
Setelah pembicaraan keluarga yang penuh drama akhirnya mereka melakukan rencana Exxa.
Exxa mengirimkan email pada Oscar .
" Asyera Logandhi akan muncul di spanic tiga hari lagi."
Pesan yang dikirim Exxa dengan email ayahnya mampu menarik perhatian Oscar yang saat itu sedang melihat laporan perkembangan perusahaannya.
Oscar langsung membuka email tersebut,pesan email yang membuatnya bagai dihinggapi Dewi keberuntungan. Selain perusahaannya yang mulai stabil , papanya yang akan ikut berziarah ke makam mamanya juga Asyera Logandhi yang akan muncul di Spanyol.
"papa....papa....aku akan menemuinya..." seru Oscar menggema di penjuru rumah.
Rumah besar yang berada di Kensington itu mendadak jadi tempat bergunjing para maid yang pertama kali mendengar triakan Oscar ,triakan dengan nada bahagia yang tidak pernah terdengar terlihat di rumah besar itu. Mili yang mengasuhnya juga heran dengan yang di lakukan Oscar .
" Mili,kau jangan terkejut...dia sedang jatuh cinta pada seorang gadis tropis." jelas Alberto yang berpapasan dengan Mili didepan ruang kerjanya.
Mili melongo mendengar pernyataan Alberto .
"pangeran kecilku jatuh cinta." gumam Mili tak percaya mengingat Oscar tidak mudah menyukai orang diluar sana dan ini orang yang baru dikenal.
Mili mengekori Alberto menemui Oscar ke lantai atas.
"kau senang sekali..." suara Alberto mengalihkan pandangan Oscar .
" pa...kita akan terbang ke Spanyol besok." Oscar antusias .
" bukankah kita kesana Minggu depan?." Alberto memastikan.
" kita kesana besok,,,Asyera Logandhi akan berada di sana tiga hari lagi." terang Oscar penuh harapan.
"Oscar ,itu kabar baik." sahut Mili senang akhirnya pencarian Oscar berbuah manis.
"iya Mili ,,, tidak lama lagi aku pasti bertemu sahabat mama ." terawang Oscar ,tak terasa air matanya menetes.
Mili yang melihatnya menghapus dan memeluk Oscar .
Alberto hanya bisa tersenyum dengan ke bahagiaan putra sematawayangnya .
"baiklah aku akan menyiapkan pakaian kalian". Mili senang dan bergegas.
"Sasha ... jaga Mili dan rumah ini, aku akan pergi ke Spanyol beberapa hari." pinta Alberto pada tangan kanannya yang tak lain suami Mili .
Sepasang suami istri itu tinggal di rumah itu semenjak kematian Laura . Bagi mereka Laura adalah Dewi penolong mereka yang takkan bisa tergantikan.
🌇▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️🌄
🛫▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️🛬
Esok Alberto dan Oscar sampai di Madrid siang hari. Mereka akan tinggal di rumah lama selama di Spanyol .
Orang tua Alberto juga mengunjungi mereka.
Lama mereka tidak bertemu,mengingat hanya Oscar yang pulang ke Spanyol tiap bulan.
__ADS_1
Hari berikutnya mereka berempat mengunjungi makam Laura .
Seperti biasanya tiap kali Oscar berkunjung selalu mendapati makam yang terawat dan bunga segar. Laura seorang muslim yang berasal dari panti asuhan yang dikelola oleh patriarki pelindung Andalusia , dilatih sebagai pelindung dalam divisi antar bangsa membuatnya mengenal pelindung di berbagai penjuru dunia ,berbeda dengan saudara kembarnya yang memilih divisi bayangan yang bertugas membawa kembali milik pelindung Andalusia yang di curi dan diperdagangkan di pasar gelap.
"Oscar ,bunga ini..." Alberto heran.
"aku tidak tau siapa,setiap aku kesini selalu ada bunga segar. Aku sudah bertanya pada penjaga,mereka juga tidak tau siapa." terang Oscar .
Oscar meletakkan bunga lili putih di makam mamanya setelah mengganti air vas .
⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️
Ke esokan hari Oscar menunggu kabar dari Exxa.
Antusias Oscar dimakan waktu, hingga sore tiba Exxa tidak kunjung memberi kabar.
Keluarga Wira hari ini menghabiskan waktu di pantai setelah sekian lama.
Menjelang senja Exxa baru mengirim email pada Oscar jika Asyera berada di Plaza de Ezpana . Segera setelah membaca email,Oscar bergegas ke Plaza yang memakan waktu sepuluh menit jalan kaki.
Wira dan Arrasy pulang dengan mobil ke Madrid ,sedang Asyera dan Exxa menembus waktu ke Plaza de Ezpana.
Asyera menunggu di tengah plataran sedang Exxa berada di pintu masuk.
Pertemuan yang sengaja dilakukan keluarga Wira .
Oscar yang mencari cari tanpa tahu wajah Asyera terus berkeliling hingga melihat Exxa dan menghampirinya.
"apa kau bercanda,,,ditempat luas dan terbuka yang ramai ini bagaimana aku tau Asyera ?!." kesal Oscar .
"aku benar benar tidak mengerti ucapanmu ." gumam Oscar melihat kemana mana.
" matamu bisa melihat adikku berarti kau bisa melihat Asyera dengan mudah tanpa tau wajahnya." terang Exxa.
" kau...bagaimana kau tau itu?." selidik Oscar .
" Frans ." jawab Exxa.
Oscar terdiam,kemudian mengingat ingat hal yang berbeda pada Orchid .
"maksudmu...wings ?????." tanya Oscar ragu.
Exxa hanya tersenyum menatapnya lalu Oscar kembali mencari Asyera diantara orang orang di tempat luas itu.
Ketika Asyera berjalan ke arah Exxa, Oscar melihatnya dan berlari menghadang langkah Asyera.
" jadi ini Oscar ." batin Asyera ,menghentikan langkah dan mengamati Oscar .
"Asyera...kau Asyera...?" Oscar terengah engah .
" tenanglah ,,," Asyera mengulurkan sebotol air pada Oscar .
" terimakasih,bisakah kita berbicara?." sopan Oscar .
__ADS_1
" aku tidak ada waktu,katakan saja." Asyera berpura pura.
"aku mohon,,,ini tentang mamaku." pinta Oscar .
" baiklah karena menyangkut seorang ibu aku akan memberimu sedikit waktu." Asyera duduk di tangga di ikuti Oscar .
" apa benar anda Asyera?." tanya Oscar .
"ya,,,kenapa?." tanya Asyera balik.
"apakah anda mengenal Laura Ortiz ,mamaku?." tanya Oscar .
" Laura Ortiz ...jadi kau putranya???,. Asyera bersandiwara.
" ya,aku putranya,,,apa anda bisa mempertemukan aku dengan suami Anda ?." tanya Oscar lagi.
" itu mudah, tapi untuk apa?." tanya Asyera.
" aku ingin tau yang sebenarnya terjadi di hari itu." terang Oscar .
" Laura ... dia sangat baik,suamiku dan dia bersahabat cukup lama." terang Asyera.
" apa anda juga mengenal mamaku?." tanya Oscar .
" tentu saja, hanya suamiku lebih mengenalnya." jelas Asyera.
" aku mohon pertemukan aku dengannya ." pinta Oscar sendu.
" baiklah ,,, tapi tidak sekarang,aku akan menemuimu lagi sampai aku yakin kau tidak akan membawa bahaya untuk suamiku." jelas Asyera.
Mendengar perkataan Asyera,Oscar hendak memberi kartu namanya,selagi dia mengambil ...Asyera sudah hilang dari hadapannya.
" ini..." Oscar tersadar akan kepergian Asyera.
" bagaimana dia menemui ku jika dia tidak tau alamat ku atau nomorku atau emailku??." gumam Oscar .
Asyera sudah kembali ke apartemen di mana Wira dan Arrasy sudah kembali.
Oscar menghampiri Exxa yang masih berada di tempat yang sama.
" Exxa...bagaimana kau tau dia berada di sini?." selidik Oscar .
" seminggu lalu aku melihatnya di sini menemui seseorang." bohong Exxa.
" bagaimana kau yakin hari ini dia kesini lagi?." Oscar masih tidak percaya.
" itu mudah ... orang yang di temuinya salah satu anggota pelindung." karang Exxa.
" aku tidak mengerti,dan bagaimana dia nanti menemuiku seperti ucapannya." ragu Oscar .
" itu mudah baginya...dia seorang Guardians ,kau sudah terekam di ingatannya." terang Exxa.
Oscar lega mendengarnya,belum sadar dari pikirannya Exxa pergi meninggalkannya.
__ADS_1
Oscar mencari lalu melihat Exxa berjalan menjauh keluar.