Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
obrolan di yayasan


__ADS_3

Asyera,Wira ,dan Oscar telah tiba di yayasan Andalusia .


Wira menitipkan Oscar diyayasan untuk sementara samapai keluarga Serrano menyelesaikan rumah yang akan ditinggali Oscar ,Wira ,dan Asyera.


Rumah yang jauh dari penduduk juga rumah yang efektif untuk melatih Oscar ,dan usut punya usut rumah tersebut hadiah kakek Gil untuk cucunya Orchid yang menjadi Guardians spesial .


Rumah yang di rancangnya sendiri agar bisa meredam cahaya cosmos Orchid yang terlalu besar ketika berada di daratan yang luas.


Rumah yang 99% sudah selesai.


Dari rumah itulah Oscar akan dilatih dan ditempa jiwanya hingga keluar dari batas kemampuannya yang akan membuat jiwa dan spiritnya terlahir dan aktif sebagai pelindung sejati.


Alberto dan keluarga kecil Sasha esok harinya terbang ke Spanyol ,Madrid .


"kita ke vila ..." Sasha memberitahu .


" ya ,ku rasa itu lebih aman daripada ke rumah." Alberto menyetujui .


"anak anak,kita disini hanya sepekan jadi mama harap kalian tidak berulah ." pinta Mili .


" ya ma..." sikembar serentak.


Dua mobil yang menjemput mereka meluncur ke vila Ortiz milik mendiang Laura .


"Sasha , sore ini bawa aku ke yayasan." pinta Alberto yang sibuk dengan laptopnya .


"ya,,," sahut Sasha .


"apa kalian tidak ada masalah ikut denganku ke Indonesia ..." Alberto menutup laptopnya.


"tidak ada, Mili menyetujuinya langsung. Dia bilang lingkungan baru baik untuk sikembar yang sedang tumbuh dengan rasa ingin tau seperti mereka." terang Sasha .


"itu akal akalan Mili,pasti dia sudah tidak bisa mengatur sikembar ,jadi dia setuju." papar Alberto .


" mungkin juga, bagaimanapun mengurus anak remaja itu sulit dan dia mengurus dua." Sasha jujur.


"kau benar, masa remaja masa pemberontakan." Alberto tersenyum.


Tak terasa mereka telah sampai di vila .


Semua telah disiapkan di vila itu dengan service hotel karena urgen dan hanya sepekan tinggal.


Sore pun telah tiba, mereka pergi ke yayasan dengan satu mobil.


"pa ... kita mau kemana?." Ivan ingin tau.


" kita akan ke tempat bersejarah bagi keluarga kita." sahut Alberto yang melihat Sasha fokus dan waspada membawa mobil .


"apa dia benar berada di sana? " tanya Mili .


"Asyera yang menjamin perkataan Wira tentu aku percaya, mereka bilang keluarga Serrano akan mengatur semua jadi sementara dia akan berada di yayasan." papar Alberto .


"keluarga itu benar benar selalu membantu kita, jika orang lain meminta bayaran,mereka hanya minta dipercaya." timpal Mili .

__ADS_1


"Kau benar, keluarga itu memang aneh tapi nyatanya mereka sudah berada disini bersama penduduk asli Spanyol jauh sebelum kependudukan, bahkan semua tentang mereka ditutup rapat , bahkan kerajaan ,pemerintahan maupun mafia tidak berani mengusiknya." terang Alberto .


"banyak rahasia yang tidak di ungkap tentang keluarga Serrano sejauh yang ku tau selama aku berada dalam keluarga mafia , ku dengar mereka memiliki orang orang khusus yang bisa dipanggil tiap diperlukan, setiap aksi yang di lancarkan mafia selalu di halau mereka apalagi jika target ada hubungan dengan mereka." terang Sasha yang masih sibuk.


"kau tau!? bahkan kami orang sini tidak tau,kami hanya tau keluarga itu dikenal sangat dermawan." sambung Mili .


"jangan pernah berseberangan dengan mereka, lihatlah Asyera bagaimana wataknya... sejauh yang kutahu sewaktu pembantaian di yayasan dia adalah sepupu dari keluarga Serrano dan selama aku bersama Laura, aku melihat sendiri bagaimana sikap mereka pada Asyera...mereka sangat menghormati Asyera." terang Alberto .


"apa keluarga Asyera lebih kuat dari mereka?." tanya Mili.


"ku rasa tidak seperti itu,,,Wira pernah mengatakan jika Asyera adalah jendral sekaligus pemimpin sama seperti mereka hanya wilayah Asyera penuh misteri sebab itu Asyera tidak bisa tinggal lama di luar wilayahnya." ingat Alberto .


"penuh misteri ... aku jadi ingat,,, apa kau tau siapa dia sebenarnya...dia bisa menghilang juga punya sayap...apa mereka sejenis Titan ?." Sasha penasaran.


"Titan itu tidak ada ... kau bodoh sekali tertipu kaum Yunani ." sambar Alberto .


"bagaimanapun aku ini kaum Romawi dan masa kecilku hanya mendengarkan dongeng Romawi - Yunani ." balas Sasha .


"sayap nya itu jika kau amati dengan benar, itu seperti refleksi karena aku tidak pernah melihat baju yang di kenakan Asyera rusak ketika sayapnya muncul ." tukas Alberto .


Tak terasa mereka sampai di depan yayasan Andalusia , bangunan bak benteng dengan tembok tinggi .


Mereka turun dan masuk kedalam .


"kalian tunggulah disini,aku akan menemui kepala yayasan." pinta Alberto meninggalkan mereka di depan ruang rest.


Alberto masuk sebuah ruangan dimana sebelumnya telah mengetuk pintu dan dipersilahkan masuk.


"maaf telah mengganggu anda ." sopan Alberto .


"maaf tuan Danil ,kedatanganku ke sini untuk meminta ijin bertemu putraku." jujur Alberto .


" siapa putra anda?." sopan Danil .


"Oscar ,,, Oscar Ortiz ." balas Alberto .


" oh jadi anda tuan Alberto teman Wira dan Asyera?. Mereka sudah menjelaskan,anda bisa menemuinya selama Oscar di sini, aku akan meminta seseorang memanggilnya ." terang Danil kemudian menelfon seseorang untuk memanggil Oscar .


"terimakasih telah menerima Oscar di tempat ini." ucap Alberto .


"tidak,,,tidak perlu,Oscar adalah keluarga yayasan ini,,,hanya ada beberapa hal yang tidak bisa membuatnya tinggal lama disini, apalagi kami tahu sekarang dia bagian dari keluarga Logandhi, kami akan malu jika tidak memperlakukannya dengan baik." terang Danil .


"Logandhi,,, maksud anda Asyera ?." Alberto bingung.


"ya...Asyera putri tunggal dari Logandhi , adik dari Gil Serrano ." jelas Danil .


"jadi,,,keluarga Serrano dan Logandhi ..." Alberto masih syok .


" lebih baik kita ke ruang rest ,mungkin Oscar sekarang sampai." ajak Danil .


"tunggu... boleh aku bertanya sesuatu?." Alberto sopan.


Danil kembali duduk.

__ADS_1


"apa yang anda ingin tanyakan..." Danil serius.


"dulu aku pernah melihat orang seperti Asyera di sebuah rumah di Mesir , dan beberapa bulan lalu aku juga melihatnya di rumah seseorang di Indonesia ,dan beberapa waktu lalu melihat Asyera dengan seseorang sejenisnya di London ,jauh sebelum semua itu aku melihat sepupu Asyera yang sejenisnya juga ketika malam pembantaian di yayasan ini... apa kau bisa jelaskan siapa mereka sebenarnya?." Alberto menelisik .


"aku tidak bisa memberitahumu , kau bisa menanyakannya langsung pada Asyera karena dia lebih tau dari pada aku." jujur Danil .


"apa maksudmu ?." tanya Alberto .


" ya,karena aku hanyalah seorang menantu di keluarga Serrano ,aku tidak berhak memberitahukan apapun yang ku tahu tentang mereka." jujur Danil lagi.


"jika mudah bertanya pada Asyera pasti sudah kutanyakan ." lesu Alberto .


" ya sudah lebih baik kita menemui Oscar ... dan Asyera penyayang bukan menyeramkan..." Danil kemudian berdiri .


Mereka keluar ruangan menuju ruang rest .


Benar saja Oscar sudah berada di sana bicara dengan si kembar juga terlihat Wira bicara dengan Sasha ,dan Alicia saudara kembar Laura sedang bicara dengan Mili dan Maria.


" kurasa kalian sedang reuni..." suara Alberto membuat semua menoleh ke asal suara.


" tuan Danil ,trimakasih mengantarku ." tulus Alberto .


" sama sama , kurasa aku akan meninggalkan kalian , ini seperti reuni keluarga ." senyum Danil kemudian pamit pada semua yang ada di ruangan itu,lalu pergi.


" Oscar ,,," Alberto memeluk putranya .


"bagaimana? " cemas Alberto .


" baik pa... aku sudah pernah tinggal disini jadi jangan khawatir ." jujur Oscar .


"Alicia ... apa yang membawamu kesini?" tanya Alberto heran.


" alasan yang sama dengan kalian ,aku dan keluargaku sementara tinggal disini setelah penyerangan mafia beberapa hari yang lalu dirumahku." papar Alicia .


" ahc jangan cemas... keluarga Alicia aman disini, itu mengapa aku mengatakan Oscar tidak bisa berada lama disini. Kita tidak bisa berada di satu tempat yang sama untuk kebaikan semuanya." terang Wira .


" Wira ,kenapa kau sendiri disini? di mana Asyera ?". tanya Alberto yang menyadari .


" Asyera sedang ke Sierra Leone ,putra sulungku membutuhkan konspirasinya." terang Wira .


"bercanda ..." Alberto tak percaya.


" tidak ,,, putra sulung ku disana mempelajari sihir." jujur Wira .


" sebenarnya kalian itu keluarga apa... aku tidak mengerti dengan kalian meski aku tau ." ketus Alberto yang membuat yang lain menatap Wira karena memiliki pertanyaan yang sama.


"ooooo apa apaan kalian...bertanyalah pada Asyera,,, aku hanya seorang suami dan ayah." santai Wira mengabaikan tatapan mereka.


"ya,Wira benar,,,karena Wira sendiri juga menyembunyikan dirinya dari kita." timpal Maria yang tidak berhasil membaca pikiran Wira .


"kau tidak akan bisa melakukannya Maria ,jangan kau ulangi lagi atau fatal akibatnya." tegas Wira yang mengetahui tindakan Maria dari tadi.


"maaf aku tidak bermaksud seperti musuh,aku hanya ingin tau yang sebenarnya." tulus Maria .

__ADS_1


"sudah,,,aku akan menanyakan pada Asyera untuk rasa penasaran kalian." balas Wira .


Akhirnya mereka kembali bicara santai layaknya keluarga di ruangan itu.


__ADS_2