
7 hari berada di Kanada teman-teman Ara merasa puas karena selama 7 hari disana mereka sudah mengunjungi beberapa tempat wisata pilihan mereka
seperti Niagara Falls, Toronto's CN Tower dan Whistler Blackcomb yang menjadi pilihan mereka bersama
namun bagi Abel,Sasa dan Reva mereka tak kenal lelah karenanya mereka menerima ajakan Jessica sepupu nya Ara yang saat ini mengajak mereka ke Klub Komedi tak lupa Grandpa selalu memberi mereka 2 orang bodyguard dan 1 orang penerjemah
berbeda dengan Chandra dan desty yang saat ini sedang berlomba memakan makanan Khas Kanada yang mereka pinta pada Grandpa
sementara Ara yang awalnya ia ingin ikut Jessica tapi tidak jadi karena Bagas membawanya kabur lebih dulu
"kak kenapa pakai acara culik aku segala sih ?" tanya Ara didalam mobil pada Bagas yang duduk disampingnya
Bagas sengaja pergi dengan salah seorang supir agar Grandpa dan Grandma Ara tidak perlu cemas
Dirgan dan Karin ? dihari kedua mereka lebih dulu pulang karena ada pekerjaan yang harus mereka emban
mereka berani pulang meninggalkan anak-anaknya karena ternyata dihari pertama mereka datang orang tua Ara juga datang sengaja ingin ikut berkumpul dan menangguhkan pekerjaan mereka pada orang terpercaya mereka tentunya
__ADS_1
alih-alih menjawabi pertanyaan Ara tadi Bagas malah diam menatap lekat seorang gadis yang ada disampingnya bahkan sangat dekat
ditatap seperti itu oleh Bagas Ara malah menelisik setiap wajah Bagas dan satu kata yang keluar dari mulut Ara malah membuat Bagas terkekeh
"tampan" ucap Ara tidak keceplosan
"keceplosan ?" tanya Bagas dan Ara menggeleng ah Bagas semakin gemas saja baginya Ara ini memang beda
"kalo Kaka tampan kenapa emangnya ?" tanya Bagas kembali sambil menaikkan sebelah alisnya agar terlihat lebih cool lagi Bagas tertawa didalam hati kenapa pula ia harus bertingkah seperti itu
mengangkat alis biar semakin tampan didepan Ara ? wah Bagas sepertinya salah tingkah
"hahaha lo bisaan aja" Bagas menarik hidung Ara karena tidak tahan menahan gemas kepada Ara
"kak udah sampai" ucap Ara ketika sadar supirnya sudah membukakan pintu dan ternyata Bagas membawanya ke taman
Ara berjalan beriringan dengan Bagas mencari tempat yang cocok untuk mereka duduki
__ADS_1
dan pilihan mereka sama yaitu memilih duduk diatas rumput saja karena fikiran mereka juga sama jika capek duduk maka mereka akan berbaring sambil menikmati pemandangan langit yang sebenarnya tidak ada bintang sama sekali
"lo sering kesini ?"
"walaupun taman ini dekat rumah tapi jarang banget kak soalnya kalo ajak Jessica pasti dia ga mau"
"Ara" panggil Bagas pada Ara yang padahal Ara sudah ada dihadapannya
"ngomong aja apa yang mau kakak omongin" jawab Ara dan Bagas menatap penuh tanya
"tante Karin bilang kalo kakak bakalan ajak Ara berduaan aja dan pasti setelahnya kakak manggil Ara dulu buat izin mau ngomong " jelas Ara dan Bagas memejamkan matanya lalu membuang nafasnya kasar
bisa-bisanya sang ibu berbicara itu pada Ara, pantes saja Ara yang dibawa Bagas kabur tidak terlalu kaget hanya sekedar bertanya kemana
di Indonesia tepatnya dikamar Karin, Karin menggaruk telinganya yang terasa gatal
"aduh pa ini telinga Mama gatel banget"
__ADS_1
"biasanya ada yang ngomongin kalau kayak gitu ma"