
"Kami sepakat akan memberi tuan Li kesempatan"
Salah satu anggota direksi senior memberikan pendapat.
"Bagaimanapun tidak mudah untuk meyakinkan CS dan ini adalah trobosan terbaru untuk Shen dibidang teknologi. Tidakkah ini juga baik untuk Shen, nona Shen"
Shen Fengyin berusaha tenang.
"Baiklah, kalau begitu bagaimana jika kita memberi tuan Li batas waktu 1 bulan untuk menyelesaikan project ini dan menarik investor"
Para dewan direksi setuju dengan usulan Shen Fengyin. Rapatpun di tutup. Para dewan direksi satu persatu mulai meninggalkan ruangan. Kini hanya ada Shen Fengyin dan Li YongSheng.
Shen Fengyin enggan untuk melihat Li YongSheng. Dia melangkah melewati pria itu. Li YongSheng menghentikannya.
"Fengyin, bagaimana keadaan Rui?"
"Untuk apa kau tahu?"
"Fengyin, aku ayahnya"
"Ayah? Seorang ayah yang dapat melukai putranya sendiri dan berharap anaknya mati, apa anda pantas disebut ayah?"
Li YongSheng mengepalkan tangannya.
"Tolong jangan dekati putraku lagi. Kau hanya akan membuatnya dalam bahaya"
"Fengyin, aku janji kali ini aku akan melindunginya"
"Melindunginya? Li YongSheng bahkan sebelum Huanrui lahir kau sudah gagal melindunginya. Kau hanya peduli pada anak yang dikandung Shen FengYue. Walaupun wanita itu mencoba menbunuh Li Huan Rui yang bahkan belum lahir"
"Shen Fengyin, apa yang kau bicarakan? Shen FengYue tidak akan..."
"Kau membelanya lagi? Benar, dia adalah Shen FengYue tentu saja dia begitu penting bagimu lebih daripada Li Huan Rui bukan?"
"Fengyin, tidak seperti itu"
"Cukup, aku tidak ingin bicara lagi denganmu. Tuan Li, aku hanya peringatkanmu bahwa aku tidak akan membiarkan kau ataupun wanitamu itu melukai Ruiku lagi"
Shen Fengyin meninggalkan ruang rapat. Ketika Shen Fengyin keluar. Asisten Han menyambutnya.
"CEO Shen, bagaimana?"
"Pria itu seperti nya beruntung tapi tidak lama lagi aku akan mengambil alih perusahaan"
"Aku percaya padamu"
Li YongSheng masih terdiam di ruang rapat, dia memikirkan apa yang baru saja di katakan Shen Fengyin.
"Bagaimana mungkin Shen FengYue akan menjadi wanita kejam?"
Li YongSheng mencoba mengingat-ingat mungkinkah anak yang dia pikir digugurkan oleh Shen Fengyin ternyata adalah Li Huan Rui. Jadi wanita itu tidak menggugurkan kandungannya, tapi obat yang dia temukan saat itu.
'Mungkinkah benar ini rencana Shen FengYue?'
Li YongSheng berencana menyelidikinya. Nanum sekarang dia harus fokus dengan project terbaru ini.
Ponsel Li YongSheng bergetar. Pria itu mengambil ponselnya dan melihat chat dari Chen Xixi
'Tuan Li, bagaimana jika kita makan siang bersama. Kita juga bisa membahas tentang project'
'Baiklah'
Li YongSheng dan Chen Xixi makan siang bersama. Mereka membahas project mereka.
"Li YongSheng, aku akan membantu mempertahankan posisimu. Kali ini project ini pasti berhasil"
"Li YongSheng, kau tidak sendiri. Sebagai teman aku akan membantumu"
Chen Xixi tersenyum.
"Baiklah, lebih baik kita makan siang dulu"
Chen Xixi memesan makan siang. Mereka juga mengobrol dengan santai walaupun sesekali mereka akan membicarakan bisnis.
Chen Xixi menyarankan beberapa perusahaan yang akan tertarik untuk berinvestasi dalam project ini. Dia juga akan membantu Li YongSheng mengatur pertemuan.
"Chen Xixi, terima kasih"
"Jangan sungkan,untuk pangeran Sheng aku akan melakukan apapun"
Chen xixi tersenyum cerah. Li YongSheng menjadi canggung mendengar panggilan itu.
"Aku jadi teringat masa-masa kuliah ,sangat disayangkan kau tiba-tiba transfer jurusan bisnis dipertengahan semester"
"Apa kau tahu, para gadis di fakultas teknik merasa sedih tapi kami sering pergi ke fakultas bisnis untuk menemukanmu dan ternyata kau juga populer di fakultas bisnis"
"Anggota Fanclub pangeran Sheng bertambah dan kau tahu Shen Fengyin juga masuk dalam anggota"
Li YongSheng awalnya tidak tertarik tapi mendengar nama Shen Fengyin dia jadi tertarik tapi Li YongSheng masih bersikap tenang.
"Benarkah?"
"Sebenarnya kami yang memaksanya. Itu karena dia menghalangi kami jadi kami memaksanya untuk bergabung karena kami tahu rahasia Shen Fengyin dan memaksanya bergabung"
"Rahasia, apa itu?"
__ADS_1
Li YongSheng menjadi semakin tertarik, dia tanpa sengaja memperlihatkan dia terlalu bersemangat. Chen Xixi tertawa kecil.
"Tidak kusangkan pangeran Sheng begitu tertarik. Apa karena Shen Fengyin?"
Li YongSheng terdiam dan berusaha mengendalikan diri.
"Hanya penasaran"
"Aku tidak bisa memberi tahumu. Ini rahasia anggota club pangeran Sheng"
"Oh"
"Li YongSheng, tidakkah kau membenci Shen Fengyin?"
"Benci? Kenapa aku harus membencinya?"
"Dia yang membuat mu kesulitan dan dia juga berusaha menjatuhkanmu. Tidakkah kau membencinya?"
Li YongSheng terdiam. Dia memang kadang merasa kesal dengan Shen Fengyin tapi tidak mungkin baginya membencinya.
"Tidak, aku sudah mengkhianatinya di masa lalu. Aku membuatnya kehilangan jabatannya juga"
"Tapi, haruskah dia membalasmu seperti ini? Bukankah adik dan pamannya yang membuangnya seharusnya dia tidak menyulitkanmu"
Chen Xixi merasa marah.
"Mungkin karena dia membenciku"
Li YongSheng menunjukkan ekspresi sedih. Chen Xixi terkejut. Li YongSheng selalu memiliki perubahan ekspresi setiap hal yang berhubungan dengan Shen Fengyin. Mungkinkah, Li YongSheng mencintainya.
Chen Xixi tidak yakin untuk menanyakannya, dia merasa takut harus kecewa dengan perasaan Li YongSheng yang sebenarnya.
Chen Xixi mengalihkan pembicaraan.
Shen Fengyin kembali ke A Country. Dia tidak bisa meninggalkan putranya terlalu lama.
Ketika Shen Fengyin sampai, dia disambut oleh Li Yongfan di bandara.
"Kakak Fan"
"Bagaimana hasilnya?"
"Sepertinya adikmu mempunyai keberuntungan yang bagus. Dia bisa mendapatkan kontrak dengan perusahaan CS dan mendapat kesempatan"
Li Yongfan tidak tahu haruskah dia merasa senang atau sedih. Dia awal berencana membantu Li YongSheng mengelola perusahaan Li jika Shen Fengyin berhasil mendapat perusahaannya lagi tapi dia tidak menyanka adiknya bisa mengatasi hal ini.
"Li YongSheng punya kemampuannya cukup sulit meyakinkan CS untuk bekerja sama apalagi dengan kondisi perusahaan Shen saat ini"
Nada Shen Fengyin terdengar kesal. Moodnya tiba-tiba menjadi buruk karena dia tanpa sengaja melihat Li YongSheng dan Chen Xixi masuk ke sebuah restoran. Walaupun dia berusaha menepis rasa cemburunya.
Li Yongfan pura-pura tidak menyadari bahwa Shen Fengyin sedang cemburu. Dia sudah mendengar gosip tentang hubungan adiknya dan Chen Xixi tapi dia tidak yakin bahwa Chen Xixi akan mencampurkam urusan pekerjaan dan urusan pribadi.
"Istri, apa kau berencana pergi ke B city lagi"
"Mungkin. Aku masih harus mengurus urusan tentang perusahaan Shen"
"Perlukah kita pindah kembali ke B city? Setidaknya kau tidak perlu bolak balik"
"Tidak. Tinggal di A Country lebih baik"
Dia tidak ingin Shen FengYue membahayakan Rui lagi. Setidak nya Li YongSheng juga tidak akan bisa mendekati Rui jika Rui ada disini. Dia tidak ingin ada yang menyakiti Li Huan Rui
Beberapa hari telah berlalu, Shen Fengyin yang awalnya percaya diri menjadi khawatir mendengar laporan dari asisten han bahwa Li YongSheng mulai menarik para investor.
Shen Fengyin meminta Jenny Shen membuat janji dengan presiden Chen. Setelah kesepakatan waktu disetujui Shen Fengyin pergi ke B city. Dia tidak bisa membiarkan Chen Xixi terus membantu Li YongSheng jika tidak maka pria itu akan berhasil dalam project ini.
"Saya tidak menyangka CEO Shen yang sibuk akan datang menemui saya"
Presiden Chen- Chen Xixi mengucapkannya dengan dingin.
"Saya tidak sesibuk presiden Chen"
"Jadi, apa keperluanmu?"
"Saya dengar perusahaan CS bekerja sama dengan perusahaan Shen dan anda juga ikut berinvestasi"
"Ya"
"Presiden Chen, lebih baik anda pertimbangkan lagi. CEO Li sering gagal dalam project-project besar dan juga project ini pertama kali untuk perusahaan Shen. Jika project ini gagal, anda mungkin akan mengalami kerugian"
"Oh, apa kau juga membicarakan hal seperti ini pada perusahaan lain. Berbicara buruk tentang CEO Li agar setiap perusahaan menolak bekerja sama dengannya? CEO Shen , apa kau pikir bahwa kau bisa menekanku? Kau terlalu berani untuk melawan Chen"
"Presiden Chen, sebagai teman anda saya peduli dengan anda. Ini adalah kenyataan bahwa CEO Li memiliki kinerja yang buruk"
"Shen Fengyin, sepertinya kau terlalu meremehkan Li YongSheng"
"Apa kau lupa dia adalah unggulan di fakultas teknik? "
Shen Fengyin melupakan hal ini. Dia tiba-tiba teringat saat Li YongSheng menjelaskan dengan detail kepada dewan direksi. Pantas saja dia bagitu percaya diri.
"Bahkan jikapun dia gagal, aku akan tetap membantunya. Bagiku uang bukan masalah yang terpenting aku bisa bermanfaat untuknya"
__ADS_1
"Shen Fengyin , aku juga tidak akan membiarkanmu menggertak pangeran ku"
"Presiden Chen, apa anda mencampurkan masalah pekerjaan dan pribadi. Akan buruk jika anda terbutakan oleh cinta dan gagal dalam bisnis"
Chen Xixi tertawa.
"Bahkan jikapun aku gagal dalam bisnis aku tidak akan jatuh miskin. Shen Fengyin tidakkah kau iri padaku atau merasa cemburu karena aku menargetkan Li YongSheng?"
"Presiden Chen, anda terlalu berlebihan"
"Presiden Chen saya hanya ingin memberitahu anda. Pengorbanan cinta anda mungkin akan sia-sia"
"Anda tahu bukan Li YongSheng sudah menikah? Dia sangat menghargai istrinya, selama ada Shen FengYue ,anda tidak ada dalam pandangannya. Jikapun anda terlibat masalah dengan Shen FengYue , pria itu akan membela istrinya"
Shen Fengyin merasa pahit di dalam hatinya ketika mengingat hal yang terjadi di masa lalu.
"Apa kau berpikir seperti itu? Nona Shen, apa anda tidak menjelajah di weibo?"
"Benar, anda pasti terlalu sibuk"
Chen Xixi mengambil ponselnya dan menunjukkan video yang dia simpan. Video itu menunjukkan pertengkaran antara Shen FengYue dan Chen Xixi. Saat itu Li YongSheng datang menjauhkan Shen FengYue dari Shen Xixi dengan marah.
"Kau lihat. Atau ini masih belum memuaskanmu? Li YongSheng juga mengirimkan pesan padaku berulang kali dan mengundang ku makan siang sebagai permintaan maaf"
Shen Fengyin terdiam sejenak.
"Sepertinya Li YongSheng dan saudaramu itu tidak memiliki perasaan sedalam itu"
"Presiden Chen itu karena anda masih bermanfaat untuknya. Dia mencoba memanfaatkamu sebagai pendukungnya"
"Ya, mungkin kau benar. Itu tidaklah buruk. Selama aku masih dibutuhkan olehnya bukankah dia akan berada disisiku ? Mungkin saja dia bisa menceraikan istrinya yang tidak berguna itu dan berada disisiku. Shen Fengyin, tidakkah kau iri padaku?"
"Aku lebih beruntung darimu. Aku tahu kau diam-diam membantu perusahaan Li bukan? Dan kau bahkan menggunakan cara kotor dengan naik ke ranjangnya agar dia memperhatikanmu tapi pada akhirnya kau dicampakkan olehnya. Dia membuangmu dengan mudah dan bahkan kau juga harus mengorbankan perusahaan mu"
Shen Fengyin mengepalkan tangannya. Rasa sakit di dalam hati nya semakin dalam ketika dia mengingat masa lalu dan perbedaan antara dia dan Chen Xixi.
"Presiden Chen, setelah dia tidak membutuhkanmu lagi dia juga akan membuangmu dengan mudah"
"Begitukah. Mungkin itu akan lama. Bagaimana pun aku bisa memberi nya manfaat yang lebih besar daripada berada disisi kalian dua wanita Shen. Aku-Chen Xixi, aku punya keluarga Chen yang kuat bahkan lebih berkuasa daripada keluarga shenmu itu. Aku juga punya banyak koneksi dan juga dengan kekuatan kakakku tidak ada yang akan mengangguku. Pria itu akan aman disisiku yang lebih menguntungkan"
"Nona Shen, aku tidak akan mengalami hal yang menyedihkan seperti yang terjadi padamu"
Shen Fengyin mengepalkan tangannya.
Mingkin dia bisa membalas kesombongannya jika itu orang lain tapi didepannya adalah Chen Xixi. Kekuatan ataupun statusnya tidak sebanding dengan keluarga Chen. Shen Fengyin tidak ingin terlibat masalah dengan keluarga Chen.
Shen Fengyin berdiri.
"Saya sudah menyampaikan tujuan saya. Saya tidak ingin menganggu kesibukan anda. Selamat tinggal"
"Selamat tinggal, CEO Shen"
Shen Fengyin tidak tahu kenapa hatinya sakit memikirkan hal ini. Jika dia punya kekuasaan seperti Chen Xixi apa pria itu tidak akan meninggalkannya, dia mungkin tidak akan bisa di gertak dan dia bisa melindungi putranya. Namun dia hanyalah Shen Fengyin yang harus mengandalkan kekuatannya sendiri.
Shen Fengyin tenggelam dalam pikirannya. Dia terkejut ketika seseorang menepuk pundaknya.
Shen Fengyin terkejut melihat Li YongSheng berada di depannya.
"Fengyin"
"Oh, CEO Li. Tidakkah sopan bagi anda memanggil nama saya seperti itu. Kita tidak dekat"
Shen Fengyin melihat bunga yang ada di tangan Li YongSheng. Suasana hatinya menjadi semakin buruk.
'Tidak, untuk apa aku cemburu'
"Sepertinya gosip itu benar bahwa CEO Li dan Presiden Chen terlibat hubungan"
Li YongSheng menyadari jika Shen Fengyin melihat bunga di tangannya.
"Fengyin, ini tidak seperti yang kau pikirkan .Aku..."
"Tidak perlu menjelaskan. Saya tidak peduli dengan urusan pribadi CEO Li"
Shen Fengyin hendak pergi tapi Li YongSheng menahannya.
"Fengyin, aku tidak seperti apa yang kau pikir kan. Aku dan Presiden Chen hanya rekan bisnis dan bunga ini
..."
"Hubungan yang terjadi diantara anda dan Presiden Chen bukanlah urusan saya. Anda tidak harus menjelaskan pada saya"
Shen Fengyin menepis tangan Li YongSheng. Namun pria itu mencengkram tangannya dengan kuat.
Shen Fengyin ingin berteriak tapi saat ini dia berada di lobi. Dia tidak ingin menarik perhatian.
Li YongSheng memberi kan bunga itu pada Shen Fengyin.
"Bunga ini untukmu. Dia memberi tahuku bahwa kau datang dan juga hari ini adalah hari ulangtahunmu bukan? Aku ingat bahwa kau suka bunga ini"
Li YongSheng mengucapkamnya dengan lembut dan bahkan menatapnya dengan lembut.
Shen Fengyin menepis perasaannya.
"CEO Li, saya tidak ingin orang lain salah paham dan juga bukankah anda sedang mengejar Presiden Chen, kenapa anda memberikan perhatian pada saya, dan juga ulangtahun saya dan presiden Chen sama. Lebih baik anda memberikan padanya"
Shen Fengyin menepis tangan Li YongSheng.
"CEO Li"
__ADS_1
Chen Xixi mendekati mereka. Shen Fengyin membungkukan kepala dan berjalan pergi.