
Niko menjemput Orchid untuk pergi ke sekolah bersama dengan motor ninja kakaknya.
"ngapain kamu kesini?" Orchid kaget melihat Niko di depan rumahnya.
"kangen kamu,,,"senyum Niko .
"memang gak capek bawa itu motor dari rumah kesini balik lagi." tanya Orchid .
"mana oleh oleh untukku? " Niko mengulurkan tangan ke Orchid .
"oleh oleh apaan???" bingung Orchid .
"bukannya kamu pulang dari puncak?" tanya Niko lagi.
"kamu pikir aku pulang dari puncak wisata?"tanya balik Orchid .
"iyalah emang puncak manalagi ..."sambung Niko sok tau.
"hahaha...puncak yang aku datangi bukan itu,,,tapi puncak gunung berapi." Orchid tertawa kemudian menjelaskan.
Karena masih lelah akhirnya Orchid pergi dengan Niko bersama motornya. Ya jalur yang dilalui Niko dan Orchid berlawanan dengan arah Nita ,jadi mereka tidak khawatir berdua apalagi datang lebih awal.
Orchid meminta Niko lain kali tidak perlu menjemputnya karena dia lebih suka berjalan kaki menikmati pagi menyusuri gang gang kota dengan menghafal mapel.
__ADS_1
Niko mendengarkan cuek tapi juga mengangguk ."Dasar wanita keras kepala." gumam Niko menatap Orchid yang berjalan meninggalkan Niko di parkiran sekolah.
Orchid sedang berada di lorong kelas berbicara dengan Ryan dengan serius. Niko mengamati dari jauh karena sekarang dia bersama Nita dihalaman sekolah.
Niko penasaran dengan yang dibicarakan Orchid dan Rian ,apalagi Niko tau Ryan pemakai ganja .
Orchid tau Ryan seorang pemakai tapi dia tidak pernah menghakiminya sebab itu Ryan percaya dan mudah bicara dengan Orchid .
Siang itu Orchid memutuskan membantu Ryan agar berhenti dari candunya ,walau Orchid tidak 24 jam bersama Ryan .
Orchid percaya Ryan pasti bisa melakukan meski akan berat diawal bagi Ryan .
Obat dan teknik terapi apapun tidak akan berhasil jika tidak ada tekad dan dukungan orang orang yang dipercayanya.
Orchid bersama Caca juga berusaha membatasi kenakalan remaja yang membuat sebagian temannya mulai gemar membuat masalah di sekolah maupun di luar sekolah.
Niko semakin cinta dengan kelakuan Orchid yang terus aktif setiap hari. Hal itu membuat Niko ikut ambil bagian di setiap kegiatan yang direncanakan Orchid dan Caca .
Orchid dan Caca juga di kenal oleh banyak anak anak nakal dari sekolah sekolah lainnya.
Bukan karena prestasi belajarnya tapi dihormati mereka karena kepiawaian mereka menyelesaikan permasalahan .
Banyak sekali kegiatan yang membawa mereka lebih positif dan tidak menyia-nyiakan masa remaja mereka.
__ADS_1
Secara berkala siswa siswa dari sekolah lain bertemu di taman kota mempererat silahturahmi juga untuk membahasa isu isu antar sekolah lebih dini agar tidak terjadi tawuran apalagi dendam.
Terkadang mereka melakukan kegiatan sosial maupun wisata bersama.
Orchid namanya memang dikenal banyak orang tapi cenderung tidak suka dikenali.
Caca punya keunggulannya sendiri,dia cantik bagai Dewi ,anggun dan menarik. Caca lebih dominan dalam kegiatan itu karena selama dia mengenal Orchid dia bisa menjadi dirinya sendiri ...mengenal lebih banyak dunia luar,dari sebelumnya dia hanya tau sekolahnya juga keluarganya saja selebihnya dilarang.
"bagaimana jika mama tau kalau Orchid dan Caca berkelakuan seperti ini di luar sekolah?!" gumam Niko karena Caca sepupunya yang pendiam menjadi sangat cerewet dan galak.
"apa yang kamu pikirkan ?" Orchid mengagetkan Niko .
"kamu taukan mamaku , gimana kalau mama tau kelakuan kalian ini?" duduk bersama di depan panggung teater taman kota.
"mamamu pasti akan memberi kami banyak nasehat." jawab Orchid nyengir .
"Tante itu sosialita parah , pasti akan mendukung kami." sambung Caca .
"benar juga , kenapa aku lupa kalau mama sosialita ,,, aku jadi punya ide..."terawang Niko .
"ide apaan?????" sahut Caca .
" buat mama jadi penyandang dana kita " jawab Niko lalu tertawa lepas,di pandang Orchid dan Caca melongo .
__ADS_1