Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti

Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti
Akankah Terulang Lagi?


__ADS_3

“Kenapa Papah dan orang itu bermusuhan?” tanya Ryuga yang lebih tertarik dengan sumber permusuhan keduanya.


“Baiklah, Papah akan menceritakannya pada kalian secara singkat!” ujar Rayden.


Kemudian, Rayden pun mulai menceritakan semuanya dari awal kejadian. Di mana Rayna saudari kembar Rayden harus meregang nyawa dengan tragis setelah mendapat pelecehan dan siksaan dari Evan, Jayden dan teman-temannya. Lalu mayatnya di buang begitu saja di sebuah kebun kosong.


Rayden yang tidak terima dengan kematian saudarinya melakukan balas dendam yang lebih kejam. Dia membunuh semua anggota keluarga Evan dan membakar semuanya tanpa sisa.


Namun sayangnya, Evan dan Jayden berhasil melarikan diri. Dan saat itulah, Rayden bertemu Levi remaja dan menerimanya sebagai salah satu anggota klan mafia terbaiknya.


Tidak berhenti di situ saja, Rayden juga menceritakan bahwa Evan sempat membantu Zhia merawat dan membesarkan Luca dan Lucia. Hingga pertemuan mereka kembali memunculkan rasa balas dendam Evan atas kematian keluarganya.


Evan yang di penuhi dendam dan kemarahan, tanpa melihat dan menyadari kesalahannya sendiri berniat untuk membunuh Zhia dan Double L.


Tentu saja, Rayden tidak akan pernah diam saja melihat keluarga tercintanya berada dalam bahaya. Babak kedua pertarungan antar mafia mereka pun di mulai lagi dan berakhir dengan kematian Evan di tangan Luca dan kematian.


Untuk yang ingin mengetahui lebih detail ceritanya, silahkan baca ‘Anak Kembar Sang Mafia’ lagi!


Cerita Rayden pun selesai, semua orang di sana pun terdiam sedih mengenang masa kelam itu. Sedangkan diamnya Triple R karena sedang mencoba menghubungkan kejadian yang terjadi di masa lalu dengan yang saat ini terjadi.


“Pah, bukankah Evan sudah tidak ada lagi di dunia lagi? Lalu kenapa Papah membahasnya lagi?” tanya Ryuga instingnya sebagai calon detektif hebat kepolisian mulai dia tunjukan.


“Apa kau tidak membacanya dengan teliti berkas tadi? Bukankah di sana tertulis jelas bahwa Leonard Luiz Gustavo adalah putra satu-satunya dari Evan Joseph atau Revan Sam Joseph dengan Joana Gustavo” Will membantu menjawabnya.


“Ryu juga membacanya Paman Will, tapi maksud pertanyaan Ryu bukan itu!” ujar Ryuga mempertegas pertanyaannya.


“Leonard adalah lawan yang saat ini sedang di hadapi Kakakmu dalam dunia bisnis. Jika informasi ini di ketahui oleh Luca atau sebaliknya identitas Luca yang terbongkar oleh Leonard. Maka ada kemungkinan bahwa Leonard ingin membalaskan dendam atas kematian ayahnya,” jelas Rayden yang memahami maksud pertanyaan Ryuga.


“Jika itu terjadi baik Felix maupun Jaydon tidak akan bisa turun tangan untuk membantu,” ujar Will.


“Dan meskipun bisa Papah tidak akan mengijinkan keduanya untuk terlibat,” imbuh Rayden mempertegas keputusannya.


“Jadi, karena itulah Papah menyuruh kami untuk datang pada pertemuan ini,” ujar Rayga.


“Agar kami bisa membantu Kak Luca bila kemungkinan itu benar-benar terjadi?” Ryuga menimpali.


“Pah, bisakah kali ini aku tidak terlibat? Soalnya bulan depan Regis akan mengikuti casting sebuah drama. Bolehkan, Pah?” pinta Regis dengan raut wajah memohon.

__ADS_1


“Hay, apa hubungannya dengan castingmu itu? Tenang saja, kau tidak akan terluka sedikit pun karena kemampuan dan tugasmu hanya berada di belakang layar, bukan?” cecar Rayga mengingatkan adik bungsunya itu.


“Hehehee, … Benar juga! Baiklah kalau begitu aku jadi ikut, Pah!” ujar Regis sambil tersenyum malu-malu.


“Astaga, kenapa anak ini yang malah mirip dengan Zhia di bandingkan Lucia yang anak perempuan malah sangat mirip denganku,” gumam Rayden yang gemas sendiri melihat kelakuan anak bungsunya itu.


Semua orang pun menertawakan kelakuan polos Regis, sehingga suasana yang tadinya terasa sangat tegang sekarang telah mencair dan kembali seperti semula.


Seolah Regis sengaja mengeluarkan sisi polosnya yang menggemaskan agar bisa mengalihkan pembicaraan tentang masa kelam Papah dan para Pamannya


...****************...


Namun, sayangnya yang namanya takdir tidak bisa di hindari. Siapa sangka keberadaan Ashlyn membuat Luca dan Leo bertemu secara tidak sengaja.


Ternyata alasan Ashlyn bekerja di club itu karena dia ingin meminjam uang lagi kepada Leo untuk biaya sekolah dan pengobatan sang ibu.


Ketika seorang pelayan di perintah untuk membawakan minuman untuk Leo dan anak buahnya. Ashlyn pun menawarkan dirinya untuk membawanya, sekaligus dia ingin meminjam uang pada Leo.


Apalagi selama ini Ashlyn berteman baik dengan Leo sejak pertama dia bekerja di club mewah itu. Akan tetapi, Leo yang melampiaskan kemarahannya pada minuman.


“Permisi, ini pesanan anda,” ujar Ashlyn yang berjalan memasuki ruang VVIP dimana Leo sedang berpesta dengan anak buahnya.


“Ouh, … Ashlyn, sudah lama sekali aku tidak melihatmu!” seru Leo yang menyadari keberadaan Ashlyn yang membawa pesanannya.


“Mungkin karena anda akhir-akhir ini tidak bermain di sini,” ujar Ashlyn.


“Hahahaa, … Kau benar! Gara-gara kedatangan para bajingan itu aku harus terus bekerja tanpa bisa memikirkan waktu bermain lagi.” Leo tertawa layaknya orang gila.


“Siapa pun yang anda bicarakan! Semoga urusan anda cepat selesai,” ujar Ashlyn seolah mendoakan Leo.


“Emm, … Tuan Leo, bisakah aku meminjam uang pada anda lagi?”


Ashlyn dengan penuh keraguan memberanikan diri untuk mengutarakan maksudnya. Sontak, Leo pun langsung menatap lekat padanya yang terlihat seakan ingin menerkam tubuh mungil Ashlyn.


“Hahahaa, … Aku pikir kau berbeda dari para ****** murahan ini! Ternyata kau lebih licik dari mereka,” ejek Leo dengan tatapan menghina pada Ashlyn.


“A-aku hanya ingin meminjam saja kalau boleh, _...”

__ADS_1


“Hah, meminjam? Seingatku kau juga pernah meminjam uang padaku dan bukankah sampai sekarang kau belum membayarnya kembali,” potong Leo yang semakin berjalan mendekat ke arah Ashlyn sedang berdiri.


“Bagaimana kalau kau melayaniku saja mala mini, maka aku akan membayarmu dengan harga yang sangat mahal di bandingkan para wanita itu,” bisik Leo tepat di telinga Ashlyn yang membuat tubuh gadis itu gemetar ketakutan.


“Maaf, jika saya mengganggu waktu anda! Kalau begitu saya permisi,” pamit Ashlyn yang berniat melarikan diri dari tempat itu.


Namun, tangan Leo menahan tubuhnya dan kembali berbisik, “Haits, … Kau mau melarikan diri kemana? Setidaknya bayar hutangmu terlebih dahulu, jika kau tidak memiliki uang maka gunakan saja tubuhmu untuk membayarnya.”


“Tidak! Lepaskan aku!”


Ashlyn berusaha memberontak, tapi kekuatan pada tubuh mungilnya tidak cukup besar jika di bandingkan dengan kekuatan dan poster tubuh Leo yang besar dan tinggi.


Dia terus meronta, berusaha melepaskan diri tapi pelukan Leo pada tubuhnya malah semakin erat.


“Aakh, …”


Dan tiba-tiba saja, Leo menghempaskan tubuh mungil Ashlyn pada sofa panjang yang tersedia di sana. Kemudian, langsung menindihnya dan mulai mencumbu Ashlyn secara membabi buta.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...

__ADS_1


__ADS_2