Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Oscar pulang ke London


__ADS_3

Pagi itu Oscar mengemasi barangnya. Alberto memintanya pulang lebih dulu untuk menyelesaikan masalah yang timbul di perusahaannya.


Masalah yang harus cepat ditangani agar sahamnya tidak runtuh seperti perusahaan perusahaan dibidang sama di Eropa yang runtuh satu per satu.


Alberto percaya pada kemampuan Oscar dalam menangani masalah ketika dia tidak berada di perusahaan . Alberto baru bisa kembali dua hari lagi mengingat akusisi perusahaan yang baru dibelinya di Indonesia . Perusahaan yang di akusisi nya memang kecil tapi ini adalah peluang besar untuknya dimasa mendatang.


"pa...jam berapa aku terbang?." tanya Oscar menghampiri Alberto .


"siang ini,,,aku akan kirimkan tiketmu ke ponselmu." jawab Alberto sembari mengerjakan kerjaannya.


"pa...setelah urusan perusahaan selesai aku akan ke Spanyol mengunjungi mama..." Oscar berbaring didekat Alberto .


Alberto yang mendengarnya langsung menghentikan aktifitasnya .


"kita akan mengunjunginya bersama,,,." Alberto mengusap kepala Oscar penuh kasih sayang.


"mama pasti senang jika kita berdua mengunjunginya ,aku akan membawakan bunga kesukaannya." terawang Oscar .


Alberto terbawa suasana teringat masa masa bersama Laura yang selalu membuatnya jatuh cinta tiap kali kembali dari tugasnya.


Oscar juga terbuai dengan usapan Alberto hingga membuatnya tertidur .


Alam bawah sadar Oscar sangat merindukan mamanya yang meninggalkannya dua belas tahun silam diusianya tujuh tahun dimana setelah mengantarnya sekolah mamanya berjanji akan mengajaknya ke festival malam harinya.


Sudah lama dia tidak bertemu mamanya di alam mimpi. Meski tertidur senyumnya mengembang begitu saja,Alberto yang melihatnya langsung mengabadikannya di ponselnya.


"lihatlah...senyumnya sama sepertimu..." gumam Alberto .


Alberto bergegas mengambil selimut dan menyelimuti putranya kemudian melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


Waktu terus berlalu,Alberto melihat jam ditangannya.


"Oscar ... bangun..." suara Alberto tanpa menghentikan kerjaannya.


Melihat putranya tetap tertidur Alberto berhenti dan mengusap wajah putranya.


"ayo bangun...bersiaplah,jangan sampai nanti tertinggal." bujuk Alberto sembari mendudukkan putranya .


"sebentar lagi pa....." gumam Oscar yang masih menutup mata.


"apa kau ingin Jully marah karena melewatkan penerbangannya?!." seru Alberto .


"apa Jully ikut ke London ?." tanya Oscar berganti posisi tidur.


"tidak hanya Jully tapi juga sahabatnya,mereka berencana keliling Eropa ." jelas Alberto .


"hmmm pasti merepotkan penerbangan jauh bersama mereka." Oscar beranjak meninggalkan papanya.


"Oscar ,,,cepatlah ,Jully sudah menunggu." seru Alberto .


Oscar keluar membawa koper dan ransel di punggungnya.


Keduanya turun ke bawah menuju rumah utama dimana Jully dan sopirnya sedang memasukkan kopernya ke bagasi.


Alberto hanya mengantar di depan rumah,Jully dan Oscar berangkat menuju bandara.


"kata papa,kau bersama sahabatmu?." Oscar memulai berbincang.


"nanti kita akan bertemu di Dubai ." singkat Jully

__ADS_1


Mobil itu kembali sunyi .Setelah sampai bandara mereka segera menuju ke pintu keberangkatan . Setelah cek ini itu,mereka ke lounge bandara.


Di sinilah Jully tahu kalau Oscar sangat senang dengan fasilitas dan sarvice di bandara Indonesia dari pada lounge di bandara manapun di dunia .


" Jully ... kau tau tidak,bandara di negara ini benar benar nyaman." Oscar mulai berbicara selagi memasang charger laptopnya.


" iyaaa tapi apa kau tau apa yang membuatnya nyaman?." sambung Jully yang juga memasang charger ponselnya.


" suasana yang terbangun di negri ini,keramahan mereka menghangatkan orang asing seperti kita. seperti di ingatkan kembali seperti apa kita seharusnya hidup." terang Oscar beranjak ke minibar .


Jully menunggunya sembari memesan dessert melalui layanan online.


"hmmm dimana mana first class good sarvice ." gumam Jully .


Oscar datang membawa dua cangkir kopi untuknya dan Jully .


"Kebanyakan orang dinegri ini tidak bisa menghargai fasilitas umum,dan yang paling menyebalkan merusak fasilitas umum dengan alasan dibuat dari uang rakyat kalau rusak ya bikin lagi.😤." celoteh Jully .


"bukankah itu benar?uang rakyat." sambung Oscar .


"rakyat ... mereka hanya membayar pajak bumi dan bangunan. yang berarti hanya 3% dari pendapatan pajak negara. pajak terbesar justru dari pabrik,perusahaan,kekayaan pribadi dan sudah pasti orang yang membayar pajak tidak akan merusak fasilitas melainkan bangga karena mereka ikut berpartisipasi.beda dengan orang yang tidak membayar pajak hanya membuat kerusakan dimana mana." grutu Jully yang selama tinggal di Indonesia mengamati sifat dan prilaku orang Indonesia . Dessert pun datang mereka menikmatinya.


"ya memang beda barat dan timur,masing masing ada kelebihan dan kekurangan. ingat Jully ,,,di manapun pasti ada orang baik juga orang jahat. semua hanya demi kepentingan pribadi mengatasnamakan orang banyak." papar Oscar .


Pengumuman keberangkatan pesawat mereka telah menggema.


Jully dan Oscar menyelesaikan makannya dan mengambil barang mereka.


Mereka bergegas ,di gate pesawat mereka sudah berjajar antrian penumpang yang akan menaiki pesawat.

__ADS_1


Akhirnya Jully dan Oscar terbang meninggalkan Indonesia .


__ADS_2