
“Hiks, … Tidak aku sangka putri kecilku sekarang sudah tumbuh menjadi wanita dewasa. Kini dia sudah menikah dengan pria yang di cintainya dan menjadi pilihan terbaik sebagai pendamping hidupnya,” gumam Vinno sembari menghapus air matanya yang terus keluar.
“Jangan menangis! Aku juga pernah merasakan apa yang sedang kau rasakan saat ini. Melihat putrinya menikah memang membuat hati seorang Ayah menjadi patah hati, tapi setelah melihatnya hidup bahagia dengan pilihannya aku pun ikut bahagia,” ujar Rayden sedikit menceritakan pengalamannya dan Vinno hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
“Dengan ini saya nyatakan kalian berdua sudah sah sebagai sepasang suami istri, baik di mata Tuhan maupun di mata Hukum! Selamat untuk pernikahan kalian berdua, semoga Tuhan selalu memberikan kebahagian di dalam kehidupan rumah tangga kalian.” Hingga suara pendeta kembali mendamaikan suasana.
Kemudian di susul suara Leo yang menjadi Mc pada pernikahan sahabatnya. Leo berseru, “Sekarang waktunya pasangan pengantin baru kita ini untuk saling bertukar cincin pernikahan!”
Lagi-lagi, dua peri kecil yaitu Kayla dan Vania pun muncul dengan membawa cincinnya. Khusus untuk cincin pernikahannya Luca memang sudah menyiapkan sebuah cincin berbentuk ukiran nama masing-masing.
Tak mau menunggu lama lagi, Luca langsung saja meraih cincin itu dan menyematkannya di jari manis milik Ashlyn.
Dan Ashlyn perlahan mengulurkan tangannya di sertai senyuman manis di wajah cantiknya. Dia menatap lekat wajah tampan pria yang kini sudah resmi menjadi suaminya itu. Kini bergantian Ashlyn yang menyematkan cincin di Jari manis milik Luca.
Suara tepuk tangan dan sorak sorai semua tamu undangan semakin memeriahkan suasana pernikahan yang di penuhi rasa haru dan kejutan.
Memang tidak ada Trio Somplak maupun Triple R yang berbuat ulah, tapi sayangnya masih ada Leo yang bisa mewakili mereka.
“Dan sekarang waktunya, ….! Cium … cium … cium…”
Suara Leo berhasil memprovokasi semua orang, sehingga semua orang ikut menyuarakan kata ’Cium’ pada pasangan pengantin baru itu.
Luca ataupun Ashlyn sama-sama tersentak ketika mendengarnya. Namun, detik berikutnya mereka sama-sama tersenyum bahagia.
Tanpa buang waktu, Luca langsung mendekat dan meraih tubuh Ashlyn. Lalu mempersempit jarak di antara mereka dan langsung meraup bibir indah Ashlyn dengan lembut dan begitu dalam.
Sontak saja, semua orang pun terkejut, bahagia dan histeris yang bercampur jadi saat melihat keberanian Luca yang mencium Ashlyn begitu rakusnya di hadapan semua tamu undangan yang ada.
“Kita sudah pernah ketahuan berciuman seperti ini oleh Papah dan Levi! Lalu kenapa kau masih merasa malu juga,” goda Luca pada istrinya.
“Tapi di sini begitu banyak orang,” elak Ashlyn mencoba mencari alasan.
Dia benar-benar malu sekarang, sehingga dia milih menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya.
“Woah, … Begitu hot, Luca! Lanjutkan! Ajaran dari Papahmu memang tidak main-main!” seru Felix yang tidak tahan untuk berkomentar dan bersuara.
“Kak Luca! Nanti ajari aku juga saat pernikahanku ‘yah!” seru Rayga yang sama-sama tidak tahu malunya dengan Paman Felixnya itu.
“Aish, … Kalian berdua ini!” geram Rayden yang melontarkan tatapan membunuhnya pada Felix dan Rayga, sehingga keduanya langsung memalingkan wajahnya untuk menghindari tatapan itu.
Semua orang kembali di buat tertawa dengan celetukan Felix dan Rayden. Sedangkan Rayden harus menahan malu akan perkataan Felix yang mengatakan bahwa Luca seperti itu karena di ajari oleh dirinya.
__ADS_1
Berbeda dengan Luca yang hanya menanggapinya dengan senyuman yang penuh kebahagiaannya.
...****************...
Selesai pernikahan mewah yang cukup melelahkan itu. Keesokan harinya, Luca langsung membawa Ashlyn untuk berbulan madu di Paris, Perancis.
Semua anggota keluarga hanya mengantar sampai di depan kediaman Xavier saja, karena baik Luca maupun Ashlyn menolak untuk di antar sampai di bandara.
“Semuanya, kami akan berangkat sekarang! Katakan saja kalau kalian menginginkan oleh-oleh dari kami,” ujar Ashlyn dengan senyuman manisnya.
“Tidak perlu! Cukup kembali dengan cucu 6 cucu kembar di dalam perutmu itu saja, mereka semua pasti akan sangat bahagia,” celetuk Felix yang memang mulutnya tidak pernah bisa di rem.
“Haish, … Kau ini! Kau pikir putriku kucing apa? Sekali mengandung langsung enam,” tukas Vinno yang tidak terima dengan ucapan Felix.
“Jangan hiraukan perkataan bajingan itu! Dia memang sejak lahir seperti itu,” ujar Rayden menengahi.
“Kembali saja dengan selamat dan sehat, ketika sudah puas dengan bulan madunya.” Ini baru perkataan yang baik dari Mamah Zhia.
“Benar, kami tidak membutuhkan apapun yang penting kalian berdua bahagia.” Dan juga Bu Hanna.
“Pergilah dan kembali ‘lah dengan membawa kabar gembira untuk kami semua di sini,” ujar Joana memang tidak jauh-jauh dengan perkataan Felix tapi ini lebih enak di dengarkan.
“Dan jangan lama-lama perginya! Kak Luca tidak mau ‘kan melewatkan keponakan pertama Kakak lahir,” pesan Lucia.
“Kakak, …” rengek Lucia tidak terima di permainkan seperti itu oleh Kakaknya.
“Baiklah, sepertinya kami harus pergi sekarang!” ujar Luca sembari memeriksa jam pada jam tangannya.
Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang. Akhinya, Luca dan Ashlyn tiba juga di salah satu hotel terbaik di Paris yaitu Shangri-La Hotel.
Masuk ke dalam daftar “Monuments Historiques” negara Perancis, Shangri-La Hotel terletak tepat di seberang Sungai Seine, menghadap ke Menara Eiffel.
Pecinta makanan pasti suka dengan fasilitas tiga restoran hotel, dua di antaranya sudah mendapatkan penghargaan bintang Michelin.
Semua kamar dilengkapi ruang tamu, kamar mandi marmer elegan dengan bathtub dan shower, TV layar datar, dock iPod, dan kotak brangkas untuk laptop.
Untuk kamar dengan pemandangan langsung Menara Eiffel, pilih kamar atau suite dengan kata “Eiffel Tower view” di dalam namanya. Dan sudah pasti Luca memesan kamar tersebut.
Baru saja, masuk ke dalam kamar Luca langsung menagih haknya pada Ashlyn. Sebab malam pertamanya harus di lewatnya, karena Ashlyn yang langsung tertidur karena kelelahan.
Saat itu, Ashlyn juga sudah merasa lelah dengan perjalanan mereka. Namun, sebagai istri yang baik dia pun memberikan apa yang menjadi hal suaminya, meski hanya satu ronde.
__ADS_1
Luca cukup pengertian untuk tidak membuat istrinya masuk rumah sakit karena ulahnya sendiri.
Setelah pergumulan panas mereka, Ashlyn dan Luca hanya duduk di balkon kamar mereka sambil menikmati pemandangan indah menara Eiffel di malam hari.
Hingga Luca mengingat kejadian ketika dia hampir di penjara di sana, jika ketahuan memadamkan lampu menara Eiffel hanya untuk mengenang kematian Axlyn.
“Mau mendengar cerita gila dariku?” tanya Luca tanpa melepaskan pelukannya pada tubuh Ashlyn.
“Apa?” tanya balik Ashlyn yang penasaran.
“Aku pernah memadamkan lampu menara itu secara diam-diam,” jawab Luca dengan jujur.
“Bukankah, _....”
“Benar, padamnya lampu di menara itu menandakan sebuah duka cita yang begitu mendalam. Dan aku melakukan itu tepat setelah Axlyn di makamkan,” jelas Luca mencoba membaca raut wajah istrinya.
“Tidak apa-apa! Itu menandakan kau juga bisa memadamkan rasa cintamu padanya, sehingga sekarang aku bisa bertahta di hatimu! Memilikimu seperti ini dan menyaksikan bersama keindahan lampu itu yang pada akhirnya akan tetap menyala,” ujar Ashlyn yang tidak begitu mempermasalahkannya.
“Benar! Sekarang dan selamanya, Luca Cano Xavier hanya mencintaimu Ashlyn!” ungkap Luca sekilas mengecup bibir manis istrinya.
“Aku juga sangat mencintaimu, Luca! Selamanya, …” balas Ashlyn.
Dan mereka berdua pun saling berciuman dengan penuh cinta dengan di suguhkan pemandangan indah berlatar belakang menara Eiffel dengan lampu yang bersinar terang, seperti rasa cinta Luca dan Ashlyn.
...‘Tidak ada kata ‘Pengganti’ dalam cinta. Sebab cinta sendiri itu hanya memiliki satu arti yaitu ketulusan. Semirip apapun orang itu, jika tidak ada ketulusan dalam mencintainya. Maka tidak akan pernah sedikitpun posisinya tergantikan oleh orang lain. Yang ada hanya cinta yang tulus itu telah menjadi milik orang lain.’...
...~End~...
...𝓐𝓴𝓱𝓲𝓻𝓷𝔂𝓪, .......
...◦•●◉✿Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti!✿◉●•◦ 𝓼𝓪𝓶𝓹𝓪𝓲 𝓳𝓾𝓰𝓪 𝓹𝓪𝓭𝓪 𝓹𝓮𝓷𝓰𝓱𝓾𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪𝓷𝔂𝓪. 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓱𝓪𝓷𝔂𝓪 𝓫𝓲𝓼𝓪 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓾𝓬𝓪𝓹𝓴𝓪𝓷 𝓫𝓪𝓷𝔂𝓪𝓴 𝓣𝓮𝓻𝓲𝓶𝓪 𝓴𝓪𝓼𝓲𝓱, 𝓴𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓼𝓾𝓭𝓪𝓱 𝓼𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓶𝓮𝓷𝓭𝓾𝓴𝓾𝓷𝓰 𝓭𝓪𝓷 𝓼𝓮𝓽𝓲𝓪 𝓶𝓮𝓷𝓾𝓷𝓰𝓰𝓾 𝓾𝓹𝓭𝓪𝓽𝓮 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓪𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓽𝓲𝓭𝓪𝓴 𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓲𝓷𝓲....
...𝓣𝓪𝓹𝓲 𝓳𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓴𝓱𝓪𝔀𝓪𝓽𝓲𝓻, 𝓶𝓮𝓼𝓴𝓲𝓹𝓾𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 ...
...◦•●◉✿Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti!✿◉●•◦ 𝓽𝓮𝓵𝓪𝓱 𝓫𝓮𝓻𝓪𝓴𝓱𝓲𝓻 𝓽𝓪𝓹𝓲 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓼𝓾𝓭𝓪𝓱 𝓶𝓮𝓷𝔂𝓲𝓪𝓹𝓴𝓪𝓷 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓼𝓮𝓵𝓪𝓷𝓳𝓾𝓽𝓷𝔂𝓪. 𝓨𝓪𝓷𝓰 𝓽𝓲𝓭𝓪𝓴 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓪𝓵𝓪𝓱 𝓼𝓮𝓻𝓾, 𝓶𝓮𝓷𝓮𝓰𝓪𝓷𝓰𝓴𝓪𝓷 𝓭𝓪𝓷 𝓽𝓮𝓷𝓽𝓾𝓷𝔂𝓪 𝓴𝓮𝓻𝓮𝓷....
...𝓢𝓸 𝓢𝓮𝓮 𝓷𝓮𝔁𝓽 𝓼𝓮𝓪𝓼𝓸𝓷 𝓰𝓾𝔂𝓼!!!😘😘😘🙏...
𝓝𝓸𝓽𝓮 : 𝓤𝓷𝓽𝓾𝓴 𝓲𝓷𝓯𝓸𝓻𝓶𝓪𝓼𝓲 𝓷𝓸𝓿𝓮𝓵 𝓽𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓼𝓱𝓪𝓻𝓮 𝓭𝓲 𝓘𝓖 𝓭𝓪𝓷 𝓕𝓪𝓬𝓮𝓫𝓸𝓸𝓴.
IG : Phopo_Nira
__ADS_1
FB : Phopo Nira Nira