
Sore itu diwaktu Orchid bersantai,tiba tiba dia beranjak dari rebahannya berjalan ke sisi kolam diseberang kursi. Orchid tidak menyadari keberadaan Oscar yang memperhatikannya.
Oscar terkejut melihat apa yang terjadi di taman tepi kolam itu.
Tidak hanya heran mendengar dan melihat Orchid bicara sendiri tapi juga terkejut melihat sebuah cahaya muncul dari atas.
Cahaya berkilau yang di mata Oscar cahaya tersebut terbang ke arah Orchid dan samar samar Oscar melihat telapak tangan kanan Orchid mengeluarkan cahaya yang kemudian kedua cahaya tersebut berbenturan dan menghasilkan suara ledakan besar yang suaranya bergelombang.
Setelah suara ledakan itu Oscar berlari turun hendak menemui Orchid , namun sebelum sampai Frans lebih dulu menghampiri Orchid .
Frans menelfon ibunya Orchid ,sedang Orchid masih berdiri menunggu Frans selesai,sedangkan Oscar menghampiri keduanya dengan rasa ingin tahu.
*****dialog Alberto dan Oscar tidak dalam bahasa Inggris maupun Spain apalagi Catalunya , langsung dalam bahasa Indonesia biar mudah di mengerti 😉 sebenarnya Oscar anak pollyglot dengan 12 bahasa seperti almarhum ibunya yang seorang diplomat *****************
"hai,apa kamu baik baik saja?" tanya Oscar yang membuat Orchid dan Frans menoleh ke arahnya.
"tidak ada." senyum tipis Orchid .
Frans selesai dengan telfonnya kemudian menyuruh Orchid masuk ke kamarnya lalu menyuruh Oscar kembali ke paviliun .
__ADS_1
Orchid mengerti kemudian berpesan pada Frans agar tidak ada yang mengganggunya dan akan keluar kamar selepas magrib .
Oscar masih ingin tahu dan memastikan apa yang dilihatnya tadi.
" apa yang terjadi ? apa dia baik baik saja? dan apa kamu kesini karena mendengar ledakan tadi?." Oscar menghujani pertanyaan pada Frans .
"apa kamu mendengar ledakan tadi?." Frans memastikan sebab Oscar sampai di taman itu.
"iya aku mendengarnya, tidak hanya itu ,aku juga melihatnya dari awal wanita itu berada disini." terang Oscar yang membuat Frans terkejut .
"apa kamu seorang indigo ?." tanya Frans .
"aku harap kamu lupakan apa yang kamu lihat dan dengar tentang yang terjadi pada adikku tadi,dan jangan mencari tahunya ." pinta Frans lalu meninggalkan Oscar sendirian dengan ribuan pertanyaan di benaknya.
Oscar pun akhirnya memilih kembali ke paviliun setelah tidak mendapatkan jawaban atas rasa ingin tahunya.
Frans berada di ruang keluarga menonton film. Tak berapa lama Maxim dan Niko muncul .
"nonton film sendirian Frans ?." tanya Maxim mengagetkan Frans .
__ADS_1
"nonton sama pacar." Frans sarkas.
"kak Frans sama kak Maxim ini ada ada aja." tawa Niko mendengar kedua orang dewasa yang tidak dewasa.
"Orlo mana kak? apa belum bangun?." tanya Niko .
"di kamarnya ." seru Frans .
" kamu itu ! Orchid terus yang di cari." Maxim menepuk pundak Niko .
"iyalah nyari yang gak ada,kalau ada ngapain di cari..." Niko beranjak hendak ke kamar Orchid .
"hai!!!! jangan berani mengganggu adikku yang lagi tidur atau kamu rasakan tinjuku ini." Frans mengingat pesan Orchid .
"aaahc biarkan saja,kamu itu kayak gak pernah mabuk cinta saja Frans ." Maxim santai menanggapi Frans .
"aku hanya ingin melihatnya kak." sambung Niko yang kembali melangkah.
"dia adikku, dia tanggung jawabku,ku harap kamu menghormati ku, dan tidak melakukan apa yang tidak aku suka atau keluarlah dari rumahku sekarang juga." tegas Frans yang berdiri dari duduknya .
__ADS_1
Niko berhenti dan kembali duduk, Maxim tidak terkejut dengan omongan Frans dan dia sudah memperingatkan Niko sebelumnya mengingat Frans dan Sony yang protektif pada Orchid .