Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Guardians juga manusia.


__ADS_3

Apartemen keluarga Wira setelah dua hari sejak kedatangan Orchid .


"kakak....Arras ...." panggil Orchid sembari membuat sarapan di pagi hari.


"jangan triak...ini masih pagi." sahut Exxa berjalan dengan muka bantalnya.


"apaan sih kak pagi gini..." Arrasy keluar kamar dengan kusutnya.


Mereka sekarang duduk menunggu Orchid menyiapkan sarapan di meja makan.


"Hari ini kalian harus menemaniku jalan jalan, sudah lama aku tidak keliling Madrid ." pinta Orchid .


"ngomong ngomong kak Indra dimana? " tanya Arrasy yang menyadari kakak sulungnya tidak ada.


"setelah subuh kak Indra bersama ayah dan ibu sudah keluar,ada urusan ." Orchid memberitahu .


Mereka mulai sarapan,dan yaaaaa sunyi,,,


Setelah selesai mereka berberes ,mandi dan siap keluar.


Outfit musim dingin ala Arrasy.


Cap knit ,dua jaket warm ,celana jeans ,sepatu warm,tidak lupa kacamata.


outfit musim dingin ala Exxa.


cap knit, tiga jaket warm,tas punggung,celana jeans, long booth warm dan kacamata.


outfit musim dingin ala Orchid .


Hoodie ,celana jeans,uncle booth dan kacamata.


Maklum suhu tubuh Orchid up normal .


Ketiganya memakai kacamata bukan bergaya tapi keharusan untuk melindungi mata mereka bukan hanya karena cuaca tapi juga karena lensa mata mereka berubah warna secara alami ketika suhu dingin mengeringkan mata.


Setelah mengunci apartemen ketiganya berjalan keluar apartemen. Jalan santai di trotoar.


"mulai dari mana?." tanya Arrasy.


"Park..." singkat Orchid .


"di sini banyak park,kamu mau kemana dulu?." Exxa sangsi.


"Casa de Campo ... mau lihat beruang." seru Orchid .


" kakak itu aneh...di Kanada kemaren gak kenalan???." Arrasy menyahut.


"Orlo ketemu beruang Kanada auto mancing bareng." sambung Exxa berujung tawa ketiganya .

__ADS_1


"kakak memang benar,,,sempat kehabisan makanan dan aku malas buka tutup portal padahal tinggal nunggu uji akhir so kerja sama sama beruang biar gak tidur mulu musim dingin." cerita Orchid .


"kakak dan beruang,,, hmmm,,,gak ngerti lagi dah...meta ekologi kakak pokoknya dewalah ..." Arrasy mengacungkan jempol pada Orchid .


"memangnya kamu sampai tahap apa???Orlo sudah mengajarimu dua tahun lalu..." kepo Exxa.


"maunya mengendalikan hewan yang bergerak cepat ... tapi hanya semut yang bisa diajak kompromi,itupun kala pergi ikut ayah." Arrasy nyengir .


"kau harus belajar lebih sering,,," nasehat Orchid .


"iya,,,," senyum Arrasy.


"mmm Orlo,,,kenapa gak bawa kita menembus waktu saja?." Exxa ingin cepat sampai.


"aku ingin seperti manusia normal ,merasakan deru nafasku dan detak jantungku ketika berjalan." terang Orchid .


"kakak banyak alasan..." sahut Arrasy.


"kau benar Arras...kita kedinginan dia tubuhnya hangat cenderung panas,tapi dia bilang ingin seperti manusia normal." sarkas Exxa .


"aku juga manusia kakak...meski gak normal." balas Orchid yang membuat ketiganya tertawa .


Setelah berjalan cepat tiga puluh menit mereka tiba di Casa de Campo .


Mereka melihat papan park yang memperlihatkan peta park yang ternyata sangat luas. Mereka mulai berkeliling.


"hmmm,kalau mendatangi semua nanti kita bisa terlambat ke real Jardin Botanica." gumam Orchid .


"iya...mau tau koleksinya." santai Orchid


"aku juga sebenarnya mau ambil tanaman di sana rencananya sama ibu biar aman." jelas Arrasy.


"kenapa harus sama ibu???." tanya Exxa.


"hiiii,biar cepat tanpa ketahuan ngambil tanaman ." Arrasy konyol.


"untuk apa kau mengambilnya???." tanya Orchid .


"bikin bius ,stok buat ayah habis. Terakhir buat beraksi di Vient." terang Arrasy.


"kenapa gak pergi ke rumah utama?." tanya Exxa.


"Jauh...dan lagian aku suka mengekstraknya sendiri." terang Arrasy.


" baiklah,nanti aku bantu." sahut Orchid .


Mereka akhirnya sampai di area beruang.


Orchid mulai mendekat dan dengan kemampuannya dia memanggil salah satu beruang dan bercengkrama dengan netranya.

__ADS_1


"kak...ingat...hari ini kakak mau jadi manusia normal ..." Arrasy mengingatkan dan membuat Exxa tertawa.


Orchid akhirnya menyudahi rasa ingin tahunya.


Mereka akhirnya keluar park menuju real Jardin Botanica . Setelah berjalan dua puluh menit mereka sampai.


" dimana tanaman yang kamu mau?." tanya Orchid pada Arrasy.


"di bagian tropis ." singkat Arrasy.


"lebih baik kita cepat sebelum makan siang." seru Exxa.


Merekapun segera menuju area tropis dengan sedikit menikmati beberapa tumbuhan di kanan kiri jalan yang memanjakan mata.


"ini kak..." seru Arrasy.


"ok..." sahut Orchid .


Setelah tidak ada orang di sekitar mereka ,Exxa membloking cctv dengan tubuhnya ,Orchid membuka portal tepat di belakang Exxa di mana Arrasy mencabut beberapa tanaman yang di maksudnya secepat kilat langsung masuk ke portal yang telah menembus ke apartemen mereka dimana Orchid menjaga kedua titik berbeda ini tetap terhubung hingga Arrasy selesai menyimpan dan kembali bersama mereka.


"ufffffh.,terimakasih kakak..." Arrasy kembali keluar dari portal.


Orchid segera menutupnya. Dengan senyum mereka segera meninggalkan real Jardin Botanica .


"baiklah ,sekarang kita makan siang saja." seru Exxa setelah berada diluar .


"makan dimana? aku akan mentraktir kalian."senang Arrasy.


"aku ikut kalian saja,yang penting menu cocok di lidah lokalku ." senyum Orchid .


"kita ke market san Miguel saja." ajak Exxa.


"oke..." sambut Arrasy dan Orchid bersamaan.


Setelah tiga puluh menit mereka sampai di market.


Masuk dan memilih stand dengan menu yang pas di lidah mereka.


"kakak memang pandai memilih tempat, berasa di Indonesia ,ada warung di dalam pasar." puji Orchid .



Makanan menggugah selera di tambah perut yang lapar membuat mereka segera mengeksekusi makan siang yang tersaji di meja.


Setelah selesai mereka bersantai sejenak agar makanan turun sempurna di lambung,barulah mereka pergi meninggalkan market.


Kali ini tujuan akhir mereka plaza Ezpana dan sebelum ke sana mereka pergi ke Retiro park.


Meski musim dingin dua tempat ini masih banyak yang berkunjung.

__ADS_1


Nikmat yang harus disyukuri ... berjalan di bumi dengan nafas illahi .


__ADS_2