
⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩
Orchid kini harus menyegel gunung yang menjadi pensuplai dapur magma di seluruh ring of fire.
Gunung yang berada di dasar samudra di tengah tengah ring of fire yang tersambung langsung hingga jazirah Arab.
"hufffffh,,, banyak sekali uratnya ..." Orchid berkeliling diatas samudra dimana gunung api dasar samudra terlihat dimatanya.
"kurasa segel colar vektor pas untuk menjangkau semua uratnya." pikir Orchid .
Colar vektor adalah segel lingkaran berulang hingga membentuk 2-4 dimensi dimana setiap garis lingkar yang bertemu menghasilkan titik temu yang bisa menutup atau mengunci.
Orchid mulai melukis segel colar vektor .
"kurasa vektor bunga matahari akan terlihat indah apalagi dilintasi garis Ekuador ,semakin cantik dititik tertinggi." gumam Orchid yang telah mendapat tiga lingkaran.
Orchid terus menerus membuat lingkaran seluas gunung secara konstan . Menghasilkan celah celah indah seperti kelopak bunga matahari ,di tengahnya terdapat lingkaran yang berada tepat di atas titik tertinggi gunung.
Tiga jam berlalu ,Orchid telah menyelesaikan colar vektor.
Di tiap garisnya Orchid menaburkan sisa jinten hitam yang dibawanya.
" ok... saatnya memasang segel..." semangat Orchid .
Orchid mengaktifkan zirahnya , setelah sempurna Orchid menggunakan energi cosmosnya untuk membawa segel colar vektor ke dalam samudra untuk di pancangkan ke gunung dasar samudra.
Orchid menurunkan perlahan agar terpasang tepat antara urat gunung dan persilangan garis.
Setelah dirasa tepat dia secepatnya melesat memeriksa setiap urat.
"ok,semua pada tempatnya." batin Orchid.
Orchid beralih ke puncaknya yang berada tepat di tengah lingkaran,Serta Merta Orchid mengangkat tangan kanannya ke atas dengan merentangkan kelima jarinya lalu menghantamnya ke puncak gunung,samudra yang tadinya tenang tiba tiba bergolak dengan hebat menghasilkan putaran air diatasnya.
Colar vektor mulai berputar saling berlawanan arah hingga membentuk ruang yang terus menancap ke dasar . Selama perputara colar vektor ,gelombang energinya memperbesar putaran air di atasnya hingga membuat celah lingkaran di tengahnya.
Orchid yang sudah tak tersentuh air menengadah dan dengan tangan kirinya dia berusaha menghisap energi panas matahari sebanyaknya untuk di masukkan ke dalam segel colar vektor.
Matahari yang dipaksapun bergolak bagai air yang mendidih,Orchid hanya membutuhkan satu letupan kecil saja untuk mengisi segelnya.
Kesabaran dan kekuatan yang besar adalah kunci mendapatkan energi matahari ini.
"dapat..." semangat Orchid segera menghisap kuat letupan energi matahari .
Dihantamnya berputar seluas lingkaran di puncak.
__ADS_1
Colar vektor mulai aktif berurutan dari lingkaran dipuncak terus meluas hingga ke seluruh bagian bagai cermin yang terpapar cahaya multi warna.
Setelah aktif keseluruhan,Orchid menggunakan al fatihah sebagai ibu untuk menguatkan segel.
"ahc....akhirnya selesai... tinggal menyambung pelindung hingga gerbang utama." batin Orchid .
Setelah samudra kembali tenang ,Orchid segera melesat keluar .
Melayang diatas samudra membiarkan zirahnya menghilang perlahan.
"apa kau tidak bisa meminta izin sebelum membuat keributan di samudra ini?." suara lembut menegur Orchid .
Orchid mencoba mencari sosok dari suara yang menegurnya.
Beberapa menit kemudian muncul sesosok makhluk yang besar dan tinggi menjulang,hanya setengah tubuhnya nampak setengahnya lagi di dalam samudra.
"ini ...ini bukan dongeng ,dia benar ada..." kagum Orchid melihat makhluk yang berada di hadapannya.
"assalamualaikum ..." sapa makhluk tersebut.
"wa'allaikum sallam, maaf...maaf karena aku mengira samudra adalah tempat tak bertuan." sopan Orchid .
"jika kau bisa melakukan dengan halus,kenapa kau melakukan dengan kasar?." tanya makhluk itu.
"maaf,ini pertama kali aku menggunakan energi ku disamudra , aku khawatir tekanan samudra bisa menghisap kembali energiku jika aku tidak cepat ." jawab Orchid .
"apa kau menjaga tiap samudra?." tanya Orchid .
"itu adalah tugasku hingga saatnya tiba." jelas makhluk itu.
"maaf aku mengganggumu, tapi aku harus cepat menyelesaikan semua ini,mmmmmm bolehkah kapan kapan aku menemui?." Orchid ingin segera ke istana Asgar .
"baiklah , panggillah aku dengan izinnya maka aku akan datang." jelas makhluk itu dan menghilang .
"aku yang terburu buru kenapa dia yang pergi duluan...ahc..." gerutu Orchid .
Orchid segera terbang melesat menyambung perisai pelindung hingga gerbang utama.
Karena harus mampir ke banyak gunung akhirnya setelah enam jam Orchid sampai di gerbang utama.
Disana Orchid mengakhiri puasanya dengan memakan daun Cantigi .
Segera Orchid kembali ke rumah utama dan menemui para tetua rumah utama.
Setelah bersih bersih diri Orchid menemui tetua dan meminta bantuan.
__ADS_1
"kakek ... aku akan memenuhi undangan ke istana Asgar dan aku minta tolong untuk mencari keturunan perempuan dari Baginda Rasul khususnya di negri ini secepatnya ,sedang yang berada di luar tolong kirimkan surat permohonan ku ini kepada setiap Guardians setempat." pinta Orchid .
"aku akan mengirim divisi bayanganku untuk mempercepat pencarian." kata kakek ke tujuh.
"terimakasih kek..." sopan Orchid .
" baiklah,aku akan segera mengirimkan surat ke Guardians di luar." jelas kakek ke dua .
"kenapa kau mencarinya nak? ." tanya kakek ke lima .
"ini amanah langsung kek, setidaknya mereka memperjuangkan hal yang sama dengan kita." jawab Orchid .
Para tetua mengangguk tanda mengerti .
"aku akan menemui divisi bayangan kakek ke tujuh di ruangan kakek saja." lanjut Orchid .
Mereka kembali ke kediaman masing masing termasuk Orchid untuk istirahat.
Ke esokan paginya Asyera yang di beritahu kepulangan putrinya segera kembali ke rumah utama.
Orchid pagi itu telah berada di kediaman kakek ke tujuh untuk berbicara pada divisi bayangan milik kakek ke tujuh .
Dia menerangkan ciri spesifik energi dari keturunan Baginda Rasul bahkan dia membagikan membran netranya kepada tiap bayangan untuk mempercepat pencarian.
Selesai dari kediaman kakek ke tujuh Orchid kembali .
"ibu...kapan datang?." tanya Orchid mendapati ibunya yang sedang bicara dengan kakek ke tiga di dekat aula .
"satu jam lalu,." jelas Asyera.
Orchid yang tau maksud kedatangan ibunya masih menunggu ibunya yang belum selesai bicara dengan kakek ke tiga.
Setelah selesai Asyera mengajak Orchid kembali ke ruang Logandhi.
"apa kau benar sudah siap ke istana Asgar untuk mengambil lencana sebagai Guardians sang pelindung ring of fire?." tanya Asyera .
"iyalah...aku harus cepat menyelesaikannya karena aku masih harus kembali melatih pasukan khusus sahabat ayah." terang Orchid .
"baiklah ,sekarang atau nanti? ." tanya Asyera.
"sekarang,lebih cepat lebih baik." tegas Orchid.
Segera mereka menyeberangi ruang dan waktu menuju istana Asgar di Antartika .
Sangat sunyi...seluas mata memandang ,hanya warna putih yang nampak.
__ADS_1
"bagaimana Bu... apa ini benar Antartika ?." Orchid heran.