Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Niko x Gani (pencarian)


__ADS_3

Setiap bulan seluruh gaji Niko dari perusahaan kakeknya telah di investasikan ke perusahaan ayahnya.


Investasi Niko yang besar mampu mendongkrak saham perusahaan Piter . Kecakapan Maxim menangani masalah masalah yang timbul membuat perusahaan Piter semakin menggeliat.


Tanpa sepengetahuan Niko ,kakeknya telah memiliki seluruh transaksi keuangan Niko . Kakeknya membiarkannya karena itu adalah hak cucunya . Kakeknya juga tau jika selama ini Niko terus mencari informasi keberadaan Orchid .


Malam hari setelah menemani karyawan karyawannya lembur,Niko segera pulang membersihkan diri.


Berendam di bathtub dan pikiran melayang dalam kesunyian terbawa harumnya aroma lembut lavender .


"di mana kau sekarang???. aku sangat merindukanmu ...aku ingin bertemu ... apa kau mengingkari janjimu ... kenapa kau menyuruhku menjadi kuat jika kau menghindariku ... " batin Niko menerawang jauh .


Niko membuka mata dan menyelesaikan mandinya.


Selesai dan siap tidur,tapi pikirannya tidak membiarkannya tidur .


Keluar kamar mengambil sebotol wine dan gelas, duduk sendirian menikmati wine .


Kembali dia menghubungi Maxim .


Niko : kak...


Maxim : yaaaa...


Niko : bagaimana ?


Maxim : belum ada...rumahnya tetap kosong,orang yang sesekali membersihkan rumahnya juga tidak tau apapun.


Niko : kenapa dia sembunyi dariku...


Maxim : tidak,sejauh yang aku kenal dia bukan tipikal orang yang lari dari masalah.


Niko : ini sudah terlalu lama kak...


Maxim : bersabarlah ,aku juga berusaha .


Niko : ya,tolong kakak tetap mencarinya .


Maxim : pasti.


Niko : baiklah , salam buat papa mama...jaga kesehatan kalian.


Maxim : iya,kau juga.


Telfon terputus dan Niko melanjutkan minumnya .


"kau harus menepati janjimu,,,meski sekarang tidak ada hubungan di antara kita, kau harus menemui ku kapanpun aku mau." batin Niko .


Kini menghabiskan sebotol wine menjadi kebiasaan Niko .


Bangun dalam keadaan kusut ,tidur yang tidak sehat,terkadang Toni membangunkannya untuk pergi ke kantor.


⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️


Kota SL.


"ok ,,, semua sudah siap." semangat Gani .


Gani membereskan mejanya membawa miliknya ke dalam box untuk di bawa pulang .


Ini hari terakhir dia mengajar,juga berpamitan dengan rektor dan dosen dosen.


Sebulan yang lalu Gani datang ke Madrid untuk mencari tempat tinggal juga pekerjaan atas lisensi kampus, datang ke kampus barunya sebagai mahasiswa.


Dia senang banyak yang membantunya selama mengurusi keperluannya dalam kunjungan dua pekannya di Madrid .


Tak lupa sedikit sedikit mencari informasi keberadaan wanita yang beberapa bulan lalu mencuri hatinya. Meski tidak mudah pasti ada, banyak WNI yang menetap di tambah komunitas mahasiswa membuatnya semangat .

__ADS_1


Tak tanggung tanggung, beasiswa untuk politeknik tetap di lakukan dan dia juga mengambil kedokteran secara mandiri . Dua universitas sekaligus .


( berlawanan jurusan??! seberapa cerdaskah ini orang??🤔,dua universitas plus kerja 🤔🤔🤔 mikirin saja sakit kepala apalagi menjalani seperti yang di lakukan Gani ...pusing,gak nyampai otak ini.)


⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️⏮️


Maxim yang sudah lama cuti dari kampus untuk membantu papanya akhirnya mendapat telfon dari Frans .


Maxim : ya,haloooo Frans ...


Frans : masih sibuk???


Maxim : lumayan...bagaimana???


Frans : masih belum.


Maxim : kemana sebenarnya mereka???


Frans : justru apa yang terjadi pada mereka...


Maxim : maksudmu?!


Frans : aku pulkam seminggu yang lalu,papaku bilang ibu angkatku berkunjung ke rumah sebentar .Itu selang beberapa hari setelah terakhir aku chating dengan Orchid .


Maxim : berarti mereka ada di SR?


Frans : tidak pasti.


Maxim : apa papamu tidak mengatakan sesuatu yang bisa jadi petunjuk???


Frans : tidak ada, ibu angkatku berkunjung untuk melihat sendiri kesehatan papaku.


Frans : tunggu...papaku pernah bilang jika ibu angkatku ke SR sendirian biasanya dia habis dari Mako Lantamal ...


Maxim : jangan bercanda...kamu pikir mudah keluar masuk sana...


Frans : apa aku sedang bercanda ???!!!!


Frans : benar juga,,,kenapa tidak terpikir olehku...kau benar , Exxa dulu pernah cerita pada kami waktu dia masih tinggal di Indonesia .


Maxim : semakin sulit saja...


Frans : tenang...aku pasti bantu,aku juga ingin tau kemana mereka semua.


Maxim : caranya ...


Frans : mudah,,dengan koneksi ,,, papaku orang ternama pasti ada petinggi yang bisa di andalkan.


Maxim : kuharap secepatnya ,,,ini sudah terlalu lama dan sebentar lagi ulang tahun adikku .


Frans : tunggu kabar dariku,,,ya sudah aku pergi dulu,Sony sudah berisik di depan.


Maxim : ok, terimakasih ... kalian selalu membantuku.


Frans : jangan sungkan ,,,


Maxim : terimakasih .


Telfon terputus...


"akhirnya ada titik terang setelah sekian lama,bersabarlah..." gumam Maxim .


⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️⏭️


Gani pulang cepat dari kampus ,dia hanya punya waktu satu jam sebelum terbang ke Jakarta .


Orangtuanya sudah bersiap ,koper sudah masuk mobil .

__ADS_1


"pa...ma..." Gani memasuki rumah .


"nak,kita makan dulu saja." pinta mama Gani .


"aku mandi dulu ma..." balas Gani .


" mandi nanti aja,,,di jakarta,,,lagian waktunya gak nyampai,apalagi jalan ke bandara macet jam segini." gerutu mama.


"iyaaaaa" singkat Gani menurut.


Merekapun makan siang bersama di rumah.


Orangtuanya sangat bangga dengan putra bungsunya ini.


Dulu di suruh langsung lanjut terima beasiswa ke Madrid gak mau,dan hanya hitungan bulan setelah jadi dosen malah mau lanjut.


Sedihnya mereka harus berpisah lagi dengan nya yang baru menetap di Indonesia beberapa bulan saja kini pergi keluar negri lagi untuk studi .


Lain halnya dengan Gani yang ingin segera tiba di Madrid ,sangat semangat.


Setelah selesai makan mereka segera berangkat.


"nak jangan lupa ...paspor ..." mamanya mengingatkan.


"iya ma,,,sudah Gani siapin semua semalam,dah masuk sini." terang Gani memakai tas.


Mereka masuk ke mobil.


"gimana ...ada yang ketinggalan gak?." tanya papanya.


"gak ada pa..." jawab Gani.


Akhirnya mobil melaju .


Sedikit macet di persimpangan jalan masuk kota.


Akhirnya sampai juga di bandara .


Orang tuanya mengantar sampai lobi pengunjung saja,bandara kecil nan sibuk ini tidak memiliki gedung yang luas tapi nyaman.


Gani berpamitan,sedikit drama juga.


Menunggu sebentar barulah jadwal terbang,meski tadi ada sedikit insiden tiket .


Penerbangan satu setengah jam.


Gani sudah memesan hotel dekat bandara jauh jauh hari .


Dari bandara di Jakarta ,kakak perempuan dengan suaminya sudah menunggu siap membawanya ke hotel.


Sampai di hotel,sudah menunggu kakak laki lakinya bersama keluarga kecilnya .


Di kamar hotel yang besar itu berasa ada acara reuni ,rame...


"jam berapa nanti terbang ?." tanya kakak ipar pertama.


" jam sembilan malam kak kalau gak delay ." balas Gani .


"auto tidur..." sahut kakak perempuannya.


"ya lumayan tidur, gak bisa tidurnya pas nunggu transit ,,,takut ketinggalan pesawat." jelas Gani.


Mereka asyik bercengkrama dan bercanda.


Mandi,makan,mandi lagi,,,tidur sebentar baru berangkat ke bandara diantar mereka semua.


Jam delapan malam menunggu di ruang tunggu keberangkatan dengan beberapa orang .

__ADS_1


Jam sembilan dua lima barulah Gani terbang menuju Istambul untuk transit barulah paginya terbang ke Madrid .


Penerbangan yang melelahkan namun tidak terasa karena semangatnya yang di penuhi harapan harapan indah.


__ADS_2