Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 19 - Surat Dari Maya


__ADS_3

"hei Rangga..


maaf karena aku udah berani ngirim surat ini sama kamu karena aku ga punya hp dan kamu udah tau sendiri kenapa aku jual hp aku tau kok kamu ngikutin aku kemaren atau mungkin hanya kebetulan ?


makasih banget karena kamu udah berkali-kali mau nolong aku


aku bukan wanita yang polos kok aku tuh faham malahan banget kalo kamu itu punya perasaan sama aku atau memang aku yang kepedean ?


aku udah nulis gini pun aku tuh masih mikir loh surat ini bakal aku kasiin atau nggak, tapi aku tetap kumpulin keberanian kalo surat ini pasti sampe kok sama kamu


dan sebenarnya aku denger kok waktu ditaman lapangan kamu itu ngungkapin perasaan kamu tapi aku pura-pura tidur karena apa ? karena aku ga pantes loh buat kamu Ga dari sisi manapun


tapi aku yakin kamu itu bukan orang kayak gitu

__ADS_1


ini surat pertama dan terakhirku buat kamu Ga dan aku mau bilang maaf dan makasih dan yang terakhir aku juga sayang banget sama kamu, bye Rangga..


1 pesan aku. Tetap buka pintu hati kamu jika nanti ada seseorang yang mengetuk pintu itu dengan sabar.


_Maya."


Rangga melipat kembali sepucuk surat yang ada ditangannya yang kemudian pergi kebalkon kamarnya,dadanya naik turun mengatur nafas yang terengah-engah mencoba menetralkan perasaan hatinya yang terasa diremat kuat


Rangga membalik badannya menatap Aron dengan tatapan seperti menahan sesuatu dan Aron yang ditatap seperti itu langsung menunduk takut karena telah lancang


namun detik berikutnya Rangga melangkah maju selangkah dan langsung memeluk Aron


"sebagai bukti cinta abang sama kakak kamu abang janji akan jagain dan sayang sama kamu sampai kapanpun itu,pegang janji abang ya" ucap Rangga dengan mengusap kepala dan punggung Aron

__ADS_1


dalam hati Rangga ia merasa sangat sakit yang entah kapan akan sembuhnya,karena kehilangan seseorang yang disukai itu termasuk dalam hal yang sulit apalagi tau orang itu membalas perasaannya dan sayangnya semua balasan darinya sudah telat


walau begitu Rangga tetap senang karena setidaknya perasaan dia tidak hanya sebelah pihak hanya saja samar-samar,itulah anggapan Rangga


dan Rangga juga sudah memantapkan hatinya bahwa saat ini hatinya akan istirahat terlebih dahulu alias menutup hati untuk tidak mencintai siapapun


anggap saja ia baru memulai menjalin hubungan walau sudah beda alam


"gue boleh ga sih ikutan peluk-pelukannya ? kisah cinta lo kok kek gitu sih bang" Kevin yang sedari tadi menguping akhirnya merasa tersentuh karena kisah cinta Rangga, ia jadi membayangkan kalo dia yang ada diposisi Rangga pasti tidak akan setegar itu


Rangga dan Aron melerai pelukannya dan sama-sama merangkul Kevin


tak hanya sama-sama merangkul Kevin mereka juga kompak mengucapkan "Lebaaayyy..." lalu mereka sama-sama tertawa dan masuk kedalam kamarnya

__ADS_1


__ADS_2