Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Tuoli Guilin


__ADS_3

Orchid sengaja memakai hanfu dan cadar ,di sempatkan nya mengetahui keadaan seseorang yang mulai mengganggu penglihatannya sebelum pergi ke China .


Orchid bergegas pergi memenuhi undangan sebagai pimpinan baru pelindung ring of fire ke keluarga Tuoli Guilin ,pelindung tertua di dataran China .


Berangkat dari rumah utama bersama dengan tetua ke dua dan divisi bayangan (pengawal para tetua) melalui transportal rumah utama , dalam beberapa menit mereka tiba di istana tertua di China .


Istana yang tidak terlalu besar berada di antara gunung gunung dengan arsitek khas China , sepi dan menakutkan bagi orang masa kini,yang tidak tau sejarah dari istana yang di kira vila kuno biasa .


Dari sini Orchid membawa tetua kedua dan divisi bayangan bertransportal ke rumah Tuoli di Guilin dengan menggunakan ingatan tetua kedua .


"kakek ... ini tempat yang indah ..." celetuk Orchid yang baru melihat desa Guilin.


"kau benar ,,, desa ini dulu dikuasai iblis ,saudara Tuoli berhasil mengalahkan dan mengurung iblis di dalam bumi tepat di bawah rumahnya .Itulah sebab dia tidak mau meninggalkan tempat ini dan merubah tempat ini menjadi indah di empat musim ,membuat peraturan bagi suku suku yang tinggal di desa ini agar iblis yang di kurung tidak memiliki kesempatan untuk bebas." jelas tetua kedua.


Mereka berjalan keluar hutan desa menuju rumah Tuoli.


Sepanjang jalan tak jarang mereka bertemu penduduk yang masih memakai baju adat mereka dari kain tenun dengan pemakaian seperti orang Minang.


"selamat datang di desa guilin, terimakasih bersedia menerima undangan kami." sambut anak Tuoli , Guardians Hongli.


"jangan formal seperti ini,kita ini keluarga ." balas tetua kedua.


"maaf paman,mari ke rumah ...ayahku sudah menunggu kalian." sopan Hongli.


Mereka menaiki tangga yang tinggi sebelum masuk ke rumah Tuoli.


Mereka akhirnya memasuki rumah dan banyak keluarga Tuoli yang hadir.


"ayah...tamu kita sudah datang." Hongli memberitahu Tuoli.


Tuoli segera bangkit dari duduknya dan menyambut dengan ramah.


" paman... terimakasih telah datang." sapa Tuoli.


" semua bisa di tinggal ,jadi aku bisa mengunjungimu kali ini..." balas tetua kedua.


Mereka bersama ke aula rumah .


"silahkan duduk..." sopan Hongli.


"terimakasih ..." balas tetua kedua .


"silahkan ..." seorang gadis memberikan teh di meja kecil tepat di samping tetua kedua dan Orchid .


"terimakasih ..." sopan Orchid .


"semua dengarkan baik baik ,,, ini adalah saudara tertua kita ,pamanku datang hari ini memenuhi undangan kita dengan membawa seseorang yang telah aku janjikan pada kalian . Dan ini keberuntungan kita juga anugrah keluarga besar illiyin, hingga hari ini kita bisa melihat Guardians dari tanah surga." lantang Tuoli pada seluruh anak cucu beserta cicitnya.


"silahkan kakek..." pinta Hongli pada tetua kedua.


Tetua kedua berdiri.


" terimakasih ... kalian menyambut kami selayaknya keluarga . Aku membawa pemimpin baru sekaligus pelindung ring of fire yang juga seorang Guardians spesial . Aku harap ini menjadi penyemangat kalian sebagai pelindung dataran China . Orchid ..." tetua kedua beramah tamah kemudian memanggil Orchid .


Tetua kedua kembali duduk dan Orchid berdiri memperkenalkan diri.


"terimakasih atas perhatian kalian padaku, aku tidak tau gosip yang beredar di antara keturunan illiyin. Sekarang mendadak semua ingin melihatku langsung.


Tapi tidak apa apa ☺️ akan lebih baik seperti ini,sesama keluarga mengenali . Namaku Orchid Logandhi dari ring of fire." Orchid memberi hormat pada semua dan membuka cadarnya.


"kakak...aku ingin melihat Guardians ..." seru bocah kecil yang tak jauh dari tempatnya berdiri.

__ADS_1


" hushhh jangan nakal,kau tidak sopan... " seru seorang ibu muda menarik anaknya.


"maaf...dia masih kecil." sopan ibu muda itu.


"tidak apa apa" balas Orchid.


"siapa namamu ?" tanya Orchid .


"Lian ..." singkat bocah kecil.


"karena kau baik dan patuh pada ibumu,kakak akan perlihatkan." senyum Orchid .


Orchid melangkah ke tengah aula .


"kakek Tuoli ,maaf mengganggu sebentar." sopan Orchid .


"tidak apa apa,,,kami semua juga ingin melihat mu." balas Tuoli .


Orchid menutup mata,mengambil nafas dalam dan menghembuskan perlahan. Seketika muncul bau harum merebak .


Orchid mulai naik melayang di udara,zirahnya mulai terlihat, wings nya mulai mengembang hingga sempurna.


Semua mata tertuju padanya tak terkecuali beberapa Guardians yang pernah melihatnya di rumah Gil.


Kekaguman terlukis di wajah mereka.


"ibu benar,dia Guardians dengan sayap terbanyak ..." seru Lian.


"dia berbeda dari sebelumnya ..." gumam Guardians Niu.


"Yaaa,sekarang dia sudah memiliki zirah ..." sahut Guardians Wei.


"tidak cuma itu,,,dia bisa meredam energinya dengan baik,zirah miliknya itu memiliki enam Panji menjuntai yang berarti menguasai semua elemen alam." jeli Hongli.


Setelah itu dia kembali duduk.


"gosip yang beredar itu ternyata benar ...Orchid sangat berbeda dari Guardians kebanyakan." ujar Tuoli tertawa kecil.


"dia memang spesial ." bangga tetua kedua.


"Orchid ,kami ingin melihatmu agar kelak kami tidak salah mengenalimu seperti yang di lakukan Dokan." papar Guardians Wei .


Orchid yang mendengarnya mengernyit .


"apa maksud paman?" tanya Orchid .


"Kami mendengar kabar Dokan bertarung ."sahut Guardians Niu.


"itu bukan aku." jujur Orchid .


"benarkah ... jika bukan ,lalu siapa yang bisa menggetarkan Alpen dalam pertarungan? bahkan kabarnya Dokan harus memperbaiki lingkungan Alpen ." tutur Tuoli.


Semua mendengar percakapan dengan seksama .


" maaf kakek ... itu benar bukan aku,tapi saudara saudaraku yang bertarung dengannya ." jujur Orchid .


Semua terkejut mendengar pernyataan Orchid .


Tetua kedua hanya tersenyum mendengarnya.


" kau tidak bercanda kan???." itu mustahil ,,, aku pernah berhadapan dengan Dokan yang menyebalkan itu." Guardians Niu tidak percaya.

__ADS_1


" kakak...saudara saudaraku bekerja keras untuk itu dan Dokan melawan sendirian jadi Dokan lah yang menang." jujur Orchid .


" seumur hidupku juga dalam sejarah illiyin,tidak ada pelindung yang bisa mengalahkan Guardians ... apa bisa kau jelaskan padaku?." tanya Jia ,pelindung dari Hongli.


" hufffffh ... aku juga tidak begitu paham,ibuku hanya mengatakan pada kami bahwa kami harus melindungi satu sama lain tanpa harus di minta, aku jarang bertemu dengan mereka karena kami sengaja dipisah,kami memiliki master masing masing dan saling bertukar ketika bertemu. Dan yang terjadi di Alpen... saudara saudaraku mencapai batas fisik dan mengalami peningkatan energi menjadi pilar pelindung seutuhnya." terang Orchid .


"aaaa aaapaaa ... pilar pelindung..." Jia terkejut.


" kenapa Jia ?." heran Hongli.


" kakak... itu tahap tertinggi sebagai pelindung Guardians . Tidak mudah mencapainya apalagi di usia muda...mereka mencetak sejarah baru dalam generasi nya." terang Jia yang memiliki pengetahuan luas.


" hmmmm, pilar pelindung juga di sebut Guardians tak bersayap." ujar tetua kedua.


" cucu paman memang orang orang yang penuh anugrah." senyum Tuoli.


" yakinlah kalian bisa mencapainya, tali persaudaraan di tambah rasa cinta akan melahirkan kekuatan baru." tetua kedua menyemangati anak cucu cicit Tuoli.


" apa pilar pelindung itu keren kakek buyut..." tanya Lian pada tetua kedua.


Tetua kedua tertawa renyah mengangkat Lian ke pangkuannya.


" dengarkan... pilar pelindung sangat keren,dia bisa bertarung di udara ." papar tetua kedua.


" benarkah ... kalau seperti itu aku tidak perlu menjadi Guardians ,jadi pilar pelindung saja." polos Lian .


Semua tertawa mendengar Lian.


" sudah sudah,lebih baik kita mulai makan saja, pasti saudara kita dari jauh ini sudah sangat lapar." Tuoli mengakhiri.


Semua beranjak dari duduknya dan beralih ke dalam di mana meja meja sudah penuh dengan makanan lezat.


Semua memulai makan malam .


Mereka keluarga yang luar biasa.


Beramah tamah lagi setelah makan.


Setelah beberapa jam akhirnya tetua kedua berpamitan.


Mengingat usia tetua kedua Orchid memilih transportal langsung dari rumah Tuoli ke rumah utama.


" kakek... aku hanya bisa mengantar sampai sini saja." sopan Orchid .


" pergilah,,,hati hati." nasehat tetua kedua.


Orchid pergi ke ruang Logandhi mengambil bingkisan dan pergi lagi.


Orchid muncul di sebuah apartemen mewah , terdengar suara air dari kamar mandi.


Orchid meletakkan bingkisan di atas ranjang dan meninggalkan sebuah pesan.


...*Happy milad 😉...


Selama kita berdua berada di bumi yang sama


Selama kita diterangi matahari yang sama


Selama kita menatap langit yang sama


Percayalah, aku ingat janjiku

__ADS_1


Tulislah di kertas ini di mana aku harus menemuimu.


by Black Orchid* .


__ADS_2