Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 17 - Calki


__ADS_3

"Abel Sasa bangunin tuh si Ara udah adzan"


"biarin lah kak kan Ara juga ga bisa sholat" Sasa yang menjawab sedangkan Abel melenggang pergi ke toilet


"yaaakkk nih bocah biar dia mandi lah,pasti ga enak badannya lengket" balas Desty dengan nada yang lebih tinggi,bukan marah sih.


"udah adzan ya ?" tanya Ara yang baru terbangun dan menguap kecil


"nah udah bangun sendiri tuh si Ara" sahut Sasa


"loh kok aku tidur dikamar ?" tanya Ara lagi dan saat itu Abel keluar dari toilet


*cieeeeeeee


cie cie cie*


hanya itu yang keluar dari mulut teman sekamarnya tidak ada yang menjawab kebingungan Ara


"ih kenapa kalian jadi cie cie ?" heran Ara


"tidurnya makin nyenyak ya geesss"

__ADS_1


"berasa di kelon mulu dong wkwkwk"


"ga sadar dong diangkat ama calki"


"afa'an tuh kak calki ?" tanya Abel dan Sasa bersamaan


"calki calon laki bhuwahahahahaha"


"wkwkwkwkwkwk"


"makasudnya gimana sih ?" tanya Ara yang masih tidak mengerti sama sekali dengan omongan teman sekamarnya


"tadi kan perjalanan pulang kesini molor lo Ra la trus ga tega kalo mau bangunin yaudah si Bagas yang gendong lo kesini" jelas Abel yang setelahnya tertawa lagi dan juga diikuti oleh Sasa dan Desty


"ga percaya " jawab Ara dan melengos pergi ke toilet


"halah awas lo cengar-cengir didalem toilet" ejek Sasa yang tetap diabaikan oleh Ara


"lo berdua ga lihat sih pas Bagas bawa Ara kekamar tuh hebohnya luar angkasa tau gak,semua gadis-gadis centil kek Sasa nongol semua dari kamarnya " ujar Abel yang mendapati pelototan dari Sasa karena tidak terima centilnya disamakan dengan orang lain


"luar biasa kallek bukan luar angkasa" ralat Sasa yang membenarkan ucapan Abel dengan nada sewotnya

__ADS_1


"hahaa suka-suka gue lah mulut juga mulut gue"


"dih siapa bilang itu mulut milik lo tuh mulut punya sang pencipta tauk"


"berisik woi, buruan ah sholat ntar abis waktunya ngerumpinya lanjut nanti"


"iya kakak" balas Abel dan Sasa dengan nada imut


"geli sumpah gue denger lo kek begitu, iya kalo itu Ara gue B aja lah kalo lo berdua terutama Abel mau muntah gue" jawab Desty yang duduk dimeja belajarnya sambil memasang mukenah


merasa tidak ada yang merespon lantas Desty menoleh pada kedua adiknya


"kampret emang lo gue dibiarin nyerocos sendirian"


sebuah ide jahil muncul difikirannya, Desty membuka pintu kamar dan berbalik pada Abel dan Sasa yang sedang ruku' kemudian menarik mukenah keduanya dengan sangat kuat membuat mukenahnya luruh sampai leher dan tentu aurat kepalanya terbuka bahkan Sasa sampai terjatuh dan Abel hampir terjatuh


"Desty................." teriak Abel dan Sasa tanpa menggunakan embel-embel kakak lagi dan Desty yang sudah lari keluar dari kamar itu tertawa puas karena telah membalas kedua adiknya


"hahahahaha rasain lo, sholat di aula ajalah wkwkwk haduh capek.. sholat trus doa minta diampuni dosa gue tadi udah batelin sholat orang, 2 orang lagi tuh hahaahaha" ucap Desty berbicara sendiri sambil berjalan menuju aula


"pada kenapa sih ?" gumam Ara yang bertanya-tanya karena mendengar teriakan temannya dikamar

__ADS_1


"ada aja tingkahnya,kosa katanya hehe kayak apa tadi ya calki calon laki hihihi lucu juga" lanjut Ara bahkan ia sampai cekikikan


__ADS_2