Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
segel baru ring of fire 3


__ADS_3

Seperti sebelumnya Orchid menyambung perisai dari gunung di daratan dengan gunung di dasar lautan hingga sampai di benteng gerbang ke dua.


"selamat datang di Alaska ..." Guardians Gravel (pria)dan Guardians Kilcher (wanita)bersamaan di belakang Orchid yang baru saja menginjakkan kakinya di Cleveland .


Guardians kembar dari Alaska itu tersenyum mendekati Orchid .


"terimakasih kalian berada disini." senyum Orchid .


"apa kau akan memulainya sekarang?" tanya Gravel .


"aku akan memulainya setelah Isak . Sebelum aku menjadi Guardians ,aku pernah kesini jadi ini akan selesai lebih cepat." Orchid tanpa ragu.


"kalau begitu kita ke goa dekat gerbang saja ,kita istirahat di sana." ide Kilcher.


Ketiganya pergi ke goa yang dimaksud .


Orchid yang lelah langsung tidur begitu saja diatas rumput dalam goa.


Gravel yang menyadarinya hanya geleng kepala melihat Orchid langsung tertidur.


"Kilcher ...kita tidak bisa memberinya daging, pulanglah mengambil makanan tak bernyawa untuknya,,," pinta Gravel .


"jika dia hanya makan itu ,apa tidak membuatnya semakin lemah?." ucap Kilcher.


"ayah bilang,,,pemimpin pelindung ring of fire ketika memperbarui segel gerbang akan melakukan ritual yang tidak boleh di langgar dari awal hingga akhir." papar Gravel.


"kita semua di sini makan daging...apa yang harus ku berikan untuknya..." bingung Kilcher.


"buah dan biji bijian cukup...ku dengar dia orang yang tidak merepotkan." jelas Gravel.


"semoga..." balas Kilcher.


Kilcher pergi dan kembali dengan cepat membawa buah dan beberapa biji bijian.


Setelah tidur satu jam akhirnya Orchid membuka mata,memandang cakrawala bergaris jingga di mulut goa.


"apakah nyaman ?." tanya Gravel.


Orchid tersenyum menanggapi.

__ADS_1


"dimana pun ... akan terasa nyaman ketika lelah." Orchid duduk diantara keduanya.


Kemudian mereka bergegas ibadah seperti biasanya hanya di selingi Orchid membatalkan puasa.


Setelah Isak ,Orchid bergegas melakukan tugasnya mulai dari dinding dalam gerbang.


Orchid meminta Gravel dan Kilcher membersihkan pintu gerbang dan mencari kayu bakar.


Gravel dan Kilcher mengamati Orchid yang sedang membuat segel di dinding dalam yang hampir selesai.


Hanya dalam waktu dua jam Orchid menyelesaikannya .


Orchid mengamati karyanya dengan detail, setelah dirasa tidak ada kesalahan dia tersenyum.


"bagaimana kau melakukannya?." tanya Kilcher.


" aku melihat liontin Gravel yang unik,,,dari situ aku tau itu lambang suku di sini." papar Orchid tersenyum.


"kau memang beda... dan seperti gosip yang beredar dalam keluarga besar kita." sambung Gravel.


"mmmm gosip lagi... apa aku sering di bicarakan diantara para Guardians ???." heran Orchid .


Gravel hanya memperlihatkan barisan giginya .


"beberapa tahun ini ...iblis menyintas di tanah ini, tapi kami berhasil meringkusnya , hal itu pengalaman berharga dan membuat kami makin termotivasi mengasah kemampuan kami." terang Kilcher .


"semangat yang bagus... akan lebih banyak lagi yang datang ...saat ini negeriku adalah tujuan utama mereka ... banyak sekali iblis yang menyintas di berbagai pulau, aku sudah berulang kali dalam setahun ini harus menurunkan pasukan langit, tapi banyak manusia yang tubuhnya telah dirasuki iblis menjadi korban. Aku terpaksa melakukannya sebagai pelindung tanah negeriku . Sebejat bejatnya orang di negeriku ....huffffh aku tidak tau harus bagaimana membuat mereka menyadari ,jika bukan karena pendahulu mereka yang tulus mungkin nur Kalam tidak akan ada di negeriku . Bah kan nur Kalam di negeriku harus menerima fitnah keji.Tapi tuhan memeliharanya dengan baik hingga Kalam itu siap.." papar Orchid panjang lebar.


"nur Kalam bisa ada dimana saja,,,tapi negrimu itu memang sejak dulu sudah di persiapkan ,nur Kalam menyatu dengan darah pejuang sudah pasti mereka dipersiapkan sebagai pertahanan pertama melawan dia yang kini matanya telah terbuka setengah." sambung Gravel.


"nur Kalam itu...manusia laki laki atau perempuan???." tanya Kilcher penasaran.


"nur Kalam bersemayam pada tubuh perempuan dari keturunan Rasul. Dan kau juga tau negerinya dihuni banyak keturunannya." terang Gravel .


"jika ada waktu kalian juga bisa mencari nur Kalam yang tinggal di tanah ini, bekerja sama dengannya menaklukkan iblis...ingat hanya perempuan yang mampu mencapai nur Kalam tertinggi bukan pria ,mengingat perempuan mampu melampaui batasan segala rasa. " jelas Orchid .


Setelah menjelaskan apa yang diketahuinya,Orchid segera mengerjakan pekerjaannya membuat segel baru gerbang kedua.


Gerbang kedua lebih kecil dari gerbang utama,Orchid akan lebih cepat menyelesaikannya.

__ADS_1


Setelah tiga jam barulah Orchid selesai menambahkan segel baru pada gerbang kedua.


Gravel dan Kilcher sedang membakar kayu yang tadi mereka kumpulkan.


Seperti gerbang utama, gerbang kedua juga harus di samarkan baik dari manusia maupun gaib.


Orchid mulai mengumpulkan bara kayu bersama mereka.


Setelah siap Orchid memulai ritualnya seperti yang di lakukan di gerbang utama.


Gravel dan Kilcher hanya melihat yang di lakukan Orchid .


"Gravel, kenapa dia membakar biji bijian hitam itu?." tanya Kilcher.


"tidak ada satu penyakit yang tidak sembuh dengannya kecuali kematian. Tidak hanya penyakit fisik tapi juga sihir" . terang Gravel.


"pantas saja ayah marah marah jika kehabisan biji hitam itu,tapi biji sekecil itu bagaimana bisa melawan sihir?." Kilcher penasaran.


"aku juga kurang tau soal itu,ayah selalu mengharuskan kita memakannya tanpa mengatakan apapun." ucap Gravel .


Orchid yang baru selesai dengan ritualnya segera turun menghampiri mereka.


"kau benar Gravel ,,, ini memang untuk melawan sihir. Semua yang berasal dari surga dan tumbuh dibumi, gaib tidak bisa mendekat apalagi menyentuhnya, kecuali surga telah menjadi halal untuknya. Biji hitam ini memiliki beberapa unsur unik,dia memiliki basa yang berubah sesuai keperluan tubuh. Dia bisa sedingin kurma juga sepanas jahe ketika memasuki tubuh. Orang yang terkena sihir kuat dia menolak memakannya,sedang sihir level rendah tidak tau tentang ini meski mereka merasakan kegelisahan." terang Orchid .


"pantas saja awal memakannya terasa pedas ..." sambung Kilcher.


"jika kau tidak menyukai bentuknya,ubahlah menjadi minyak ,itu akan mudah bagi tubuhmu." jelas Orchid .


Mereka kembali ke goa untuk tidur mengingat ini masih tengah malam.


Orchid lega bisa mengistirahatkan tubuhnya lagi.


Karena besok pagi dia juga harus kembali melakukan kerjaannya.


Jam empat pagi Orchid bangun dan memakan yang tersisa dari yang di bawa Kilcher.


Dia sudah memulai puasanya kembali.


"ok ,dari sini ke gerbang ketiga memakan waktu satu setengah hari , tapi tubuhku sudah cukup istirahat jadi dalam sehari aku harus bisa sampai." batin Orchid .

__ADS_1


Setelah matahari terbit,Orchid berterimakasih dan berpamitan pada si kembar.


Dia melesat ke langit meninggalkan Cleveland.


__ADS_2