
Tengah malam Orchid kembali ke rumah utama setelah uji akhir simulasi di Kanada selesai dan tentu membawa mereka semua kembali ke Mako Lantamal .
Asyera menemuinya sebentar lalu pergi lagi.
"Orlo...ubah jadwal mu...Exxa sudah mengirim pesan pada Indra . Kita semua akan merayakan ulang tahun ayahmu di Switzerland seminggu lagi. Datanglah ke apartemen besok siang. Aku pergi,,,daaaa" Asyera meminta Orchid .
"hmmm punya ibu gitu amat sama anak,,,." gerutu Orchid sendirian.
Setelah selesai membersihkan diri,Orchid ibadah malam seperti biasa di sambung sholawat hingga subuh barulah wudhu lagi untuk subuh.
"siapa...suara siapa ini..." batin Orchid ketika wudhu samar samar mendengar suara.
"hmmm mungkin aku kurang istirahat." gumam Orchid kemudian subuh .
Barulah membaca Al Qur'an setelah subuh.
Orchid menyelesaikan bacaannya ,matanya benar benar tak tertolong rasa kantuknya.
"ya Tuhan ...genggam rohku selagi aku tidur...aamiin." doa Orchid .
Dua pekan tidak tidur membuatnya pulas begitu tubuhnya berbaring.
Mengajar mempraktekkan meta ekologi membuatnya tidak bisa tidur berhari hari meski fisik sangat lelah,itulah efek samping dari meta ekologi bagi yang menggunakan.
⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️⏸️
Jam sembilan pagi Oscar keluar kamar hendak mencari Maria di asrama putri. Danil yang melihatnya berdiri didepan asrama putri langsung menghampirinya.
"hai nak...apa yang kau cari disini?." Danil menghampiri.
"oh,paman...aku kemari mau menemui Maria ." jelas Oscar .
"Maria ... ini asrama perempuan,banyak yang bernama Maria ." Jabar Danil .
"aaaaach,maaf paman,,,Maria yang dulu satu kamar dengan mamaku." Oscar memperjelas.
"mmmm,Maria Blanco ,selain sebagai kepala asrama perempuan dia juga pengajar,jadi jam segini dia berada di kelas . Carilah di gedung pendidikan ,aku tidak hafal jam pelajaran di tiap kelas. ya sudah aku tinggal." Danil memberitahu lalu meninggalkan Oscar .
Oscar berjalan di gedung pendidikan ,menyusuri lorong melihat kelas dari kaca pintu.
Seorang guru yang melihatnya pun keluar.
"maaf,anda mencari siapa?." tanya sang guru.
"maaf,aku mencari Maria Blanco ." sopan Oscar .
"aaaaa, Maria mengajar di kelas spesial ,pintu kelas warna jingga." sang guru memberitahu .
"baik,terimakasih ..." sopan Oscar .Setelah guru itu kembali masuk Oscar segera mencari pintu berwarna jingga.
Setelah mendapati ia segera mengetuk pintu,tapi tidak ada jawaban dari dalam meski kelas itu sangat berisik.
Oscar membuka pintu dan masuk namun tidak mendapati orang dewasa disana .
"kakak siapa?." tanya murid yang berada di dekat pintu.
" Oscar ...ah ya,di mana guru yang mengajar kalian?." tanya Oscar .
"ibu Maria di belakang anda." murid itu nyengir melihat Maria yang baru tiba.
__ADS_1
" ohc,Maria ...aku Oscar putra Laura Ortiz ,aku ingin bicara dengan anda setelah selesai mengajar ." Oscar mengutarakan niatnya.
"mmm, baiklah,,," sanggup Maria .
"anak anak,kalian tau siapa yang masuk ke kelas kita ini?." Maria bertanya pada murid muridnya.
"Oscar ... " jawab murid serentak. Oscar terkejut karena dia mengucap pelan namanya pada Maria .
"apa lagi???." tanya Maria kembali.
" kakak...berdirilah ditengah sini." pinta murid pria . Oscar berjalan berdiri di tengah ruangan .
" rumah kakak di London ." murid.
" Alberto ...ayahnya Alberto ." murid.
"aaaaaaaaaaach." murid.hening sejenak.
"kenapa bertriak,?!kau menghalangi yang lain." Maria menegur muridnya.
" maaf,aku terlalu senang mengetahui dia putra Laura Ortiz ." binar murid yang di sambut gaduh murid lainnya.
Oscar tertegun mendengar anak anak itu bersahut sahutan membuka dirinya satu per satu.
" kakak...tunggu aku besar,aku mau menikahimu..." seru anak perempuan.
"huuuuuu, kau tidak punya kesempatan." murid pria.
"iya...kakak sudah punya istri ." sahut murid lainnya.(mereka tidak diajarkan pacaran jadi mereka membaca situasinya sebagai istri)
"wahhhhh kakak...cantik sekali..." sahut murid perempuan. Oscar bingung sendiri.
Seketika semua murid terdiam kagum.
" ok... kalian berhenti, pecahkan kasus secara kelompok pilih satu diantara kasus ini." Maria membagikan map merah pada masing masing perwakilan kelompok.
Oscar dan Maria keluar menuju rest room . Oscar duduk dan Maria mengambil jus.
"tadi itu apa?." Oscar bertanya tentang yang terjadi di dalam kelas.
"aku mengajar khusus anak anak spesial karena tidak ada yang betah mengajar mereka." terang Maria memberi jus kemudian duduk diseberang meja.
"bukan itu,bagaimana mereka yang tidak mengenalku bisa tau banyak hal tentang aku ." spesifik Oscar .
"mereka semua indigo dengan spesialis berbeda beda,sama sepertiku." terang Maria .
"oh,mmm... Maria bisakah kau menceritakan kehidupan mamaku ?." Oscar tak sabar.
"dengan senang hati...
Laura dan Alicia dari keluarga bangsawan keturunan Sisilia yang menikah dengan Salvatore si Robin hood Sisilia .Mereka di bawa pada Hasan oleh ayahku ,Maikel ,sepupu Salvatore atas permintaan Salvator sendiri.
bayi kembar dan istri yang sedang mengandung ditinggal pada orang Andalusia muslim ,satu satunya orang yang dipercaya Salvatore yang tinggal dekat di perbatasan.
Mereka masih mengunjungi kami sampai usiaku tiga tahun. Setelah itu aku tidak tau,mamaku mengatakan pada kami bertiga mungkin papa sudah tidak ada.
Setelah itu mama menghapus nama belakang kami dan menggantinya .Itu adalah hari terakhir aku melihat mama sebelum kami di bawa ke yayasan Andalusia .
Demi keselamatan kami paman Hasan rela menjenguk kami yang sangat jauh dari rumahnya untuk memastikan kami baik baik saja.
__ADS_1
Demi kami paman Hasan kehilangan seluruh keluarganya .
Paman selalu mengatakan bahwa orang tua kami adalah orang orang baik dan kami harus mengikuti kebaikannya.
paman Hasan sudah seperti ayah kami sendiri,dia juga yang melatih kami. Melihat cara hidupnya membuat kami ingin sepertinya,dan mamamu yang pertama diantara kami di usia sembilan tahun memutuskan menjadi muslim .Dia mulai hidup dengan cara Islam .
Paman Hasan mulai menceritakan apa yang terjadi pada orang tua kami dan memberikan buku catatan Salvatore pada Laura dan Alicia ,sedang aku di berikan kalung mamaku.
Laura dan Alicia mulai serius dalam pendidikan yayasan sedang aku dilatih sendiri oleh paman tapi setiap kembali Laura dan Alicia juga mengajariku apa yang mereka pelajari . Sampai akhirnya aku bisa mengendalikan diriku barulah bergabung mengikuti pendidikan yayasan.
kami bertiga menjadi muslim bersama dengan waktu dan ilmu pengetahuan.
Mamamu dan Alicia bergabung dengan divisi di usia muda. di mana mereka baru tau kalau papa mamanya juga anggota divisi yang bertugas di Sisilia bersinggungan langsung dengan mafia,hukum,dan para neoliberal.
Alicia bergabung dengan divisi martir dimana dia menyusup ke dalam jantung mafia terbesar di dunia sedang mamamu bergabung di divisi antar bangsa sebagai kurir transfer orang orang dari seluruh divisi.
Yang paling lucu ketika papamu mengejar ngejar mamamu, Alicia selalu mengerjainya habis habisan dan tiap malam kami menceritakannya .
Sampai akhirnya yayasan Andalusia di serang mafia yang dulu membantai keluarga paman Hasan ,yaaa mereka mencari kami.
papamu terus menerus menghubungi mamamu agar tidak kembali ke yayasan ,Alicia harus menutupi tubuhnya untuk menolong sebisanya sedang aku dan beberapa yang tersisa mati matian bertahan sampai kami benar benar tidak bisa berdiri lagi di saat itulah mamamu datang membawa sahabatnya . Dipikir secara nalar tidak mungkin ,posisi Laura malam itu baru mendarat di Mexico jauh dari Spanyol . Sekuat tenaga aku berusaha membuka mata,dan yang kulihat benar benar kuasa Tuhan .cahaya terang benderang menyelimuti kami semua,sunyi tidak ada kebisingan senjata api lagi,tidak ada suara triakan lagi.
Aku pikir aku mati,,,di atas kami ada sosok bersayap mengudara ,sangat cantik .
Perlahan meredup dan turun menghampiri kami.
Ke esokan harinya ketika aku sadar ,hampir seluruh bangunan hancur anehnya bangunan tempatku berdiri utuh. Tak berapa lama datang banyak orang membawa bantuan,yang ternyata dari keluarga Serrano .
Penduduk di sekitar yayasan maupun pemerintah tidak ada yang berani membantu kami karena mereka juga terancam mafia sebelum pembantaian malam itu.
wanita yang kulihat malam itu datang bersama mamamu dan mengenalkan pada kami semua ,dialah yang membantunya kembali ke yayasan setelah melihat pesan Alberto setelah berada di bandara . Mamamu meminta bantuan Wira dan Asyera yang langsung membantunya.
Kami berduka paman Hasan meninggal malam itu bersama yang lain di aula ,kini tempat itu menjadi masjid yayasan.
Alicia ditemukan kritis di gedung sayap kiri siang itu.
Tuhan masih bermurah hati,Laura menangis memohon pada Asyera untuk menolong Alicia . Asyera bilang dia tidak bisa menolongnya kecuali dia sendiri memiliki keinginan untuk hidup.
Laura pingsan saat itu. Asyera meminta Alicia di pindahkan ke tempat datar dan lapang bersama Laura . Membiarkannya beberapa saat dan meminta yang dekat dengan keduanya untuk membantunya mengingatkan kenangan keduanya,akupun maju dengan menggenggam tangan keduanya aku menceritakan perjuangan kami .
Asyera dengan kemampuannya entah bagaimana terjadi,,,,ku lihat Laura dalam cahaya terang itu Laura memeluk Alicia dan menangis dan seseorang menyuruhnya kembali .
Aku mengusap air mataku ketika ku lihat kedua kakakku itu membuka mata bersama. Kami berpelukan sedang Asyera tiba tiba jatuh pingsan.
Wira bergegas membawanya ke tempat teduh dan mencari seseorang. Laura yang menyadarinya segera menghampiri Asyera yang tubuhnya menjadi dingin,Laura menangis sejadi jadinya. Wira yang mendengar Laura menangis berlari bersama seseorang langsung membawa pergi Asyera ntah kemana.
Laura berpikir itu adalah kesalahannya. Malam itu kami bertiga terjaga di kamar dengan pikiran kami masing masing .
Wira tiba tiba menemui kami bersama Alberto ,papamu mengatakan bertemu Wira di depan yayasan dan mengajaknya masuk.
Saat itulah Alberto tau kalau Laura memiliki saudara kembar. Seakan tau tatapan Laura, Wira mendekatinya dan menenangkannya . Papamu cemburu mengira Wira itu kekasih Laura .
Saat itu datang seseorang mengatakan bahwa Asyera sudah sadar dan Asyera tetap tinggal di rumahnya sampai pulih.
Laura menangis memeluk Wira . Wira dan Laura berterimakasih kemudian memperkenalkan orang itu sepupu Asyera ,Mark Gil Serrano.
Ternyata Mark malam itu juga tiba bersamaan dengan mereka,sebagai Guardians wilayah Andalusia .Aku mencercanya habis habisan karena tidak membantu kami dari awal. Lalu Wira mengatakan kalau Mark tidak bisa ikut campur dengan takdir ,sebelum membatu orang orang seperti Mark dan Asyera secara alami bisa mengetahui takdir seketika lalu menentukan keputusan yang diperlukan.
Laura berterimakasih dan meminta perlindungan pada Mark untuk yayasan Andalusia kedepannya.
__ADS_1
Sejak itu yayasan ini berada di bawah perlindungan keluarga Serrano terlepas dengan apapun yang di lakukan yayasan ini." Maria menyingkat ceritanya.
Oscar masih tertegun dengan cerita Maria ,dimana dia baru mengetahui bahwa mamanya memiliki hati selembut dan sekeras itu dalam menghadapi hidupnya.