
Shen Fengyue merasa bosan berada di mension sendirian. Shen Fengyue memilih untuk pergi berbelanja di mall. Dia menggunaka kaca mata dan juga masker untuk menutupi identitas aslinya. Shen Fengyue tidak ingin ada yang mengenalinya apalagi jika ada orang yang tahu tentang perutnya yang kini sudah membesar.
“Shen Fengyue “
Seorang pria memanggil Shen Fengyue. Wanita itu merasa terkejut, bagaimana mungkin ada yang mengenalinya. Pria itu berjalan mendekati Shen Fengyue. Shen Fengyue dengan ragu menoleh ke arah pria itu. Pria berambut bloon itu menggunakan masker tapi Shen Fengyue masih dapat mengenali dari matanya.
“Jiang Yuan”
Wajah Shen Fengyue menjadi pucat pasi. Dia segera berbalik untuk pergi namun pria itu menahannya.
“Shen Fengyue, sampai kapan kau menghindar dariku”
“Jiang Yuan, lepaskan aku. Ini tempat umum, bagaimana jika ada fans yang tahu”
“Aku tidak peduli. Shen Fengyue, kenapa kau terus menghindariku? Shen Fengyue, apa kau lupa tentang apa yang pernah kita lakukan?”
“Lepaskan aku. Jiang Yuan, tidak ada apapun diantara kita”
“Tidak ada apapun kau bilang? Shen Fengyue, kau sedang mengandung anakku bagaimana mungkin tidak ada yang terjadi diantara kita”
“Anakmu? Kau salah paham. Anak yang aku kandung adalah anak kakak Sheng bukan kau”
“Shen Fengyue, kau pikir aku bodoh? Kau mungkin bisa berbohong pada orang lain”
“Jiang Yuan, kenapa kau begitu keras kepala? Ini bukan anakmu”
“Kalau begitu, bagaimana jika kita melakukan tes. Bukankah seharusnya kandunganmu itu sudah lebih dari 4 bulan? “
“Tidak perlu membuang uang dan waktu untuk tes itu. Hasilnya akan tetap sama, anak itu adalah anak Li Yongsheng”
Shen Fengyue segera pergi dengan terburu-buru. Dia tidak menyadari jika seseorang sedang mengawasinya.
“Dasar, wanita licik”
Shen Fengyin mengerutkan kening ketika mendengar laporan dari Asisten Han yang memberi tahu tentang kebenaran dari kehamilan Shen Fengyue.
“Apa kau yakin?”
“Iya, CEO Shen. Saya sangat yakin. Saya bahkan merekamnya “
Asisten Han mengambil ponselnya dan memutar video yang dia rekam. Walaupun wajah kedua orang itu tidak terlalu jelas tapi pembicaraan mereka dapat terdengar.
“Kau melakukan kerja yang bagus. Aku minta kamu untuk mengumpulkan bukti-bukti kedekatan mereka”
“Baiklah, CEO Shen”
Asisten Han pergi meninggalkan ruangan. Shen Fengyin menghela nafas, dia tidak percaya bahwa Shen Fengyue bisa berselingkuh dengan pria lain dan bahkan mengaku mengandung anak Li Yongsheng yang sebenarnya anak dari pria lain.
“Sheng Fengyue, lihat saja aku akan membongkar semuanya”
Shen Fengyin pulang lebih awal dari biasanya. Shen Fengyin ikut makan malam bersama Li YongSheng dan Shen FengYue
“Shen Fengyue, apa kau mengenal Jiang Yuan?”
Shen Fengyue hampir tersedak ketika mendengar pertanyaan tiba-tiba dari Shen Fengyin.
“Kenapa kakak bertanya tentang hal ini?”
“Aku hanya ingin tahu saja. Bukankah dia juga seorang aktor ,setidaknya kau pasti pernah bertemu dengannya bukan? Bukankah kalian pernah dikabarkan dekat?”
Li Yongsheng menoleh ke arah Shen Fengyue, dia tiba-tiba ingat tentang scandal antara Shen Fengyue dan Jiang Yuan.
“Xiao Yue,apa kau masih bertemu dengannya?”
“Tidak, aku tidak pernah bertemu dengannya lagi”
“Sungguh? Tapi aku melihat kalian pergi bersama di mall dan kalian juga mengobrolkan sesuatu yang intim”
Shen Fengyue mengigit bibir bawahnya, dia tidak tahu jika pertemuannya dengan Jiang Yuan diketahui Shen Fengyin. Mungkinkah dia juga mendengar apa yang mereka bicarakan?
“Aku hanya tanpa sengaja bertemu Jiang Yuan dan kami hanya saling menyapa, tidak lebih dari itu “
“Begitukan?”
Shen Fengyin masih menatapnya dengan tatapan intimidasi.
“Sungguh”
Shen Fengyue berusaha menutupi rasa gugupnya dengan minum air putih.
“Aku sudah selesai makan”
Shen Fengyue lalu pergi menuju ke kamarnya.
“Li Yongsheng, ada yang ingin aku bicarakan padamu”
“Apa itu?”
“Apa kau yakin bahwa anak yang dikandung Shen Fengyue adalah anakmu? Kau tahu bukan, betapa bebasnya wanita dari industri hiburan? Mungkin saja dia berhubungan dengan pria lain”
“Shen Fengyin, jangan asal bicara. Xiao Yue bukanlah wanita yang seperti itu “
“Begitukah, tapi apa kau tidak mengingat tentang scandal yang terjadi antara Jiang Yuan dan Shen Fengyue? Mungkin saja mereka masih berhubungan dibelakangmu dan anak bisa saja adalah anak Jiang Yuan”
“Shen Fengyin, aku percaya pada Shen Fengyue. Dia adalah wanita yang setia padaku, tidak seperti dirimu yang sudah menikah tapi masih berani untuk bersama pria lain”
Li Yongsheng berdiri dan hendak meninggalkan meja makan.
“Li Yongsheng, bagaimana jika kita melakukan tes D-Na untuk membuktikannya”
“Baiklah. Aku akan tunjukkan padamu bahwa Xiao Yue tidak seburuk yang kau pikirkan”
“Kita lihat saja , siapa yang benar”
Li Yongsheng pergi ke kamar Shen Fengyue dan memintanya melakukan tes seperti apa yang diusulkan Shen Fengyin.
__ADS_1
“Kakak Sheng, apa kau tidak percaya padaku ?”
“Xiao Yue, bukannya aku tidak percaya padamu tapi ini akan menjadi bukti kuat”
“Aku tidak mau, kenapa harus melakukan tes jika hasilnya sudah pasti bahwa anak ini adalah anak kakak Sheng “
“Apa kau takut?”
Shen Fengyin berdiri di depan pintu yang tidak tertutup.
“Kakak Yin”
“Shen Fengyue, apa mungkin anak itu bukanlah anak Li Yongsheng jadi kau takut untuk melakukan tes D-Na”
“Kakak Yin, aku tahu kau tidak menerima kehamilanku ini tapi haruskan kau menfitnahku seperti ini?”
“Memfitnahmu? Apa kau memiliki bukti jika aku menfitnahmu? Kau juga tidak bisa membuktikan bahwa anak itu benar-benar anak Li Yongsheng atau bukan “
“Baiklah, aku akan melakukan tes D-Na itu”
“Baguslah”
Shen fengyue merasa resah menunggu hasil tes. Shen Fengyue sudah melakukan tes D-Na sehari sebelumnya dan kini hasilnya akan keluar. Li Yongsheng mengambil laporan tes itu dan menjadi orang pertama yang membukanya. Li Yongsheng hanya menujukkan wajah tanpa ekspresi ketika membacanya.
Shen Fengyin merebut hasil tes itu dari tangan Li Yongsheng, dia ingin melihat sendiri hasil yang tertera.
“Bagaimana mungkin?”
Hasil tes D-NA menunjukkan 95 % kecocokan.
“Kakak Yin, bukankah aku sudah bilang padamu bahwa anak ini adalah anak kakak Sheng”
“Shen Fengyin, kau harus minta maaf pada Shen Fengyue karena menuduhnya”
“Tidak, hasil tes ini pasti ada yang salah. Shen Fengyue, kau pasti memanipulasi hasil ini bukan?”
“Kakak Yin, bagaimana mungkin aku bisa melakukannya? Kakak Yin, bukankah kalian selalu mengawasiku”
“Fengyin, minta maaf pada Xiao Yue”
“Tidak akan. Aku tidak bersalah. Aku akan membuktikan kelicikan wanita ini “ Shen Fengyin pergi ke kamarnya dengan perasaan marah.
Shen Fengyue mulai menujukkan air mata dan wajah sedihnya.
“Kenapa kakak Yin selalu menuduhku yang tidak-tidak? Kakak Sheng, kau percaya padaku bukan?”
“Tentu saja, Xiao Yue. Aku percaya padamu. Jangan menangis”
Li Yongsheng menarik pinggang Shen Fengyue dan memeluknya dengan lembut.
‘Shen Fengyin, apa kau pikir aku akan terperangkap dalam jebakanmu?’
Shen Fengyue pergi ke sebuah restoran makanan cina. Dia masuk ke sebuah ruangan yang telah dipesannya. Seorang pria telah menunggunya.
Pria itu tersenyum cerah melihat wanita pujaannya. Shen Fengyin mendekatinya lalu mengambil sebuah amplop dan memberikannya pada Jiang Yuan.
“Aku berterima kasih padamu karena kau membantuku untuk mengubah hasil tes. Aku minta kau meninggalkan B City”
“Tidak, Fengyue. Bukanakah kau sudah berjanji padaku bahwa kau akan kembali bersama denganku. Apa kau membohongiku?”
“Bukan begitu, Jiang Yuan. Aku akan bersamamu tapi kau bisa pergi ke kota lain lebih dulu setelah itu aku akan menyusulmu”
“Kenapa kau tidak pergi bersamaku?”
“Jiang Yuan, aku tidak bisa pergi bersamamu sekarang. Aku tidak ingin kau terlibat masalah jika Li Yongsheng tahu tentang hubungan kita”
“Baiklah, tapi kau harus berjanji padaku. Jika tidak, maka aku akan mengatakan yang sebenarnya bahwa anak yang kau kandung adalah anakku “
“Tentu saja. Ambillah, aku harus pergi”
“Apa kau tidak bisa tinggal lebih lama. Sudah lama kita tidak mengobrol”
“Maaf, aku tidak bisa. Bye , Jiang Yuan”
Shen Fengyue meninggalkan ruangan itu.
“Shen Fengyue, ternyata benar dugaanku”
“Kakak Yin, apa yang kau lakukan disini?”
“Tidak perlu basa basi. Aku mendengar apa yang kau bicarakan dengan Jiang Yuan. Aku akan melaporkan hal ini pada Li Yongsheng”
“Kakak Yin, apa kau pikir kakak Sheng akan percaya padamu? Kakak Sheng lebih percaya padaku daripada denganmu. Hal itu akan sia-sia”
“Li Yongsheng mungkin tidak percaya dengan apa yang aku katakan tapi aku sudah memiliki bukti kuat yang akan membuat Li Yongsheng percaya padaku. Sampai jumpa dirumah Shen Fengyue”
Shen Fengyin meninggalkannya dengan penuh kemenangan.
“Shen Fengyin, aku tidak akan membiarkanmu membongkar rahasiaku”
Shen Fengyin pulang lebih awal. Shen Fengyin yang biasanya terlalu mementingkan pekerjaan namun dia akhirnya meninggalkan beberapa pekerjaannya untuk urusan ini. Bagi Shen Fengyin, membongkar kebusukan saudara tirinya lebih penting daripada apapun. Shen Fengyin duduk di ruang tamu menunggu kepulangan Li Yongsheng.
“Li Yongsheng, kau sudah pulang”
Li Yongsheng mengerutkan keningnya, ini pertama kalinya dia melihat Shen Fengyin menyambutnya pulang.
“Suamiku, aku akan membantumu membawa tasmu”
Shen Fengyin hendak meraih tasnya tapi Li Yongsheng justru menarik tangannya dan memeluknya.
“Ada apa ini? Kenapa istriku tiba-tiba menjadi begitu perhatian?”
“Li Yongsheng, ada yang ingin aku bicarakan padamu”
__ADS_1
“Apa itu?katakan saja”
“Hasil tes D-NA itu sudah di manipulasi oleh Shen Fengyue. Wanita itu bekerja sama dengan Jiang Yuan untuk memanipulasi tes D-NA itu. Aku melihat bahwa dia membayar pria itu”
Li Yongsheng melepaskan pelukannya.
“Shen Fengyin, kau masih tidak percaya pada Xiao Yue. Kau masih ingin memfitnahnya?”
“Li Yongsheng, kenapa kau masih percaya pada wanita itu? Aku akan buktikan padamu bahwa aku tidak berbohong”
Shen Fengyin mengambil ponselnya dan hendak menekan tombol play, tapi tiba-tiba saja ada suara benda pecah dan teriakan Shen Fengyue. Li Yongsheng segera berjalan menuju ke Shen Fengyue.
“Wanita itu”
Shen Fengyin merasa kesal karena wanita itu pasti sengaja menghalanginya. Shen Fengyin menyusul ke tempat dimana Shen Fengyue berteriak.
“Xiao yue, apa yang terjadi?”
“Kakak Sheng, perutku sakit dan aku tidak sengaja menjatuhkan gelas “
“Baiklah, aku akan membawamu ke kamar”
Li Yongsheng menggendong Shen Fengyue dan membawanya ke kamarnya. Dia merembahkan tubuh Shen Fengyue dengan hati-hati. Shen Fengyin merasa rasa sakit didalam hatinya melihat perhatian lembut Li Yongsheng pada Shen Fengyue.
“Aku akan menghubungi dokter “
“Tidak perlu kak, aku sudah agak lebih baik”
“Apa kau yakin?”
Shen Fengyue mengangguk.
“Li Yongsheng, kita perlu melanjutkan pembicaraan kita”
“Xiao Yue, kau istirahat dulu ya”
Li Yongsheng hendak meninggalkan kamar tapi Shen Fengyue menahannya.
“Kakak Sheng, jangan pergi. Aku ingin kau menemaniku”
“Xiao Yue, hanya sebentar. Aku akan kembali nanti”
“Tidak “
“Kalau begitu, bagaimana jika aku memutar videonya disini?”
Shen Fengyin mulai mengeluarkan ponselnya. Shen Fengyue merasa panik.
“Aw...perutku sakit “
“Xiao Yue”
“Kakak Sheng, sepertinya perutku sakit karena aku belum makan apapun. Bisakah kakak Sheng meminta Nanny Ma membuatkan bubur untukku?“
“Baiklah “
Li Yongsheng melangkah pergi meninggalkan kedua kakak beradik.
“Shen Fengyue, kau hanya pura-pura bukan ? Aku tahu kau wanita licik. Kau mungkin bisa menghalangiku kali ini tapi aku bisa membongkarnya besok”
“Begitukah?”
Shen Fengyue berdiri dari tempat tidur, dia merebut ponsel milik Shen Fengyin. Shen Fengyin tidak membiarkannya, dia berusaha merebutnya. Shen Fengyin menariknya dengan keras dan membuat Shen Fengyue terdorong.
“Aw....kakak Sheng”
Li Yongsheng yang baru saja datang segera menangkap tubuh Shen Fengyue sebelum terjatuh. Shen Fengyue menangis dipelukan Li Yongsheng.
“Shen Fengyin apa yang kau lakukan? Aku tidak percaya kau akan melukai Xiao Yue”
“Li Yongsheng, aku tidak sengaja melakukannya”
“Kakak Sheng”
Shen Fengyue memeluk Li Yongsheng dengan erat.
“Fengyin, lebih baik kau pergi dari kamar ini “
Shen Fengyin menghela nafas lalu pergi meninggalkan kamar .
‘Shen Fengyin, aku tidak akan membiarkanmu membongkar rahasiaku'
Shen Fengyin mengerutkan kening ketika melihat nomer Shen Fengyue memanggilnya.
“Hallo”
“Kakak Yin, aku akan memberi tahu kakak Sheng tentang kebenarannya”
“Apa yang kau rencanakan, tidak mungkin bukan kau akan melakukan ini tanpa alasan”
“Aku hanya ingin berdamai denganmu”
“Apa kau serius?”
“Tentu saja, kakak Yin. Bisakah kita bertemu?”
“Baiklah”
“Aku akan mengirim alamatnya”
Shen Fengyue lalu mematikan telpon.
“Apa sebenarnya yang wanita itu rencanakan? Apa wanita itu benar-benar ingin berdamai denganku?”
Shen Fengyue merasa curiga , dia ingin tahu apa yang sebenaranya direncakan oleh wanita itu.
Shen Fengyin merasa heran ketika mobilnya memasuki kawasan daerah yang sepi.
“Kenapa wanita itu mengajakku bertemu di tempat seperti ini?”
Shen Fengyin berhenti ketika dia melihat mobil Shen Fengyue. Shen Fengyin keluar dari mobil disambut dengan senyuman oleh Shen Fengyue.
“Shen Fengyue apa yang sebenarnya kau inginkan? Kau bukan bermaksud untuk berdamai denganku bukan?”
__ADS_1
“Kakak Yin, kau benar sekali. Aku memang tidak bermaksud untuk berdamai padamu dan kau sudah terjebak dalam jebakanku