
Orchid yang mendampingi pelatihan pasukan khusus terrahasia itu tak jarang pulang ke rumah utama . Tidak memiliki kesibukan berarti dalam menjadi penjaga ring of fire membuatnya memilih melakukan saran saran ibunya untuk mempertajam spiritual nya.
Tak pernah lepas dari hatinya nama Tuhan dan rasulnya. Matanya selalu mengawasi orang orang yang menjadi tanggungjawabnya baik dekat maupun jauh, pendengarannya bagai detektor yang slalu waspada akan kemungkinan , mulutnya melafalkan ayatullah sewaktu waktu.
Semakin hari semakin berpendar spiritualnya .Semakin hari semakin kuat pasukan yang dibawanya. Menaklukkan suhu dingin pegunungan ini hanyalah awal bagi mereka. Siberia akan menjadi pelatihan titik beku untuk mereka setelah Himalaya.
Setiap hari tiap personil selalu mengisi data grafik imun tubuh setelah cek up ala rumah utama. Sebulan latihan fisik seminggu psikis seminggu taktik taktis ,dua Minggu bio,geo,meteorologi militer sebulan sisanya meta ekologi dan kamuflase .
Meski tiga puluh personil sudah memiliki semua tehnik militer di Matra mereka bagi mereka kamuflase dan meta ekologi yang di ajarkan Orchid adalah hal baru dan asing bagi mereka.
Tidak semua orang bisa mengikuti kamuflase dan meta ekologi yang di ajarkan Orchid , dan tidak wajib. Bagi yang lolos akan menjadi kandidat sebagai pasukan paling rahasia milik negara seperti jendral yang mengirim mereka. Bagi yang tidak mengikuti mereka mengulang pelatihan sebelumnya.
Tiga bulan masa pelatihan di pegunungan Kanada telah selesai tanpa gangguan berarti dan hari ini adalah hari pengujian mereka sebelum kembali ke markas.
Letjen memerintahkan pembongkaran barak dan pengambilan bekal .
Setelah semua selesai dan tersusun rapi, seperti biasa di bagi menjadi enam regu dengan personil berbeda.
Orchid baru saja kembali dari dalam hutan setelah semalaman membuat simulasi perang untuk ujian.
" bagaimana...apa sudah siap?." tanya Letjend Dani .
"sudah..." singkat Orchid .
"baiklah anak anak ... bersiaplah ... tiap regu masuk berselang sepuluh menit, ambillah tugas dalam gulungan ini,misi dan waktu sudah ditentukan di dalamnya." seru Letjend yang kemudian masing masing komandan regu mengambil gulungan.
Masing masing bersama regunya membuka gulungan yang di ambil.
" baiklah,apa kalian siap...? " seru Letjend .
"siap komandan...." seru serempak seluruh personil.
"mulai!." seru Letjend .
Regu pertama mulai berlari memasuki hutan begitu seterusnya berselang sepuluh menit hingga regu terakhir .
__ADS_1
Tinggal Orchid dan Letjend di lokasi tersebut bersama peralatan yang sudah di rapikan menunggu di bawa pulang.
Letjend dan Orchid memantau mereka dengan penta diagram Orchid yang juga di gunakan untuk mengendalikan hologram buatannya.
" Chid...kamu gak lelah?semalam kamu membuat simulasi dan beberapa hari kedepan mengawasi mereka...?" tanya Letjend Dani penasaran.
Orchid tersenyum .
"Di saat seperti ini jika aku meninggalkan mereka,ibuku akan menghukumku,,,paman tidak tau betapa mengerikannya ibuku itu." jelas Orchid sambil mengamati diagram .
" ibumu itu baik...tidak pernah bersuara nyaring ketika melatih kami dulu...malah seperti malaikat." terang Letjend Dani yang juga mengamati pasukannya di diagram.
"itu dengan kalian,denganku tentu berbeda..." balas Orchid .
"setelah ini kau bisa libur sebulan ,,, mereka akan ku tangani di markas." Letjend memberi masukan.
"baiklah .. aku akan mengunjungi kakakku, sedikit bersantai di Sierra Leone mungkin bagus buat mood ku." Orchid menanggapi .
"jauh banget ,Afrika lagi." gumam Letjend .
"hei... ini jaman modern ...mana ada..." ledek Letjend tak percaya.
"paman boleh tidak percaya." singkat Orchid .
" ya gak percaya...gak real,gak logik." sarkas Letjend .
" tidak apa,,,nanti paman percaya sendiri,bukan aku yang buktikan." santai Orchid memainkan bola giok di tangannya.
"aaaaach terserah..." gumam Letjend .
"ngomong ngomong kenapa kenapa sampai Afrika? di Indonesia banyak kan?." Letjend ingin tahu.
"disana termasuk yang tertua...penyakit hati dan pikiran orang orang disana memberi makan satan lebih banyak. Sedang negri kita di huni iblis yang dari dulu sampai nanti tetap menggunakan peraturan yang membatasi gerakan mereka sendiri. Keluhuran nenek moyang negri kita masih terjaga,itulah yang membuat iblis segan dan tidak sama dengan iblis di luar sana apalagi satan ." terang Orchid .
"apa bedanya...sama sama menyesatkan." enteng Letjend .
__ADS_1
"iblis sama dengan manusia ketika dihasut satan. Iblis memiliki peraturannya sendiri pada manusia,sedang satan akan membuat manusia buta hati sebagai makanan terlezatnya. Semua manusia yang bersifat berlebihan adalah boneka satan. " terang Orchid yang tetap mengawasi diagram .
"berarti kita seserver dong dengan iblis." Letjend mencoba logis dengan penjelasan Orchid .
"tidak, manusia memiliki akal dimana akal ini seperti senjata yang bisa menghancurkan apapun, termasuk manusia itu sendiri." jelas Orchid .
"ngeri juga...eee nihc kalau manusia dikendalikan satan ,apa akal bisa membantu." tanya Letjend ingin tau jawaban Orchid .
"hanya jika manusia itu dekat dengan Tuhan maka akal dengan sendirinya justru menyiksa satan. Asal paman tau satan itu ahli ibadah juga ahli menyesatkan, tapi jika manusia itu melakukan kewajibannya pada Tuhan maka satan bakal ngamuk luar biasa hanya gak bisa berbuat apa apa." jelas Orchid .
" banyak ya manusia sarang satan?." tanya Letjend .
" sangat banyak,karena mereka tidak menjalankan kewajiban pada Tuhan meski berprilaku baik. Ingat paman...jika bertemu manusia satan, diam jangan menanggapi bisa bisa paman tersesat." kembali Orchid menjelaskan.
" gimana tau itu orang sarang satan kan sama saja dilihatnya..." logis Letjend.
"orang yang membenci orang lain berlebihan itu ciri yang mencolok. Pandai bersilat lidah demi tegaknya keinginannya. Memaksakan kebenarannya pada orang lain. energi negatif bisa dirasakan jika berada di dekatnya, menganggap dirinya lebih tinggi segalanya dari orang yang tidak sepaham ." terang Orchid .
" waduh...lagi ngetren di negri kita...gila gila gila...jadi negri kita jadi sarang sekarang." Letjend teringat suasana masyarakat beberapa tahun belakangan.
" satan punya dua misi untuk negri kita...menyesatkan orang orangnya untuk memberi makan manusia iblis yang terkurung di ring of fire agar bisa bebas lebih cepat untuk membuat kerusakan di bumi. Kemudian membawa sebanyaknya jiwa jiwa ke neraka bersama mereka dengan maksud tidak hanya bangsanya yang menghuni neraka." terang Orchid .
" hmmm cepat cepat tobat nich..." seru Letjend .
" berhenti main sama perempuan di luar, istrimu ridho tuhanmu begitu sebaliknya. biasanya hukumannya mulai di cicil di dunia,gak nunggu mati gak nunggu kiamat." terang Orchid yang membuat Letjend malu sendiri.
" gak lagi Chid...jangan nakutin,kamu diam menakutkan,bicara lebih menakutkan." Letjend menutupi rasa takutnya juga rasa malunya.
" paman...jeritan paling menakutkan setelah kematian...adalah jeritan orang orang yang semasa hidupnya merusak rumah tangga orang lain... Tuhan sangat membenci itu melebihi dosa membunuh." Orchid menjelaskan dengan menatap Letjend .
Letjend Dani tidak berani menatap Orchid dan mengalihkan pandangannya ke diagram. Kini di hati dan pikirannya berkecamuk rasa bersalah pada anak istrinya.
Orchid sengaja membahas dan memberitahu konsekuensi semua itu dengan harapan orang di sampingnya itu bisa membersihkan jiwanya kembali yang berarti memperkuat ring of fire.
Sebagai Guardians dilarang merubah takdir seseorang, hanya diperbolehkan membantu membuka jalan ke arah lebih baik.
__ADS_1