
Sambil berjalan menuju ruang keluarga Frans bicara pada Exxa.
"kapan datang?." tanya Frans penasaran.
" baru saja tiba di kota ini." balas Exxa.
Jawaban Exxa membuat Oscar terkejut dan mengurungkan niatnya untuk pergi.
Dia ingin memastikan Exxa yang sekarang disini adalah Exxa yang dicarinya atau bukan.
Mereka bertiga duduk di ruang keluarga,Frans meminta maid membuatkan minuman dan cemilan.
" jam berapa terbang ke SL? tanya Exxa.
" besok pagi." singkat Frans .
"bagus,,,lebih cepat lebih baik agar aku cepat kembali." harap Exxa.
"jadi kau tidak akan lama di SL kan??!." Frans ingin tahu.
"tenanglah aku hanya sebentar,karena aku ada urusan lain,,mencari orang yang berani mengusik ketenangan ayahku." Exxa menerawang penuh amarah dimatanya.
Frans merasa mendadak ruangan itu menjadi sangat dingin,dia tahu keahlian Exxa yang didapat dari kerja keras,ditempa keluarga sejak dini di jalanan membuatnya seperti gangster tanpa kehilangan feminimnya.
Oscar yang tadinya senang mendadak khawatir mendengar ucapan Exxa barusan.
" sebenarnya apa yang sedang kalian bicarakan ?." tanya Oscar menutupi keresahannya yang tiba tiba muncul.
"bukan apa apa,,,kalau ku jelaskan pun kau pasti malas mendengarnya." kilah Frans .
"ini tentang kelangsungan sebuah keluarga." Exxa menanggapi datar.
__ADS_1
"Frans tolong pesankan tiket untukku,aku akan terbang bersama kalian." pinta Exxa.
"siap bosss." seru Frans .
"apa Orlo tidur?." sekali lagi Exxa bertanya.
"kurasa...yang jelas dia dikamarnya." jawab Frans .
Exxa pun beranjak dan pergi ke kamar Orchid.
Tinggallah Frans dan Oscar .
"jadi besok kau akan kembali ke kota SL?." tanya Oscar .
"Yaaaaa seperti yang baru saja kau dengar." santai Frans .
"kenapa buru buru? bahkan Exxa baru saja sampai." selidik Oscar .
Oscar mencoba memahami apa yang di katakan sepupunya. Niatnya tinggal tadi ingin tahu siapa Exxa,belum juga tahu pasti sekarang justru tahu mereka semua akan pulang besok pagi. Akhirnya Oscar pun pergi seperti rencananya sebelumnya. Frans masuk ke kamarnya.
Sudah pukul tujuh dan semua sudah berada di meja makan ,duduk di kursi masing masing.
Alberto diperkenalkan pada Exxa begitu juga sebaliknya.
Setelah selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga.
"ma,,,pa,,,besok pagi kita bertiga kembali ke kota SL." Frans memberitahu .
"loh,,kok buru buru?." tanya Prabu.
"gak juga pa,,,lagian ini bukan liburan,kalau kelamaan gimana pendidikanku..."Orchid memberi alasan yang masuk akal.
__ADS_1
"kamu pindah sekolah kesini saja sayang..." Jully memberi opsi.
" Tante...ibu minta kembali berarti harus kembali secepatnya, kita lihat keputusan ibuku nanti,,,apakah adikku akan tetap di SL atau tinggal di SR." Exxa menerangkan.
"apa tidak bisa seminggu lagi? setidaknya Oscar ada temannya di sini." Alberto menawar.
"apaan sih pa! aku sibuk gak perlu ditemani." Oscar tidak ingin di jadikan alasan.
"sudah sudah,,, jika Orchid dan Exxa sudah memutuskan kita harus menghormatinya." Prabu menengahi .
"aku gak pa???." Frans tak mau kalah.
"iya...keputusanmu juga..." jawab Prabu disambut tawa oleh Orchid .
Hati Oscar merasa bahagia ketika melihat tawa lepas Orchid tapi juga sedih karena tidak tahu kapan akan melihatnya lagi. Ingin melarangnya pergi tapi tidak punya alasan.
Setelah bincang cukup lama merekapun masuk kamar masing masing.
Malam ini Oscar tidak bisa tidur,ntah apa yang telah dipikirkannya hingga membuatnya seperti itu.
Pagi telah tiba,jadwal penerbangan pertama membuat mereka bertiga pergi ke bandara sepagi itu diantar Prabu dan Jully .Drama perpisahan ibu dan anak pun terjadi.
Exxa hanya bisa tertawa melihat wajah Frans yang gak ada sweet sweetnya ketika mendapati mamanya lebih sedih di tinggal Orchid dari pada dirinya.
" udah jangan cemburu,,,kayak gak tau mama mu itu." Prabu memeluk putranya.
"mama memang lebay pa." sahut Frans .
"Frans ,jaga adikmu dan jangan di ajarin macem macem! awas kalau gak bener!!!." ancam Jully yang masih memeluk Orchid .
"hedechhhh maaaaa anaknya yang ganteng ini gak dipeluk malah diancam." keluh Frans di ikuti tawa mereka.
__ADS_1
Setelah berpamitan mereka menunggu di gaet lokal ,sepuluh menit kemudian mereka naik pesawat kembali ke kota SL.