sedang mereka tau sejauh mengenal Orchid tidak pernah se kesal itu.


prajurit B : kenapa kau berani seperti tadi pada anak itu?


prajurit C : kau sudah gila... Letjend bahkan mewanti wanti kita sebelumnya...


prajurit A : anak itu memang misterius,setiap kali ada yang meremehkan dia pasti membuatnya jera.


prajurit E : dia bukan manusia biasa...bahkan dia tidak memiliki panas tubuh seperti orang normal.


prajurit D : kau tau itu?


prajurit E : ketika di Kanada ,danau dingin mendekati beku itu ...pertama menyentuh air dingin manusia normal pasti menunjukkan ekspresi keterkejutan saraf dan otot,tapi dia tidak sama sekali.


prajurit B : kau benar aku juga melihatnya,dan selama di Kanada dia hampir tidak pernah tidur dan tetap terlihat biasa saja.


prajurit A : apa kau tidak mendengarnya tadi...jika tubuhnya tidak melakukan apapun berarti dia liburan...tidurnya adalah liburannya...


prajurit E : sudah ku bilang dia bukan manusia biasa...aku mencoba membaca recordnya pun tidak bisa,informasi dari makhluk gaib juga sangat minim.


Bukan makhluk gaib bukan dewa bukan malaikat tapi ditakuti dan disegani di tiga dunia.


Tiba tiba prajurit E kesakitan mengerang dan meminta maaf.

__ADS_1


Dari jarak jauh Orchid dengan netranya mencengkram tubuh prajurit E dan melarangnya bicara lagi mengenai dirinya.


Dan prajurit E beruntung,karena beberapa menit kemudian mata Orchid menyatu dengan Oscar .


Orchid terkejut dan mengembalikan kesadarannya dari emosinya pada prajurit E.


Oscar yang lama ingin melihatnya hari ini bisa melihatnya,dan seperti biasa,,,kelakuan Oscar memikirkan Orchid membuat Orchid terkejut dan jatuh.


Ingin menghindar dengan tidur juga tidak bisa karena Orchid pagi ini menggunakan meta ekologi untuk menghukum dua prajurit,efeknya tidak akan tidur berhari hari.


Orchid memutuskan membangun komunikasi dengan Oscar melalui telepati.


" apa ada yang lucu..." tanya Orchid .


Oscar terkejut mendengar suara Orchid tertangkap inderanya.


"tidak..." singkat Oscar masih terkesima.


"aku tidak merencanakannya..." jujur Oscar .


"lebih baik kau menghentikan kebiasaan itu,entah apa yang kau miliki hingga bisa menggangguku tiap saat." keluh Orchid .


" apa kau tidak menyukainya..." suasana hati Oscar berubah dingin.


"tidak,aku tidak suka dilihat orang asing." tegas Orchid .


Oscar kecewa mendengar Orchid bicara seperti itu,ada luka yang tak terlihat menggores di hatinya,saat itu juga Oscar menutup mata melawan pikiran dan hatinya sendiri,melawan rasa rindu juga amarah.


Orchid kembali pada penglihatannya sendiri.

__ADS_1


" lebih baik aku berkunjung ke papa Prabu dan mama Julli ." batin Orchid ,dan senyum mengembang di wajah bulatnya nan manis.


Amarahnya lenyap begitu saja...dan sedikit rasa hampa di relung hati.


Siang itu Orchid ijin keluar Mako Lantamal


" nak... biar ajudanku mengantarmu..." opsi Jendral Yoris .


" tidak paman... aku ingin naik taxi atau jalan saja." bimbang Orchid .


Letjend Dani yang berada disitu heran dengan Orchid yang menurutnya Orchid sebelum dan sesudah liburan nampak beda.


Orchid bergegas meninggalkan keduanya .


"Jendral... apa anda tidak merasa Orchid menyembunyikan sesuatu?." lontar Letjend Dani .


" kau tidak perlu mencemaskannya , orangtuanya tidak mengijinkan kita ikut campur urusan anak itu kecuali anak itu memintanya sendiri." santai Jendral Yoris .


"sebenarnya aku kesini ingin mengkonfirmasi soal Orchid,tapi baru saja anda menegaskankanya,jadi aku mengerti dan tidak akan mengulangnya." papar Letjend Dani .


"dia mix kedua orangtuanya , sesuatu yang dimiliki Wira juga di milikinya ... perubahan Wira saat itu membuat tanah Sulawesi berpusar menghisap tak terkendali,dia ingin melindungi kami tapi juga hampir membunuh kami,semua terhenti ketika ayahnya datang bersama seseorang ,orang itu menunjukkan telapak tangannya pada Wira hingga Wira tersadar dan menjadi seperti semula. Setelah peristiwa itu ayahnya meminta pada Jendral tertinggi agar kami di tugaskan di Kalimantan .


Menyebrangi laut,keluar masuk hutan rimba Kalimantan menunggu misi selanjutnya. Suatu hari kami tiba dirimba wilayah dalam tidak sengaja aku menginjak perangkap yang membuat kakiku terluka cukup parah karena racun ,melihat aku kesakitan dan kaki berdarah membuat Wira kembali berubah,kami sudah ketakutan tapi tanah disana tidak bergerak sama sekali.Wira terus mengamuk hingga muncul seorang gadis ,dia melihat kami ketakutan dan hendak menolong kami tapi Wira justru menganggapnya ancaman dan mengejarnya.


Bayu mengikuti mereka ingin menjelaskan kesalah pahaman itu.Akhirnya Bayu menemukan gadis itu berada diantara lembah bunga,segera dia menceritakan yang terjadi pada Wira. Gadis itu hanya diam saja kemudian menyuruh Bayu berteriak kesakitan lalu bersembunyi. Aku dan Giri yang mendengar teriakan Bayu bergegas mencarinya. Disaat bersamaan kami tiba di lembah bunga melihat gadis itu melakukan sesuatu pada Wira ,Bayu menghampiri kami...kami melihat sesuatu yang ajaib, bunga bunga yang ada di sana yang beraneka warna berubah menjadi hitam pekat seiring teriakan Wira yang semakin melemah. Gadis itu menjelaskan yang terjadi pada Wira ,menyembuhkan kakiku seperti semula lalu menghilang. Wira tersadar dari pingsannya hanya saja di tubuhnya terdapat tato dimana kami tidak pernah melihatnya. Sejak itu Wira berubah ,Wira yang serius berubah seperti orang gila yang kadang bicara sendiri tertawa sendiri. Setelah keluar dari hutan kami mendapat perintah kembali ke Jawa dan kami kembali bertemu dengan gadis itu dengan penampilan berbeda,disana kami tahu dia adalah Asyera bersama ayah Wira juga pria misterius yang waktu itu menyadarkan Wira di Sulawesi .Setelah dua tahun kami baru mengetahui kalau mereka pasangan yang terpisah kelahiran,pantas Wira mengejarnya kemanapun ,,,ditolak berkali kalipun tidak membuatnya jera.Pria misterius yang tak lain ayah Asyera itu yang melatih kami juga menceritakan kekonyolan Wira pada Asyera ,kami juga jadi saksi perjalanan keduanya ." Yoris mengisahkan sedikit tentang orangtua Orchid .


"tapi menurutku dia seperti Asyera ,sedikit bicara dan misterius." lontar Letjend Dani .


"tentu saja kecerdasannya menurun dari ibunya ... di usia 7th dia memiliki EQ 5000 yang membuat IQ nya diluar bayangan kita,sampai sekarang kami juga tidak tahu asal keluarga Asyera yang pasti keluarganya loyal pada negara ini ... sayangnya Asyera dan Wira menguncinya agar anak itu terlihat normal." sambung Jendral Yoris .

__ADS_1


"sebenarnya itu keluarga atau legenda...samar tapi nyata...cerita yang di ceritakan turun temurun yang bisa saja jauh dari fakta,tapi ini,,," Letjend Dani berfikir lebih jauh.


" kau tidak perlu tau banyak,kerjakan saja bagianmu dan bersikap baiklah padanya,kalau kau macam macam,,,aku sendiri yang menghukummu..." bias Jendral Yoris .


__ADS_2