Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Menjawab asa


__ADS_3

Setelah sampai di depan rumah Orchid ,Niko mematikan motornya dan menghubungi Orchid .


Setelah 5x terus menerus menghubungi akhirnya Orchid mengangkat telfon Niko .


"yaaaa..." Orchid bersuara.


"keluarlah...aku didepan rumahmu sekarang." suruh Niko .


"pulanglah...aku lelah...mau tidur..." Orchid balik menyuruh .


"sebentar saja ..."Niko belum selesai bicara dan sambungannya sudah diputus Orchid yang malas padanya.


Orchid memakai piyama setelah meletakkan ponselnya dimeja .


Ya tadi Niko menghubunginya ketika Orchid mandi.


Orchid tiduran di ranjangnya ,memejamkan mata memikirkan apa yang sebenarnya di inginkan dirinya. Tadi ketika melihat Niko dia ingin bertemu,sekarang Niko ingin bertemu dia malas menemuinya.


Niko menghembuskan nafas panjang dan memukul angin karena kesal telfonnya diputus begitu saja oleh Orchid ,Anggrek hitam kesayangannya yang saat ini membuatnya khawatir.


Niko mencoba menghubungi lagi.


Sedangkan ponsel Orchid dalam mode senyap seperti mood nya.


Berkali kali Niko mencoba namun tetap tak diangkat .


ya Tuhan ijinkan aku melihatnya


berbicara dan memastikan keadaannya .


Aku tahu aku berlebihan mencintainya tapi hatiku tidak bisa aku kendalikan.

__ADS_1


Asa cintaku ini bukanlah drama korea ,ku mohon Tuhan tunjukkan belas kasihmu pada sang pencinta ulung ini.


Niko berharap Orchid menemuinya dan menjawab asanya menghilangkan lelahnya serta menambah daya cintanya.


Niko masih menunggu di atas motornya bersama angin malam.


Orchid baru saja mengakhiri membaca koleksi novelnya dan hendak mengambil air minum di dapur .


Lampu dapur masih menyala berarti ibunya masih berada di dapur menyiapkan bumbu bumbu untuk memasak besok .


"sayang... siapa yang menunggu diluar? ini sudah larut malam." ibunya Orchid bersuara.


Lalu Orchid mengintip dari jendela ruang tamu. Orchid melihat Niko yang masih bertengger di motornya dan sesekali tangannya berlomba dengan serangga malam.


Orchid tertawa kecil melihat tingkah Niko.


"aku keluar bentar buuuuu" seru Orchid dari ruang tamu.


Orchid membuka pintu ,berjalan menemui Niko .


"kamu membuatku hampir mati putus asa menunggumu ." tatap Niko mendalam.


"seharusnya kamu pulang waktu ku suruh pulang..." seru Orchid tak kalah tajam menatap Niko .


Orchid menggandeng tangan Niko ,mengajaknya duduk di beranda rumahnya.


Niko mengikuti maunya Orchid tanpa penolakan.


setelah duduk lanjut ...


"kenapa tidak pulang?". tanya Orchid .

__ADS_1


"apa kamu baik baik saja?." Niko balik tanya.


"memangnya aku kenapa?kok segitu khawatirnya..." Orchid bersuara masih saling pandang.


"tadi Satria bilang ketemu kamu dan anterin kamu pulang,lihat kamu melamun dijalan...memangnya apa yang kamu lamunkan?!" terocos Niko .


"oooh Satria...kirain." singkat Orchid .


"kirain apaan ,jangan mikir aneh aneh! atau tadi kamu sedang ngelamunin pria lain?!." sergah Niko .


"ya memang lagi mikirin pria tadi." jawab Orchid .


"jangan mancing mancing,,,kamu tau aku orangnya seperti apa,." tegas Niko .


"gak perlu cemburu,,,pria yang aku pikirkan adalah kamu." jelas Orchid mengelus tangan Niko.


"aku... kenapa memikirkanku sampai melamun dijalanan...apa ada yang salah denganku ?." tanya Niko khawatir.


"aku tadi melihatmu....melintas dekat sekolahku! aku memanggilmu tapi kamu terus saja memacu motormu,,,padahal inikan gak libur!?!." jelas Orchid panjang lebar.


"maaf...." Niko mencium kedua punggung tangan Orchid .


"sekali lagi maafkan aku...". tatap Niko .


Orchid mengangguk dan keduanya tersenyum.


"Sekarang pulanglah,ini sudah larut..." usir Orchid berdiri menarik Niko .


"tapi aku masih ingin bersamamu..." Niko memelas.


"jangan seperti ini,,,kamu akan membuatku khawatir...jangan sakit karena aku." jelas Orchid .

__ADS_1


Niko memeluk Orchid sangat lama seakan sudah lama tidak bertemu sedangkan Orchid mengelus punggung Niko dalam dekapannya seakan mengerti kerinduannya yang terpisah jarak dan waktu.


Niko akhirnya pulang dan Orchid kembali kedalam rumah.


__ADS_2