Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
kembali ke Mako Lantamal


__ADS_3

Setelah perjalanan bersejarah ke Asgar ibu dan anak itu istirahat sehari di rumah utama.


Asyera segera kembali ke Spanyol melanjutkan pelatihan Oscar sedang kan Orchid memilih melanjutkan misi ke Mako Lantamal dimana masa istirahatnya sudah selesai dua hari lalu.


Bulan depan usia Orchid genap 16th dengan kemampuan Oscar sekarang membuat Wira dan Asyera memutuskan untuk menunda mempertemukan keduanya.


Oscar sendiri selain berlatih bersama sahabat mamanya dia juga melanjutkan kuliahnya secara online di universitas ternama Madrid .


⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩


Pagi itu Orchid keluar dari kamarnya menuju kantor jendral Yoris .


"Chid...kapan datang ... " seru Letjend Dani melihat Orchid berada di depan pintu jendral Yoris .


"ahc baru saja..." balas Orchid ,merekapun masuk kedalam kantor jendral Yoris bersama.


"bagaimana liburannya?." tanya Letjend Dani .


"cukup menarik . " malas Orchid .


"apa anak anak anda sudah siap ?." tanya Orchid .


"harus siap..." santai Letjend Dani .


Jendral Yoris masuk .


"kalian disini? ada apa?silahkan..." Jendral Yoris duduk di sofa di ikuti keduanya.


" tadinya saya kesini ingin menanyakan Orchid ,tapi ketemu di depan tadi..." Letjend Dani nyengir , ya Jendral Yoris tidak suka formalitas dengan bawahannya jika hanya berbicara hal ringan.


"Paman , aku ada hal penting yang sedang aku kerjakan saat ini jadi aku tidak membawa pasukan khusus ini ke Siberia , aku akan membawa mereka ke Himalaya . Dan setelah mereka selesai dengan tugas pertama negara aku akan membawa mereka kembali ke tiga tempat mematikan ,apa boleh..." sopan Orchid .


" selagi tidak menghilangkan nyawa,mereka di bawah pengawasanmu ,dan pelatihan tidak selama kemarin karena negara akan menerjunkan mereka bulan depan, apa kau bisa dengan waktu singkat melatih mereka di Himalaya ?." terang Jendral Yoris .


"2 Minggu cukup paman..." tegas Orchid .


" apa itu tidak terlalu memaksakan ?!." protes Letjend Dani .


" jika Orchid sanggup berarti mereka mampu, selama ini mereka di bawah pelatihan dan pengawasannya tentu saja dia sudah memperkirakan kemampuan mereka,atau kau tidak yakin dengan kemampuan mereka?." balas Jendral Yoris .


" bukan begitu... " lirih Letjend Dani .

__ADS_1


" lebih baik kita segera bersiap siap,aku harus menyiapkan semua disana,,," ajak Orchid .


" baik,Jendral kami kembali ke barak dulu." pamit Letjend Dani di angguki Jendral Yoris .


Keduanya keluar kantor, Letjend Dani menuju barak pelatihan sedangkan Orchid menuju hanggar simulasi.


"hmmm lama gak pakai diagram penta ... hishh otak ini kayaknya harus sering sering diasah ." gumam Orchid sebelum memprogram digital ruangan yang dipakai simulasi di dalam hanggar .


Orchid mulai pemanasan untuk melenturkan otot di tubuhnya terutama di lehernya.


Setelah pemanasan ,jari jarinya mulai beraksi dengan cepat memprogram ruang simulasi ,meski dia tidak menggunakan ruang simulasi tapi dia butuh pintu ruang simulasi untuk memperkuat lokasi karena dia melintas ruang dan waktu melalui portal dengan membawa banyak orang dan muatan yang membutuhkan durasi waktu lebih lama agar tetap terbuka . Pintu itu dapat menopang ketika Orchid berada disisi satunya menjaga portal tetap terbuka.


Setelah selesai ,Orchid mengunci pintu ruang simulasi agar tidak sembarangan di buka tanpa sepengetahuannya ,meski disitu terdapat cctv,,,karena dia terlalu malas mencari orang hilang di dimensi waktu.


Orchid keluar hanggar menuju barak prajurit khusus tiga Matra.


Orchid masuk dan duduk di dekat pintu masuk,Letjend Dani sedang menerangkan perubahan rencana yang dilakukan Orchid .


"kenapa ini mendadak komandan?." tanya prajurit A


"iya,pelajaran dua hari kemarin sia sia..." sambung prajurit F.


"seorang prajurit harus selalu siap setiap saat dengan perubahan rencana,apa kalian lupa setelah liburan?!." seru Letjend Dani .


"a apaa ini..."


"aaach kaki ku..."


Dua prajurit itu di paksa push up dan semua meja di sekitarnya terdorong menjauh.


Semakin mereka melawan ,tekanan yang di dapat semakin besar.


Tujuh prajurit yang lolos menguasai meta ekologi sebelumnya ,yang tadinya terkejut ingin menolong akhirnya mengurungkan niatnya setelah melihat tautan energi berpangkal pada Orchid .


"baiklah,,,biarkan mereka menyelesaikan hukuman yang mereka dapat,kembali duduk dan kita lanjutkan materi." acuh Letjend Dani .


Semua kembali duduk setelah mengatur kursi masing masing kecuali dua prajurit itu.


Selang tiga puluh menit Letjend Dani mengakhiri materinya.


" Chid ... ada yang mau ditambah ?." Letjend Dani memberi kesempatan pada Orchid .

__ADS_1


Orchid berjalan ke depan dan menghentikan hukuman pada dua prajurit itu.


" dengar baik baik,jika biasanya kita menghabiskan waktu tiga bulan satu kali pelatihan,,,kali ini kita hanya akan melakukan dua Minggu saja.Skor tertinggi langsung menjalankan tugas mendesak negara bulan depan. Sisanya akan ditugaskan sesuai kebutuhan negara. Himalaya...Himalaya tempat yang extrim ,selain cuaca juga peperangan.Kita akan berada diantara dua negara di Minggu ke dua. Pelatihan kita ilegal disana jadi tertangkap berarti mati,tidak boleh sedikitpun informasi keluar dari mulut kalian tentang siapa kalian dan apa yang kalian lakukan. Seperti biasa kalian akan di bagi menjadi enam team ,satu komandan di tiap team menentukan kualitas team. Apa ada yang ingin ditanyakan?." terang Orchid .


"apa yang membuat pelatihan ini di pangkas tersisa dua Minggu?." tanya prajurit Y.


"sebenarnya negara memberi satu bulan,karena aku juga punya misi lain aku memutuskan untuk mempercepat menjadi dua Minggu." jelas Orchid .


"apakah akan efektif..." tanya prajurit H.


"jika aku yakin dengan kemampuan kalian...apa kalian tidak yakin dengan kemampuan kalian sendiri? apalagi kalian sudah libur dari pelatihan ku selama sebulan,apa kurang?." terang Orchid.


"maaf,,,apa anda sendiri tidak libur kemarin bahkan anda terlambat datang dua hari." kesal prajurit C.


"ketika tubuhku tidak bisa melakukan apapun itu di sebut libur sesungguhnya dan itu terjadi kemarin tapi sayang hanya beberapa jam saja. Dan keterlambatanku hanya Jendral Yoris yang tahu ." jawab Orchid menatap prajurit C.


"apa aku boleh bertanya hal lain?." sela Prajurit E si indigo.


"silahkan..." datar Orchid.


"Anda sangat misterius, masih remaja dengan kemampuan yang dipercaya untuk melatih pasukan khusus terrahasia ini, anda sangat jeli meski penglihatan anda terhalang . apakah anda juga seorang prajurit?karena apa yang aku lihat semua yang berada hingga radius satu mil takut pada anda..." tanya prajurit E.


"bukan...bukan prajurit...dan kau tidak perlu tau siapa aku,karena itu tidak penting." jawab Orchid .


"aku ingin tau karena aku sendiri merasakan ketakutan teramat besar." seru prajurit E bangkit dari duduknya.


"bukan kau yang ketakutan dan kau tau itu...jika terus mengganggu konsentrasimu di bawah pengawasanku maka aku akan mengembalikannya ke neraka selamanya ,tidak akan mencium udara di bumi lagi."


seru Orchid balik.


Semua yang berada di tempat itu kebingungan tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan.


"dia hanya ketakutan..." seru prajurit E.


"diam kau,,,kau tidak tau apapun,tapi dia pernah melihatku sudah pasti ketakukan memenuhi dirinya. Usiamu baru 25th tapi dia sudah puluhan ribu tahun bohong jika dia tidak mengenaliku dan sampai kapan kau akan terus dipengaruhi nya...apa menunggu sampai jiwamu habis dimakannya..." kesal Orchid .


Semua terkejut dengan kekesalan Orchid .


"dia 900th..." lirih prajurit E.


"jauhi dia dan asah kemampuanmu sendiri,,,kau bisa melampauinya ,ingat dia satan yang hidup kala iblis memimpin pembantaian golongannya yang berbuat kerusakan di bumi.Jika aku masih melihatnya mengikutimu memasuki portal,saat itu juga aku akan menghabisinya." tegas Orchid .

__ADS_1


Prajurit E menatap sesuatu dan terlihat gamang sedang yang lain mulai mengerti mengingat prajurit E memiliki kelebihan indra .


__ADS_2