Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti

Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti
Berurusan Dengan Mafia Lagi


__ADS_3

Awalnya baik Henry maupun Robert hanya terdiam sambil melempar pandangan satu sama lain, seakan keduanya menganggap remeh peringatan Luca.


Walaupun di bandingkan dengan anggota mafia yang sebelumnya aura Luca dan kedua pengawalnya itu lebih menyeramkan, tetapi mereka berdua yang tidak tahu bahwa Luca adalah ketua mafia.


Akhirnya keduanya beranggapan kalau Luca tidak bisa mengatasi kekuatan mafia yang tempo hari mengancam mereka.


“Lebih baik kau menyerah saja, sebelum ikut terlibat dengan dunia bawah! Aku sudah mengembalikan semua uang yang kau transfer. Jadi, aku harap kau menyerah pada proyek ini! aku mengatakan hal ini juga untuk kebaikan dirimu,” ujar Robert yang dengan tulus memberikan nasehat pada Luca.


“Bukan masalah uang yang telah anda kembalikan yang memaksaku untuk datang ke negara ini. Akan tetapi, banyaknya kerugian yang harus perusahaan kami tanggung baik secara materil maupun kepercayaan dari para investor yang sudah mempercayakan uang mereka pada proyek satu ini,” tukas Max dengan nada bicara dan tatapan dinginnya, seolah sedang meniru Luca secara diam-diam.


“Benar, kerugian materil kami hampir milyaran dollar! Dan para investor mulai mempertanyakan kualitas perusahaan kami,” imbuh Matt.


Disini M bersaudara yang maju untuk berdiskusi, sedangkan Luca hanya diam menatap kedua orang di hadapannya dengan dingin.


Mendengar angka kerugian yang begitu fantastis kedua bola mata Henry dan Robert seketika membulat dengan sempurna. Mereka sungguh tidak tahu bahwa ada pihak lain yang lebih mengalami kerugian di bandingkan dengan mereka.


“Benarkah kerugian anda sebesar itu?” tanya Robert pada Luca dengan tatapan tidak percaya.


“Benar, karena itulah aku datang kemari untuk menyelesaikan masalahnya,” jawab Luca dengan dingin.


“Kami sungguh minta maaf atas kerugian besar yang harus anda tanggung itu. Namun, kami juga tidak berdaya dengan ancaman dari mereka. Terlebih lagi mereka mengancam kami dengan menggunakan keluarga sebagai jaminan,” jelas Henry yang sudah mulai terbuka.


“Siapa mereka?” tanya Luca masih dnegan nada bicara dan tatapan dinginnya.


“Sebaiknya kau jangan berurusan dengan mereka! Mereka adalah mafia yang paling berbahaya dan di takuti di negara ini.” Robert kembali memberikan nasehat untuk Luca.


Mendengar ketakutan Robert, Max membatin, “Belum tahu saja! Bahwa sesungguhnya orang yang perlu kalian takuti adalah orang sedang berbicara dengan kalian sekarang. Lihatlah, tatapan dan sikapnya yang dingin seakan sebuah pedang yang siap menghunuskan kepada siapa saja yang berani mengusiknya.”


Sama halnya dengan Max, Matt pun juga membatin, “Tuan-tuan, sepertinya anda memberi nasehat atau saran pada orang yang salah! Seharusnya nasehat itu anda berikan kepada orang yang berani mengancam kalian itu.”


“Jangan khawatirkan tentangku! Ceritakan saja apa yang terjadi sampai anda membatalkan penjualan HK Group dengan kami. Bahkan kalau perlu, saya juga akan memberikan pada anda dan keluarga anda,” ujar Luca yang kali ini terlihat sedikit perasaan hangat di kalimat yang dia ucapkan.


“Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau begitu percaya diri setelah tahu akan berhadapan dengan mafia?”


Perlahan Robert menyadari ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Luca.


“Tuan, apakah anda pernah mendengar tentang klan BlackSky dari negara A?”

__ADS_1


Ini tugas Max untuk memperkenalkan klan mafia yang dia naungi.


“Dan apakah Tuan pernah mendengar tentang klan ViLuc dari negara K?”


Matt menambahkan, sebab dia fans baris terdepan pada pasangan Levi-Lucia.


“Siapa yang tidak mengetahui tentang kedua klan itu? Bahkan berita terakhir di katakan bahwa kedua klan itu berhasil membasmi tiga klan mafia sekaligus di wilayah utara!” seru Henry yang selalu update dengan segala berita yang sedang trend atau topik utama dari dunia bawah maupun dunia artis.


“Hehehee, … Kalau begitu perkenalkan Luca Cano Xavier, sang ketua klan BlackSky yang sekarang!”


Dengan penuh kebanggan Max memperkenalkan identitas Luca yang lainnya.


“Dan saudarinya, Lucia Cano Xavier sang ketua klan ViLuc. Meskipun Nona sedang tidak ada di sini, tapi sebagai fans fanaticnya saya harus memperkenalkan panutan hidupku!”


Dengan konyolnya Matt juga memperkenalkan orang yang tidak ada di sana. Hal itu membuat Luca harus menghela napas panjang dengan kelakuan absurd dua pengawal yang di tunjuk papahnya itu.


Bahkan terlihat jelas Luca memijat kepalanya yang terasa pening tiba-tiba, karena malu dengan kelakuan Max dan Matt.


“Aish, … Kenapa kalian malah bicara melantur tidak jelas!” geram Luca yang secara tidak langsung menyuruh Matt dan Max untuk diam.


“Aish, Sial! Kenapa kelakuan mereka sama dengan Paman Will dan Paman Felix,” gumam Luca yang akhirnya mengumpat kesal mengingat kelakuan kedua pengawalnya hampir sama persis dengan kedua pamannya.


“Tuan Luca, benarkah seperti itu?”


Robert dan Henry langsung mengubah cara menatap mereka pada Luca yang awalnya merasa biasa saja sekarang terlihat sangat takjub.


“Abaikan saja omong kosong mereka berdua. Sekarang bisakah kalian menceritakan apa yang terjadi? Aku ingin mendengar semuanya tanpa ada yang terlewatkan satu pun,” ujar Luca dengan nada memerintah.


Setelah mengetahui identitas Luca sebagai ketua mafia, Robert dan Henry pun dengan sangat antusias menceritakan pa yang mereka alami.


Bagaimana mereka di ancam dengan kekerasan dan menjadikan keluarga mereka sebagai tawanan atau jaminan dari keputusan yang akan mereka ambil.


Tidak lupa mereka juga meminta perlindungan pada Luca, sehingga dengan terpaksa Luca pun menyanggupinya.


“Tuan Luca, anda sudah mengetahui semuanya! Jadi, bisakah anda memberi kami dan keluarga perlindungan dari para mafia itu?” pinta Henry dengan raut wajah memohon.


“Benar, Tuan! Kalau tidak perlindungan untuk keluarga kami saja itu sudah sangat cukup.” Robert menambahkan.

__ADS_1


“Baiklah!”


Walau hanya satu kalimat, tapi Henry dan Robert sudah sangat bahagia karena akhirnya mereka dan keluarga mendapat perlindungan yang pasti.


Dan juga mereka tidak perlu takut mengalami kerugian atas banting harga penjualan yang di tetapkan oleh anggota mafia Death Lion.


“Kalian sudah mendengarnya, bukan? Maka lakukan tugas kalian dengan baik!”


Luca beralih pada kedua pengawalnya itu dan memerintahkan dengan nada dan tatapan dinginnya.


“Tentu, Tuan!” sahut Max dan Matt yang langsung mengerti tugasnya.


Matt pun segera menghubungi seseorang untuk mengatur perlindungan yang sudah di janjikan.


Sedangkan Max sibuk mengeluarkan beberapa dokumen di dalam tas kerja Luca yang selalu dia bawa keman-mana. Ternyata dokumen itu adalah dokumen jual beli HK Group yang baru.


“Tanda tangani lah! Semua isi perjanjiannya masih sama, hanya di tambah satu poin tentang perlindungan yang barusan kita bahas!” Luca menjelaskan secara singkat.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...

__ADS_1


__ADS_2