
⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️
**AUTHOR MINTA VOTE DONG...
JANGAN LUPA LIKE SESI FAVORIT KALIAN.
SARAN & KOMEN DITUNGGU JUGA ,MAKLUM PEMULA 😁
MOHON BIMBINGAN PARA SENIOR YANG MAMPIR.... 😉**
⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️
GO,,,LANJUT...
Asyera mulai menjalankan rencananya setelah mengantar Orchid ke Mako Lantamal .
Asyera segera menembus waktu menuju Ronda, Spanyol . Exxa bersama Arrasy (si bungsu) dan ayahnya berkendara dari Madrid menuju kota Ronda.
Mereka akan menghadiri undangan saudara tertua dari kakek Logandhi.
Dan yang pasti masing masing keluarga putra ke empat di daratan Eropa mengirim satu guardians sebagai perwakilan.
Pernikahan keturunan putra pertama dengan keturunan putra ke empat , hal yang umum terjadi karena pertemuan pertemuan antar keluarga dan seringnya menjalankan misi bersama terkadang menimbulkan rasa diantara mereka.
Rumah tua nan kuno keluarga Gil Serrano yang terletak di dekat tebing dengan jalan berkelok nan indah.
" kota yang indah..." gumam Exxa yang duduk di belakang ayahnya.
" tidak hanya indah tapi juga sunyi." sambung Wira.
" kota bersejarah ... benteng pertahanan keluarga pastinya." ucap Arrasy datar.
Sampai di halaman hotel mewah yang di kelola keluarga Gil Serrano ,mereka segera masuk dengan tanda pengenal yang selalu melingkar di leher mereka maka di arahkan menuju ruangan khusus dimana ada pintu dalam ruangan itu menuju rumah sebenarnya keluarga Gil Serrano.
Asyera sudah mununggu kedatangan mereka di balkon samping pintu masuk sembari berbincang dengan sepupunya yang juga menunggu keluarganya.
__ADS_1
Akhirnya mereka tiba, Asyera memanggil ketika melihat .
Ada bau bau kerinduan yang semerbak terhantam di sekeliling mereka. yaaa akhirnya Wira dan Asyera bertemu setelah sekian lama. Exxa dan Arrasy pergi lebih dulu kedalam setelah mencium Asyera dan Mark .
Wira memeluk erat Asyera ,wanita yang selalu dirindukannya selama ini. Mark senang melihat mereka bersama ,selama ini Mark yang di percaya Asyera mengawasi keluarganya di Spanyol juga sebagai pembimbing Exxa.
"apa kalian mengabaikan ku ?!." seru Mark menyadarkan keduanya.
"tentu tidak...terimakasih Mark ." ucap Asyera.
" ya, terimakasih Mark...kau memang yang terbaik." senyum Wira memeluk Mark .
" lebih baik kalian cepat kedalam temui kakek,,,aku akan menyusul setelah istri dan anakku tiba." pinta Mark .
Asyera mengusap lengan Mark kemudian masuk ke rumah bersama Wira .
Mereka segera menemui kakek Gil di ruang berkubah dimana kakek Gil menghabiskan waktunya selama ini.
Terlihat Gil menceritakan sesuatu kepada Exxa dan Arrasy di saat Asyera dan Wira masuk.
Asyera dan Wira memeluk Gil bergantian dan obrolan hangat pun tercipta di ruangan itu.
"Asyera ... kau lama sekali tidak mengunjungiku." ucap Gil .
"jangankan kakek...aku saja tidak ditemui,dia selalu bicara dengan anak anak tidak denganku." sambung Wira mengeluh.
Keluhan yang ditertawakan kakek dan kedua anaknya. Asyera tersenyum kecut dengan keluhan Wira .
" Asyera, Mark ke rumah utama membawa kabar bagus,apa itu benar?." Gil ingin mendengar langsung dari Asyera.
" iya kek... putri kecilku sudah menggantikan ku." konfirmasi Asyera.
"bukankah usianya belum menginjak tujuh belas tahun, bagaimana bisa?." tanya Gil .
" itu ketidak sengajaan , dia ingin menyelamatkan ayah angkatnya padahal dia baru menguasai lima segel sedangkan untuk mengalahkan sihir butuh seluruh segel tubuh." cerita Asyera.
"jadi putrimu itu memaksa membukanya dengan jalan pintas?." tanya Gil ,sedang yang lain terus mendengarkan sembari membaca buku koleksi Gil.
" iya,,,dan dengan darah pria..." terang Asyera.
"apa...kau bercanda!?! tidak mudah mencari jiwa murni pria, apalagi di zaman ini meskipun di negri kita." Gil terkejut dan meletakkan buku yang sedari tadi di tangannya kemudian mengajak Asyera duduk di balkon.
__ADS_1
" kakek...mungkin itu keberuntungan putriku, disaat keinginan menyelamatkan kuat di dekatnya ada pria asing dengan jiwa murni dan masih suci ." terang Asyera .
" itu langka nak... " ucap Gil menatap Asyera.
"kakek benar itu sebabnya aku kemari menemui kakek. Setelah itu zirah nya muncul sepasang dan kini menjadi tiga pasang hanya saja dia tidak menyadarinya. Zirahnya sangat tenang seperti tertidur." terang Asyera.
"Kejadian seperti itu pernah terjadi seperti putrimu,hanya jumlah zirahnya berbeda. Ini sama dengan putrimu sudah ditakdirkan bersama pelindung utamanya yang juga bisa menjadi Guardians yang sama. Kau harus segera membangunkan jiwa alam bawah sadarnya yang tanpa sengaja terikat dengan putrimu, itu akan membantu putrimu mengaktifkan zirahnya . Keluarga kita benar benar mendapat anugrah yang luar biasa." terang Gil memandang langit dengan senyum syukur.
"aku sudah tahu pria itu hanya belum bertemu langsung. Aku dan Wira akan menemuinya secepat mungkin, nanti kakek jangan menyinggung zirahnya ketika bertemu putriku,dia benar benar tidak menyadarinya yang berarti dia belum siap dengan anugrahnya itu." terang Asyera di sambut senyum Gil .
" tentu tidak, dia masih kecil harus ditempa agar kekuatannya bisa mengimbangi zirahnya. Tapi kurasa itu tidak butuh waktu lama melihat kemampuan putrimu yang spesial bahkan bisa mengalahkanmu." tawa Gil .
Mereka semua berpindah ke aula dimana pesta pernikahan nan mewah digelar.
Semua mendoakan pengantin yang kini memasuki aula ,baru juga pengantin berdiri ditengah aula untuk menerima doa doa Guardians yang hadir tiba tiba semua Guardians terdiam dan menuju satu titik ,ruang transportal .
Semua keluarga dan para pelindung juga keheranan.
Semua di buat terkejut kecuali yang hadir di pengukuhan Orchid ketika cahaya transportal lenyap, Orchid dengan tiga pasang wings juga terkejut di kelilingi Guardians seperti ibunya.
" assalamualaikum ..." seru Orchid lantang .
" wa allaikum sallam ..." jawab serentak.
Asyera tersenyum dan menghampiri putrinya dan memperkenalkan Orchid kepada semuanya dengan harapan tidak ada yang menyinggung zirah putrinya.
" hari yang di berkati... hari ini kita akan benar benar berpesta ... " seru salah satu Guardians yang di sambut triakan kegembiraan Guardians lainnya.
Mereka pun kembali ke aula melanjutkan doa doa mereka.
Wira membawa Orchid pada Gil.
Gil benar benar takjub melihat langsung apa yang dibicarakan tadi.
Tiba tiba...
" doakanlah putraku yang akan membangun bahtera rumah tangga." pinta anak kakek Gil ,Isabel .
Orchid memeluk kakek Gil kemudian mengikuti langkah Isabel .
Dia ingin mendoakan banyak hal tapi karena tatapan dari semua membuatnya tidak nyaman,akhirnya hanya sepotong doa penuh makna yang keluar dari mulutnya.
__ADS_1
" semoga rumah tangga kalian berdua berkah selamanya." tulus Orchid di aamiini semua juga dirinya.