Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Hiking 2


__ADS_3

Setelah pamit Frans Sony Orchid melaju dengan Jeep menyusuri jalanan pagi menuju tempat pertemuan yang sudah di tentukan.


Pagi itu juga Maxim dan Niko mengendarai motor mereka masing masing ke tempat yang ditentukan.


Ada dua orang yang lebih dulu sampai,Bagas dan Wini pacarnya. Lokasi ini dipilih karena berada di kaki gunung yang tak jauh dari kota terdekat. Disitu mereka juga sarapan menyusun rencana dan formasi.


Jeep Sony memasuki plataran rumah makan tempat semua berkumpul. Beberapa menit kemudian Maria setelah itu Maxim dan Niko .


Tebakan Niko benar,Orchid yang di maksud ke dua teman kakaknya adalah Orchid nya.


Niko memasuki rumah makan dengan menatap Orchid yang sedang menikmati sarapannya. Bertemu di situpun keduanya belum berbicara ,hanya saling menatap.


Jam 7 semua anggota yang ikut hiking kali ini sudah berkumpul terdiri dari 8 orang. Setelah sarapan mereka masih bersantai sejenak kemudian melanjutkan perjalanan ke cemoro sewu .



Setelah parkir mereka masuk kedalam area dan bersantai menunggu Bagas menyelesaikan administrasi mereka.


" kita naik setengah jam lagi." suara Bagas .


"ok... siap..." jawab yang lain.


Orchid melakukan ritualnya sendiri, semua anggota mapala itu tau yang di lakukan Orchid untuk melindungi dirinya juga agar tidak merepotkan yang lain.

__ADS_1


Segel yang di buat ibunya hanya mampu mengunci fisiknya sedang spiritnya harus dia lakukan sendiri.


Niko hendak menghampiri Orchid namun dengan cepat Maxim menarik Niko agar tidak mengganggu Orchid saat ini. Terlebih Maxim tidak mau adiknya bertengkar dengan Frans maupun Sony .


"kenapa kak? aku ingin bicara dengannya ." gerutu Niko .


"tunggulah sampai dia selesai , aku tau kau ingin menyelesaikan masalahmu...tapi nanti atau kau akan berhadapan dengan kedua bodygat itu." nasehat Maxim .


" memangnya kenapa? bukankah Orlo hanya beristirahat ?." tanya Niko bingung dengan nasehat Maxim .


" dia tidak ingin merepotkan kita selama perjalanan nanti,,,dia tidak istirahat tapi lagi fokus. Aku dengar dari beberapa anak yang punya kemampuan ,Orchid itu sukmanya sangat harum dan di incar banyak makhluk gaib ." terang Maxim .


"aku tidak pernah tau itu...dia terlihat seperti orang pada umumnya." Niko menatap Orchid .


"jika kau tau yang terjadi di gunung Arjuna kau juga akan ketakutan."sambung Bagas yang mendengar percakapan kakak beradik itu .


"sudah ceritanya nanti saja setelah pulang dari sini." sahut Maria yang seorang indigo sejak lahir.


Orchid selesai menyegel dirinya, lalu bersikap biasa seperti orang pada umumnya dan berterimakasih pada kedua kakak angkatnya .


Baru juga Orchid menapakkan kakinya ke tanah terdengar suara memanggil namanya dari arah loket dan itu salah satu anak mapala dari kota JK yang pernah ditolongnya .


"Orchid ..." panggil Marvel berlari ke arahnya.

__ADS_1


Orchid melihatnya dengan senyum .


"hai kak Marvel ... kesini juga ?." sapa Orchid .


"iya...dengan anak anak yang lain juga." sambil menunjuk rombongannya .


"jangan lupa berdoa,jangan panik ,jangan bicara angkuh lagi,,,disini kita semua tamunya." Orchid menasehati .


"oke... terimakasih di ingatkan dan tentu saja aku tidak ingin lagi berada di peristiwa seperti itu ." sambut Marvel .


"bagaimana kabarmu ?." sapa Sony ingin tau.


"baik bos..." jawab Marvel bersalaman dengan Sony yang juga anak kota JK.


"naik jam berapa nanti?." tanya Bagas juga bersalaman.


"nanti bos setelah Dzuhur, kalian jam berapa? ."terang Marvel .


"ini kita mau naik sekarang." balas Bagas yang sudah menggendong carry nya begitu juga yang lain.


"ok,kalian sukses ya... " Marvel tersenyum.


Rombongan yang dipimpin Bagas mulai bergerak meninggalkan bascam cemoro sewu di wes wesan.

__ADS_1


__ADS_2