
Semalam Asyera tidak menyinggung apapun,makan malam pun tak ada yang spesial .
Pagi ini setelah subuh, Asyera meminta Exxa dan Orchid ke kamarnya.
Tak berapa lama ke tiganya berada di kamar Asyera.
"dengarkan aku, kita akan tinggal di rumah utama untuk beberapa hari. Setelah itu,Exxa kau kembali ke Madrid dan tunggu ayah dan adikmu. Orlo akan tinggal di Mako Lantamal membantu jendral Yoris menyiapkan misinya." Asyera tidak ingin bantahan.
"apa ini tidak terlalu cepat buuu" tanya Exxa .
"tidak ,kita memiliki peranan sendiri dan berkejaran dengan waktu ." jelas Asyera.
"kenapa aku tidak bersama ibu atau kakak? kenapa ke Mako ?" penasaran Orchid .
"membantu Yoris juga penting untukmu,memperkuat pasukannya menumbuhkan jiwa pada negri ini akan membantumu menjaga ring of fire tetap menyala , semakin banyak orang mengikat jiwanya dengan negri ini semakin kuat benteng dan dunia akan aman hingga waktunya ." jelas Asyera.
" aku tidak mengerti,,, ring of fire ,jiwa,benteng,dunia..." Orchid bingung .
"kau akan mengerti setelah berada dirumah utama dek..." suara Exxa menghentikan Orchid berpikir jauh.
"lalu apa kita meninggalkan rumah begitu saja buuu?." Orchid ingin tahu.
__ADS_1
"tenanglah...rumah ini ada yang merawatnya." senyum Asyera yang melihat Orchid tak rela pergi begitu saja.
Setelah sarapan semua membereskan rumah dengan rapi, menutup jendela,mengunci pintu.
Asyera,Exxa,dan Orchid melingkar berpegangan tangan di tengah rumah.
Asyera membawa kedua putrinya menembus waktu,dalam sekejap mata ketiganya lenyap tanpa bekas.
Beberapa menit kemudian ketiganya tengah berada di sebuah rumah kuno nan luas.
Rumah yang begitu luas terbagi beberapa area. Sedang mereka berdiri tepat ditengah rumah yang memiliki keramik dengan simbol simbol alam.
Asyera mengajak kedua putrinya memasuki sebuah ruangan dimana ruangan itu seperti sarang laba laba , banyak deretan bangku mengelilingi podium bulat yang berada tepat ditengah ruangan .Bangku bangku yang tersusun melingkar dari bawah hingga keatas.
yaaa disinilah pengukuhan gelar dilakukan disaksikan seluruh keluarga besar yang sudah mendapatkan divisi masing masing.
Asyera menaiki podium menyerahkan kepemimpinan divisinya ke generasi selanjutnya.
Satu dari lima orang yang dituakan memanggil Orchid sebagai generasi dari Asyera yang harus menerima kepemimpinan divisi ring of fire .
Orchid menaiki podium ,dia yang tadinya tidak mengerti tata cara pengukuhan tersebut seketika ketika menginjakkan kaki ke podium membangunkan alam bawah sadarnya.
__ADS_1
Semua menjadi mudah bagi Orchid mengambil sumpah dan menerima kepemimpinannya.
Setelah melalui sumpah lintas zaman acara itupun selesai,semua keluar dari ruangan tersebut. Sebelum lima orang penting itu keluar mereka menyemangati Orchid yang masih terlalu muda untuk memimpin divisinya.
"gimana dek rasanya berdiri ditengah keluarga besar kita?." tanya Exxa sembari berjalan keluar.
"aku pikir akan menakutkan tapi ketika aku menginjak podium itu...aku seperti melihat semuanya ,kenapa dan bagaimana ring of fire bisa ada dan tetap aktif sampai sekarang." terang Orchid sedih hingga air matanya menetes tanpa disadarinya .
" Orlo mulai sekarang kau tidak hanya memimpin divisimu tapi kau juga terkait dengan divisi lain,bantulah mereka ketika mereka memintamu ." nasehat pertama Asyera .
"aku akan berusaha sekuat tenaga." Orchid menghapus jejak air matanya.
"semangat....." seru Exxa yang senang atas pengukuhan adiknya.
Ketiganya memasuki ruangan dimana diatas pintu ruangan itu tertulis Logandhi dalam aksara kuno.
Begitu ruangan itu terbuka,Orchid kagum tak bergerak.
"ayo masuk dan istirahatlah." Ajak Asyera memasuki ruangan.
"heiiii jangan bengong...ini hanya bagian kecil dari rumah utama. Simpan kekagumanmu itu untuk nanti ,aku akan mengajakmu berkeliling dan bertemu saudara kita." antusias Exxa menarik Orchid masuk.
__ADS_1
Semua benar benar di luar dugaan Orchid yang pertama kali berada di rumah utama.
Dalam benaknya dia bertanya tanya siapa sebenarnya dirinya,keturunan makhluk apa dirinya hingga bisa menikmati fasilitas secanggih dan seindah ini.