
Di kampus ternama di kota SL terlihat Frans tengah keluar menuju parkiran .
Sony sudah menunggunya ,tak berapa lama mereka meninggalkan kampus menuju rumah Asyera mengendarai Jeep kebanggaan mereka.
"kenapa kau tidak menjemput kami dan baru muncul sekarang?!." tanya Frans .
"maaf...aku kesiangan bangun dan belakangan Hana merajuk minta ditemani kemana mana." terang Sony yang terus menyetir.
"lebih baik kau tinggalkan dia...hubunganmu itu sudah tidak sehat,bahkan Orlo mengatakan cintamu itu seperti itu..." Frans menunjuk kearah depan.
"apa...???" Sony bingung.
"seperti garis yang membelah jalan ,garis putus putus kala lurus menjadi bersambung kala ditikungan." terang Frans berujung tawa.
"sialan ,kalian ngomongin aku di belakang." masam Sony .
"tapi itu benar...bahkan berjalan dengan Orlopun dia cemburu." Frans mengingatkan.
"ahc sudah jangan di bahas, ceritakan apa yang terjadi" Sony penasaran.
"sebentar lagi dah nyampai rumah ,ceritanya nanti saja, takut ketahuan Orlo,ibu melarangku memberitahu Orlo." Frans serius.
Tak berapa lama mereka memarkir mobil didepan rumah.
Orchid yang mendengar deru mesin pun keluar.
"kak Exxa..." teriak Orchid sambil melambaikan tangan dan tersenyum lebar.
Frans dan Sony yang berjalan di halaman terhenti lalu keduanya menoleh ke belakang. Ada kelegaan ketika keduanya tak menemukan sosok Exxa di belakang mereka.
Orchid tertawa berhasil mengerjai kedua kakak angkatnya itu .
"jangan lakukan itu lagi,kau membuatku jantungan ." seru Sony .
__ADS_1
"mending cuma jantungan,,,,,orang rasanya mau mati di tempat ." sahut Frans .
Ketiganya masuk ke dalam rumah.
Asyera yang mendengar percakapan mereka hanya tersenyum sembari menyiapkan makan siang di atas meja.
"sudah...bercandanya nanti lagi,sekarang makan dulu." seru Asyera dari ruang makan.
Ketiganya masuk keruang makan,Sony dan Frans mencium punggung tangan Asyera.
Mereka berempat pun makan bersama dengan tenang.
Sementara dikota SR Exxa berpamitan pada Jully dan Alberto setelah mendapat apa yang di inginkan.
"paman ,bibi, aku pulang,titip salam buat paman Prabu ." Exxa beranjak dan menyalami ke duanya.
"kenapa buru buru pulang,,," tanya Jully .
"terbang ke rumah atau ke Madrid ." kembali Jully bertanya karena setaunya Exxa mahasiswi di Madrid .
"pulang ke rumah bi... " jawab manja Exxa.
Jully pun mengantar Exxa ke depan, Jully menyuruh supir pribadinya mengantar Exxa ke bandara.
"salam buat ibu mu,dan trimakasih dari kami." Jully berbisik cipika cipiki dengan Exxa.
"ok... bibi harus jaga kesehatan ,paman akan baik baik saja jangan terlalu khawatir,dan Frans sudah tidak seperti dulu sekarang dia menjalani hidupnya dengan tanggung jawab.Jika dia membuat bibi menangis katakan saja padaku." Exxa memeluk Jully .
keduanya pun tersenyum.
Exxa pun melaju meninggalkan kediaman Prabu. Jully menunggu hingga mobil itu tak nampak lagi.
Jully menangis bahagia,di negri asing ini dia mendapatkan keluarga yang benar benar ada untuknya.
__ADS_1
Exxa terbang menuju kota SL.
Setelah satu setengah jam diapun tiba dikota SL dan segera meluncur pulang.
Asyera sudah kembali ke warung makannya, sedang ketiga anak anaknya berada di taman belakang rumah berbincang santai sambil mengerjakan tugas kampus mereka Orchid sibuk dengan gawainya.
Dan tiba tiba...
"hallo kak Exxa..." senyum Orchid melihat kakaknya berdiri di di belakang Frans dan Sony .
"gak lucu dek ..." cuek Sony yang tetap mengerjakan laptopnya .
"iya gak lucu,serem tau..." sambung Frans yang juga sibuk dengan laptopnya .
"siapa yang serem?!?." tanya Exxa yang mengejutkan Frans dan Sony .
Orchid tertawa melihat keduanya yang ketakutan mendengar suara Exxa.
"oh..gak .. ini...anu...mmm...dosennya serem kalau gak cepat dislesein tugasnya." jawab Frans sekenanya.
"OOO... dosennya serem...sereman mana sama aku? ." Exxa mengerjai.
"dosennyalah ...ya gak Frans ..." Sony menoleh ke arah Frans .
"iya,,,iya,,,dosennya udah serem ngeselin ,banyak banget tugasnya." sambung Frans .
"ya sudah gak usah di kerjain,kalau kalian kena marah nanti biar aku yang menghadapi dosen itu. " Exxa menahan tawa duduk disebelah Orchid berhadapan dengan Frans dan Sony.
"ya gak bisa gitu,Kitakan pengen lulus dengan nilai sempurna.." kelit Sony.
"seperti apa sih dosen yang lebih menyeramkan dariku" suara Exxa pelan.
Wajah keduanya membuat Orchid tertawa terpingkal pingkal .Exxa benar benar membuat mereka berdua tidak nyaman.
__ADS_1