
Matahari mulai bersinar terang.
Niko menunggu di ruang tamu.
Ibunya Orchid menghubungi sekolahan untuk ijin Orchid kemudian menghubungi Frans untuk pergi bersama Orchid ke kota asalnya. Setelahnya menghubungi keluarga Frans untuk menitipkan Orchid selama di kota SR.
Orchid masuk ke kamarnya membereskan isi tasnya sebelumnya kemudian mengambil tas yang lain dan mengisinya dengan beberapa pakaian kemudian mandi.
Ibu Orchid menyuguhkan teh dan kue pasar yang tadi dibelinya sebelum pulang ke rumah.
Niko mendapat sedikit nasehat juga pertanyaan tentang kakeknya,sebab ibu Orchid merasa pernah mendengar namanya di sebuah forum internasional yang juga pernah dihadirinya .
"Jam berapa kalian terbang?" tanya sang ibu.
"pagi ini buuu." singkat Niko.
"kalian nanti ketemu Frans di bandara ,dia masih menyelesaikan beberapa urusannya." terang sang ibu.
"iya buuu nanti biar kakakku yang menghubungi kak Frans ." sanggup Niko .
Setelah selesai Orchid dan Niko berpamitan . Mereka melaju ke rumah Niko untuk berangkat bersama keluarga Ardiansa.
Di rumah Ardiansa semua orang sudah bersiap dengan beberapa koper yang sedang dimasukkan bagasi oleh sopir mereka,tinggal menunggu Niko dan Orchid .
__ADS_1
Tak berapa lama datang,Niko memasukkan motor ke garasi sedang Orchid menemui keluarga Ardiansa di ruang keluarga.
Orchid mencium pipi kanan kiri ibu dan ayah Niko lalu bersalaman dengan kak Maxim .
Niko menyusul ke ruang tengah dan melapor pada ayahnya jika dia sudah mendapat ijin membawa Orchid bersamanya.
Kemudian mereka berangkat ke bandara dengan dua mobil.
____________________-----------------------------------
di kota SR.
Setelah pagi ini ibunya Orchid menghubungi ayahnya Frans ,terjadi kesibukan yang membuat para maid kerja x-tra .
Ternyata selain kedatangan Orchid yang mendadak hari ini mereka juga kedatangan tamu yang juga akan tinggal di keluarga Frans ,rekan bisnis ayahnya Frans yang membawa putranya ke Indonesia .
Alberto Ortega dan putra semata wayangnya Oscar Alberto Ortiz( marga almarhum ibunya disematkan sebagai bentuk cinta sang ayah).
Tuan Alberto lebih dulu datang ke kediaman keluarga Prabu.
_____________________-----------------------------------
Frans bertemu keluarga Ardiansa di pintu masuk bandara. Setelah menunggu satu jam mereka baru terbang ke kota SR.
__ADS_1
>>>>>>]}>>>
Setelah dua jam lebih penerbangan akhirnya mereka sampai di bandara kota SR.
Sopir Frans sudah menunggu dan mengenali tuan mudanya.
Keluarga Ardiansa dijemput mobil yang di kirim hotel tempatnya menginap. Sedang Frans ,Orchid,dan kedua putra Ardiansa menaiki mobil Frans .
Mereka menuju hotel tempat mereka menginap ,hotel milik saudara Piter tempat diadakan pertemuan keluarga .
Frans dan Orchid menunggu di rest hotel sedang keluarga Ardiansa menuju kamar masing masing dan segera bergabung dengan Frans dan Orchid karena mereka semua melewatkan sarapan.
Setelah makan mereka mengobrol sebentar dan meminta agar bertemu di jamuan makan malam nanti.
Orchid ,Frans ,dan kedua putra Ardiansa berpamitan untuk ke rumah Frans .
Kota yang sangat indah meski bising dan macet,masih banyak pohon di jalan jalan kota.
Satu jam berikutnya mereka baru memasuki halaman rumah Frans setelah menerjang kemacetan kota.
Tamu pak prabu tinggal di paviliun samping rumah utama yang masih terhubung. Pak prabu dan istrinya sedang berada di paviliun taman belakang rumah.
" maaf tuan, nyonya...tuan muda pulang bersama teman temannya, sekarang menunggu di ruang keluarga." lapor maid .
__ADS_1
"apa kamar putri ku sudah siap?." tanya Julli sambil berjalan kedalam bersama suaminya di ikuti maid.
"sudah siap nyonya,tinggal menunggunya datang." jawab maid yang tidak tahu bahwa putri yang di tunggu sudah datang bersama tuan mudanya. maklum mereka tidak pernah bertemu Orchid .