
"Istri, dimana kau?"
Li Huan Rui merasa khawatir. Sebelumnya istrinya pergi untuk menjemput putri mereka tapi sampai larut malam mereka belum pulang sehingga Li Huan Rui harus menelponnya.
"Aku di rumah mama"
"Apa? Kenapa kau disana? Apa ada acara khusus? "
"Tidak ada. Aku hanya menemani Yimin "
"Kapan kau kembali? Aku akan menjemput kalian"
"Tidak perlu, aku akan kembali besok untuk mengemasi pakaianku dan Yimin"
"Istri, apa kau akan tinggal di rumah mama mertua?Kenapa? Apa kau tidak nyaman tinggal di rumah kami? Atau kau merasa kesepian? Aku akan cari mension lain di dekat rumah mama mertua jadi..."
"Tidak perlu. Kau tidak perlu membuang-buang uang untuk membeli rumah baru. Tinggallah di mensionmu itu bersama Helena"
"Istri, apa maksudmu? Apa kau tidak suka Helena tinggal di rumah kita?"
"Tuan Li, mension itu adalah milikmu, tidak pantas bagiku untuk mengatur siapa yang ingin kau bawa ke rumah"
"Istriku, kau adalah nyonya rumah tentu saja kau berhak tentang semua hal yang berkaitan dengan rumah"
"Aku hanya seorang nyonya pengganti sementara, sekarang nyonya yang sebenarnya telah datang"
"Istriku, apa yang kau katakan? Kau adalah satu-satunya istriku tidak ada nyonya lain selain kau. Istriku, jika kau memang tidak suka Helena tinggal di rumah kita maka aku akan mencari tempat tinggal lain untuk Helena dan aku akan meminta Su Han untuk menjaganya,aku tidak akan menemuinya"
"Tuan muda tertua, apa kau ingin lepas tanggung jawab? Dia sedang hamil anakmu tapi kau justru ingin meninggalkannya"
"Lebih baik kau urus surat perpisahan kita"
"Istriku, aku sudah bilang bukan? Aku tidak ada niat untuk bercerai denganmu. Tidak akan pernah ada perceraian"
"Lalu bagaimana dengan Helena? Apa kau ingin memperlakukan Helena seperti apa yang kau lakukan di masa lalu? Kau ingin anak itu tumbuh tanpa ayah. "
"Tapi, istriku. Bukan aku yang menghamilinya"
"Jika bukan kau lalu siapa? Nona Helena bukanlah seseorang yang akan bermain dengan pria secara sembarangan dan hanya kau satu-satunya pria yang dekat dengannya bahkan sejak dia kecil, hanya kau bukan yang dekat dengannya. Bertanggung jawablah dan nikahi nona Helena"
"Istriku, aku tidak akan menikahi wanita lain selain dirimu, aku sudah pernah mengatakan hal ini bukan?"
"Lalu bagaimana dengan Helena? Jika kau tidak menikahinya bukankah sama artinya kau menghancurkan masa depan dan harapannya. Tuan Li ,aku pernah menjadi wanita jahat yang menyakitinya di masa lalu jadi jangan membuatku melakukan kesalahan yang sama dan menyakitinya lagi. Tolonglah jangan membuat seorang wanita menderita lagi seperti apa yang kau lakukan padaku"
Bai Xiao lalu mematikan telponnya.Li Huanrui berteriak memanggil namanya dan mencoba menghubunginya tapi tidak bisa. Dia merasa kesal kenapa istrinya tidak percaya padanya. Li Huan Rui tidak pernah mengkhianatinya. Bagaimana mungkin dia mengkhianatinya disaat hati, dan pikirannya hanya dikuasai oleh wanita itu. Li Huan Rui menghela nafas tapi kenapa Helena berbohong pada Bai Xiao.
Li Huan Rui masuk ke kamar Helena.
"Helena"
Li Huan Rui berteriak dengan penuh kemarahan. Wanita yang sebelumnya tidur kini membuka matanya.
"Henry, ada apa? Kenapa kau begitu marah?"
"Helena, kenapa kau berbohong pada isrriku"
"Istrimu? Apa nona Bai istrimu? "
"Ya"
"Henry, bukankah kau tidak berniat menikah lalu kenapa kau menikahinya? Apa karena dia mirip dengan Li Jiao? "
"Aku sudah bilang bahwa dia bukan Li Jiao, jika dia Li Jiao bagaimana mungkin dia memiliki seorang anak berusia 8 tahun? Hubunganmu dan Li Jiao tidak sejauh itu bukan?"
"Dia memang Li Jiao dan mamang benar saat itu aku egois dan mengambil kesuciannya"
Helena terdiam. Dia terkejut mengetahui hal ini jadi Bai Xiao adalah Li Jiao dan anak itu adalah anak kandung Li Huan Rui. Mungkinkah saat dia meresmikan pertunangannya dan Li Huan Rui saat itu Li Jiao hamil di usia 17 tahun.
"Lalu bukankah Li Jiao sudah meninggal? Apa itu hanya kematian palsu saja?"
"Ya, keluarga papa Fan memang memalsukan kematiannya dan Li Jiao juga mengubah identitasnya"
"Maafkan aku. Henry, jika aku tahu bahwa dia adalah Li Jiao aku tidak akan merusak hubungan kalian. Aku akan memberi tahu Li Jiao bahwa aku berbohong padanya"
"Bai Xiao mungkin tidak akan percaya dengan mudah. Aku akan mencari cara lain"
"Apa yang akan kau lakukan?"
Li Huan Rui belum sempat menjawab ketika ponselnya bergetar. Li Huan Rui mengambil ponselnya dan mengeser tombol hijau di layar setelah melihat nama yang tertera disana.
"Hallo, mama"
"Huanrui, apa kau membawa Helena pergi?"
"Kenapa mama menanyakan itu? "
"Tuan Si datang ke rumah dan marah-marah. Dia berpikir kau membawa kabur putrinya. Huanrui, kau sudah menikah jangan lagi kau terlibat dengan wanita lain. Jika tidak hal itu akan menimbulkan kesalah pahaman"
"Ya, mama. Aku mengerti"
"Jika kau bersama Helena maka cepat pulangkan dia ke rumah keluarga Si"
Shen Fengyin lalu mematikan telpon.
"Apa papaku mememui keluargamu?"
"Benar"
"Henry, aku tidak ingin pulang. Aku tidak ingin dijadikan wanita simpanan"
__ADS_1
"Aku tahu. Kau akan aman disini .Kau tenang saja"
***
Tuan Si merasa kesal karena dia tidak berhasil menemukan Helena dimanapun. Dia tidak tahu kemana wanita itu pergi. Dia yakin pasti Li Huan Rui yang telah membantu Helena melarikan diri. Tuan Si mengacak rambutnya dengan frustasi. Dia harus mengirim Helena ke Tuan tua Ji jika tidak maka investasinya akan gagal. Dia merasa semakin kesal pada anak itu. Dia pikir memiliki anak perempuan yang cantik akan memberkan keuntungan bagi keluarganya tapi ternyata hal itu hanya menjadi kesialan dan malapetaka bagi keluarganya.
Di kota B mulai ramai dengan berita kehamilan Helena yang tiba-tiba terpublikasi. Publik mulai berpsikulasi bahwa hal ini penyebab dari gagalnya pernikahan antara Helena dan Louist.
Seorang pria yang sedang iseng melihat berita-berita populer terkejut dengan apa yang tertulis disana. Perasaan bersalah memenuhi hatinya. Pria itu tuan muda kedua dari keluarga Wang, Wang Yufeng yang mengambil cuti untuk merayakan tahun baru.
***
Li Huan Rui menghubungi Bai Xiao untuk memintanya pulang, namun wanita itu bersikeras bahwa dia tidak ingin kembali. Namun Li Huan Rui memaksanya.
"Jika kau ingin aku menikahi Helena maka kembalilah dan tanda tangani surat perceraian yang sudah aku siapkan"
Li Huan Rui tidak mendengar suara Bai Xiao selama beberapa detik.
"Baiklah"
Li Huan Rui lalu mematikan ponselnya. Helena masuk ke dalam kamar.
"Henry, apa kau pikir hal ini akan berhasil? Bagaimana jika kau terluka?"
"Jika aku terluka maka itu hukuman untukku karena tidak dapat membuatnya percaya padaku dan membuatnya merasa dikhianati "
"Helena lebih baik kau kembali dan beristirahat. Kondisimu masih lemah jangan sampai terjadi sesuatu pada janinmu. Pergilah"
Helena dengan ragu meninggalkan kamar utama dan menuju ke kamarnya tapi dia tidak bisa beristirahat perasaannya tidak tenang memikirkan pertengkaran yang terjadi antara Li Huan Rui dan Li Jiao.
***
Bai Xiao datang ke ruang kerja Li Huan Rui. Dia hanya menunjukkan ekspresi datar dan juga tenang berbeda dari apa yang dia rasakan di dalam hatinya.
Tok tok tok
"Masuk"
Bai Xiao membuka pintu. Pandangannya terarah pada Li Huan Rui yang sedang duduk. Bai Xiao perlahan mendekat kebarahnya. Li Huan Rui meletakkan sebuah dokumen di atas meja dan sudah ada bolpoin.
"Aku sudah mencetak surat perceraian kita"
"Kau belum menandatanganinya?"
"Aku akan menandatangani setelah kau. Bukankah kau yang meminta perpisahan ini"
Bai Xiao dengan cepat mengambil bolpoin itu dan menandatangani surat cerai itu. Li Huan Rui masih menunjukkan sikap tenang dan menandatangani surat cerai.
"Untuk kompensasi perceraian aku akan memberikan rumah ini dan semua fasilitas serta..."
Li Huan Rui mengambil cek dan menulis angka 100 juta.
"Aku tidak perlu kompensasi apapun lagi pula aku tidak merasa dirugikan dan juga akulah yang meminta perceraian darimu. Semoga kau bahagia dengan nona Helena"
"Bai Xiao, bisakah kau melakukan satu hal sebagai kompensasi "
Bai Xiao berbalik.
"Apa yang kau inginkan?"
Li Huan Rui berjalan mendekat dan mengulurkan pistol.
"Tembak aku"
"Kau gila? Apa kau ingin aku di tangkap karena melakukan pembunuhan dan dipenjara?"
"Tidak ,bukan itu yang aku inginkan"
"Kau ingat apa yang pernah aku janjikan padamu? Jika aku mengkhianatimu dan melukaimu maka aku akan menyerahkan nyawaku"
"Aku akan menepati janjiku"
"Baiklah, aku akan melakukannya untukmu. Apa kau punya sarung tangan"
"Aku sudah mensiapkannya"
Li Huan Rui mengulurkan sarung tangan. Bai Xiao menggunakannya lalu mengambil pistol itu. Bai Xiao mengarahkan pistol itu ke arahnya.
Li Huan Rui hanya diam dan pasrah saat melihat Bai Xiao yang mengarahka pistol padanya. Ini mungkin menjadi penebusan terbaik untuknya karena telah membuatnya menderita di masa lalu dan juga menbuatnya tidak dapat menbuatnya bahagia dan merasa di khianati. Dia siap untuk mati apalagi dia tahu bahwa Bai Xiao cukup ahli dalam persenjataan, dia pasti tahu arah mana yang dia tembak untuk menbuat seseorang kehilangan nyawa dalam sekejab.
"TIDAK, AKU MOHON JANGAN LAKUKAN ITU BAI XIAO"
Helena tiba-tiba masuk ke dalam dan berdiri di depan Li Huan Rui.
"Nona Helena"
"Helena, jangan ikut camput. Lebih baik kau kembali ke kamarmu"
"Tidak. Aku harus menjelaskan semuanya"
"Jiao jiao...tidak maksudku nyonya muda Li, aku telah berbohong padamu. Anak yang aku kandung bukan anak Li Huan Rui. Dia tidak pernah mengkhianatimu, dia tulus mencintaimu"
"Selama 8 tahun lebih pertunangan kami, Li Huan Rui dan aku tidak pernah melakukan hubungan intim "
Bai Xiao menurunkan pistolnya.
"Benarkah itu ? Nona Helena, anda mengatakan ini karena Li Huan Rui memaksa anda untuk menyembunyikan kebenaran bukan?"
"Tidak. Aku benar-benar jujur padamu"
__ADS_1
Helena melangkah mendekati Bai Xiao. Dia menangis dan berlutut meminta Bai Xiao percaya pada Li Huan Rui.
"Nona Helena bangunlah"
Bagaimana mungkin Bai Xiao membiarkan penyelamatnya merendahkan diri dengan berlutut dan merendahkan diri di depannya.
"Tidak, Nyonya muda Li. Jangan berpisah dengan Henry. Percayalah padanya. Aku mohon padamu"
"Baiklah"
Helena berdiri dan tersenyum lalu tiba-tiba dia pingsan. Bai Xiao segera menahan tubuhnya.
"Li Huanrui, kenapa kau hanya berdiri disana?"
"Aku tidak ingin kau salah paham lagi jika aku menyentuh Helena"
"ini hal yang berbeda. Jika kau tidak mau maka aku akan melakukan sendiri "
Tubuh Bai Xiao lebih kecil dari Helena. Dia cukup kesulitan mengangkatnya. Apalagi dia jarang latihan fisik. Li Huan Rui akhirnya mendekat dan membantu mengendong Helena dan membawa ke kamarnya. Bai Xiao menelpon dokter yang sebelumnya pernah memeriksa Helena.
***
"Bukankah saya sudah bilang bahwa kehamilan di awal sangat rawan jangan sampai membuatnya terlalu banyak pikiran"
"Biarkan nyonya istirahat lebih banyak"
Bai Xiao dan Li Huan Rui hanya menanggapinya dengan anggukan. Li Huan Rui mengantar dokter keluar. Bai Xiao memandang Helena. Melihatnya seperti ini membuat nya teringat pada dirinya yang dulu.
Bai Xiao meninggalkannya. Dia bertemu dengan Li Huan Rui.
"Istri, kau susah tahu semuanya bukan?"
"Ya. Tapi kau tetap harus menikahinya"
"Istri, aku tahu bahwa kau masih belum mencintaiku tapi aku tidak bisa bersama dengan wanita lain selain kau"
"Tapi, bagaimana dengan Helena dan anak yang dikandungnya? Helena dibesarkan dengan penuh kemudahan, dia membutuhkan seseorang disampingnya"
"Aku akan mencari tahu ayah kandung anak itu"
"Bagaimana jika ayah kandungnya bukanlah pria yang baik"
"Jika pria itu tidak baik pada Helena aku akan mencari pria yang baik untuknya. Tidak perlu khawatir aku akan mengatasi hal ini"
"Istriku, kita tidak jadi berpisah kan?"
"Ya"
Bai Xiao menjawabnya dengan singkat. Namun Li Huan Rui masih tetap merasa senang. Dia menarik Istrinya dan menciumnya.
Bai Xiao terkejut dengan ciuman tiba-tiba itu. Dia mendorong dada Li Huan Rui.
"Hei, bagaimana jika ada yang melihat nya"
"Maaf, aku terlalu senang"
"Ayo kita menjemput Yimin"
"Aku akan melakukannya sendiri. Kau jaga saja Helena"
"Istri, apa kau akan membiarkan suamimu bersama wanita lain. Kau tidak cemburu?"
"Aku bukan lagi seorang remaja labil yang terjebak cinta dan mudah cemburuan hanya karena hal kecil"
"Ya. Aku tahu. Baiklah hati-hati"
"Ya"
"Istriku, aku mencintaimu"
"Aku pergi dulu"
Bai Xiao berjalan menuruni tangga. Li Huan Rui memandang Bai Xiao yang semakin menjauh.
"Bai Xiao, kapan kau akan mulai menerimaku"
Li Huan Rui masuk ke dalam kamar Helena. Gadis itu sudah bangun dan bersandar di tempat tidur.
"Henry, apa istrimu masih marah?"
"Tidak dan kami juga tidak jadi bercerai"
"Baguslah"
"Helena, aku ingin bertanya sesuatu padamu"
"Apa itu?"
"Helena, siapa ayah dari anak yang kau kandung itu? Tolong katakan padaku agar aku bisa mencarinya dan memintanya untuk bertanggung jawab"
"Kau tidak perlu melakukannya"
"Helena, apa kau masih ingin menyembunyikan hal ini sendiri"
"Henry, pria itu bukanlah orang yang baik. Dia tidak akan mengakui bayi nya"
"Bagaimana kau bisa tahu hal itu?"
"Dia memiliki banyak wanita di sekelilingnya "
__ADS_1
"Dia pria yang seperti itu?"
A/N : Masalah Li Huan Rui dan Bai Xiao sudah terselesaikan. Terima kasih dukungan kalian