
Yang di lakukan Exxa pada dosen muda yang bernama Gani Albari di luar dugaan.
Exxa menghadang Gani di saksikan mahasiswa-siswi yang belum berani meninggalkan ruangan jika Gani masih disana. Gani ke kanan Exxa ke kanan Gani ke kiri Exxa ke kiri. Gani menahan diri untuk tidak kasar pada wanita.
Perdebatan yang tidak tau awal mulanya dimulai.
"maaf saya mau lewat." sopan Gani .
"silahkan." singkat Exxa.
Gani yang mencoba melangkahpun kembali di hadangnya.
"baiklah silahkan anda masuk duluan." pinta Gani sopan.
"terimakasih ." senyum Exxa.
Exxa tetap berada di tempatnya meski Gani sudah menyingkir.
Setelah menunggu dan tidak segera masuk akhirnya Gani merasa harus sedikit menekan agar wanita di hadapannya segera menyingkir.
"sebenarnya apa mau anda?kenapa menghalangi jalanku? dan kurasa anda bukan mahasiswa di kampus ini.........." cecar Gani tak selesai karena mendadak Exxa mencium bibirnya.
Exxa hanya diam dengan senyum tipis mengamati Gani yang mematung ,tidak habis pikir dengan kelakuan wanita yang baru saja menciumnya.
Terdengar suara sorak sorai mahasiswa di dalam maupun diluar yang melihatnya menyadarkan Gani yang beberapa saat menghilang ntah kemana.
"apa kau mengingatnya." Exxa mengeringkan matanya.
Entah apa yang sedang diperankan Exxa untuk menghadapi Gani.
"apa maksudmu?!." seru Gani tidak mengerti.
__ADS_1
"apa kau masih marah karena semalam?."drama Exxa.
"maaf aku tidak mengenalmu juga tidak mengerti maksudmu." tegas Gani meninggalkan kelas di ekori Exxa.
"apa kau akan terus lari dariku?." manja Exxa sembari menarik narik kecil ujung baju Gani .
Gani semakin mempercepat jalannya menuju ruangannya .Exxa mengikutinya sampai Gani dengan kasar menutup pintu ruangannya.
Didalam ruangan itu Gani terlihat frustasi sementara Exxa di luar tersenyum menang.
"ahc mau menghindari ku, ini permulaan ...kita lihat seperti apa besok kegilaan yang ku buat." batin Exxa .
Frans menghubungi Orchid memintanya agar menjemput Exxa pulang dan disanggupi Orchid .
Frans dan Sony kemudian menunggu Exxa di luar kelasnya,tak berapa lama Exxa menghampiri mereka.
"kalian membohongiku ya,,,dosen itu gak ada serem seremnya tapi lucu." Exxa tertawa mengingat tingkahnya sendiri .
Mereka bertiga ke kantin kampus ngobrol ,makan dan yang pasti menunggu Orchid .
Sepuluh menit kemudian Orchid memasuki kantin kampus mencari keberadaan ketiga kakaknya. Sony yang melihatnya memanggilnya dan melambaikan tangan.
Orchid segera menghampiri.
"wah wah... lagi makan apa kak?aku juga laper nihc." Orchid duduk di sebelah Exxa.
"gado gado sayang..." sahut Exxa.
"nich,,," Frans yang baru datang dari stand mengulurkan baki berisi sepiring gado gado dan segelas lemon tea kesukaan Orchid .
Mereka meneruskan kembali makan mereka,sesekali meledek satu sama lain.
__ADS_1
"habis ini kita pulang ya kak,,,kak Frans dan kak Sony masih ada kelas." lontar Orchid .
"iyaaa,tapi nanti mampir ke mall dulu dek,aku mau beli senar gitar." sahut Exxa.
Frans dan Sony lega mendengarnya. Saat itu pula Gani muncul ingin makan siang di kantin juga. Exxa yang melihatnya ,pikiran konyolnya mulai muncul.
Begitu Gani duduk menyantap makanan Exxa langsung pindah duduk di sampingnya.
Orchid heran dengan tingkah kakaknya lalu bertanya pada Frans dan Sony .
"siapa kak?." tanya Orchid .
"dosen korban kebohongan kita kemaren." jawab Sony
"kenapa kakak gak jujur sebenarnya..."kembali Orchid menanyakan.
"gimana mau jujur dek...kita belum ngomong kakak mu itu sudah beraksi duluan." terang Frans .
"kan bisa ngomong pas di sini tadi,,," Orchid terus menekan.
"maaf ... susah mau ngomong jujur sama kakakmu,takut duluan." melas Sony .
Orchid pun membawa makanannya ke meja Gani.
Kini Gani diapit dua saudara yang tidak dikenalnya yang membuat Gani ingin segera pergi. Ketika Gani berdiri hendak meninggalkan meja ,segera Exxa dan Orchid menginjak kaki Gani .
Gani kesakitan dan kembali duduk,dua saudara itu tidak menghiraukan Gani .Dua saudara itu tetap melanjutkan makan dengan kaki menginjak kaki Gani di kanan dan di kiri .
Gani ingin memarahi keduanya namun begitu mulutnya baru terbuka Exxa langsung menyumpalnya dengan potongan tomat. Gani meludahkan tomat dengan hati yang kesal hendak marah lagi ,kini Orchid yang memasukkan telur utuh ke mulutnya.
Gani benar benar menahan marahnya pada kedua saudara itu. Orchid mengikuti permainan kakaknya seperti kekonyolan mereka dulu di Madrid .
__ADS_1