Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 60 - Kehangatan Dari Kebersamaan


__ADS_3

"Farhan itu dukun apa dokter sib dad ternyata dia benar umur kandunganku sudah 2 bulan, sedikit meleset hanya kurang tambahan 2 minggunya"


"hahaa mungkin dua-duanya"


keduanya baru saja keluar dari rumah sakit memeriksakan kandungan Emberly yang memang sangat lemah jadi sudah ia putuskan untuk berhenti mengajar dahulu sampai janinnya kuat atau mungkin sampai bayinya lahir


sampai dirumahnya mereka langsung disambut oleh kedua anaknya yang memang sudah mereka beri tahu tadi malam


"mommy..." teriak Ara riang berhambur pada pelukan sang ibu


"kalian udah lama nyampenya ?" tanya Bramantyo dengan tangannya yang masih Posesif melingkar di pinggang sang istri


"nggak dad baru aja kok" Desty yang menjawab karena Ara fokus mengelus perut mommy nya padahal masih rata


"Ara tuh gak nyangka baru saja sebulan yang lalu kalo gak salah ya Ara dapetin seorang kakak eh sekarang Ara udah mau jadi kakak" Ara cekikikan setelah berucap seperti itu


"kalo bisa sih cowok ya biar ngerasain punya adek cowok hehe" Desty menimpali dan dijawab amin oleh ketiga orang yang ia sayangi


pukul 11 siang Desty mengajak Ara memasak untuk makan siang

__ADS_1


"duh non ga usah biar kita aja yang masak"cemas seorang art yang mencegah majikannya


"udah gak apa-apa, bantu kita aja ok" mau tak mau art itu pun ikut apa kata sang majikan


berkutat selama 1 jam setengah makanan tersaji begitu rapi diatas meja makan dengan bau sedap dari makanan tersebut


"wah wah anak daddy udah bisa terjun ke dapur nih ?" ucap bangga Bramantyo pada kedua anaknya yang menarik kursi untuk kedua orang tuanya yang baru turun dari tangga


"hehe Ara sih bisa dikit-dikit dad tapi kalo kak Desty emang jagonya "


"oh iya dong kan otw buka restoran ama calon paksu" dengan bangganya Desty memamerkan bakatnya


"iya ya mom satu tahun lagi mana kerasa"


"hehe"


"em enak banget sambel udangnya" puji Emberly pada suapan pertamanya


"bener mom enak" sahut Bramantyo dengan mulut yang mengunyah

__ADS_1


"tuh kan Ara bilang juga apa, pokoknya kalo mommy pengen dimasakin apa gitu tinggal bilang kak Desty aja"


Desty jadi salah tingkah pada akhirnya karena terlalu dipuji tapi ia senang dan bahagia karena bisa merasakan keluarga yang lengkap seperti ini


kebersamaan makan siang itu menciptakan suasana hangat pada keluarga kecil tersebut bahkan mereka juga menghabiskan waktu sampai sore hari


seharusnya Ara dan Desty menginap tapi tidak jadi mengingat mereka belum menyiapkan perlengkapan untuk sekolah besok


jadi malam hari pukul 7 mereka berdua pulang diantar supir langsung berbelanja keperluan yang mereka butuhkan


tak hanya berbelanja keperluan esok untuk sekolah mereka juga membeli cemilan dengan jumlah yang banyak dan tak lupa membeli makanan dan minuman untuk dimakan bersama Abel dan juga Sasa


mereka melanjutkan perjalanan pulang ke Asrama setelah 1 jam lamanya mereka berbelanja


sampai di Asrama ternyata kedua temannya sedang tertidur dilantai entah dari kapan


"woi bangun woi ya ampun dari kapan sih nih 2 bocah molor ?"


Abel dan Sasa sama-sama membuka mata dan duduk dengan malas karena terganggu dengan suara Desty yang berisik

__ADS_1


"lapeeerrrr...." rengek Sasa mengusap perutnya


__ADS_2