
setelah mendengar cerita dari Ara yang juga dibantu oleh Sasa dan Noni dalam menjelaskan kejadian disekolah atas apa yang menimpa Chelsea, Emberly dan Karin terus mengusap bahu Ara, faham bahwa Ara sangat merasa bersalah atas perbuatannya yang tidak disengaja pada Chelsea
terus menunggu hingga akhirnya dokter yang menangani Chelsea keluar dari ruangan tersebut dengan meminta perwakilan dan penanggung jawab atas Chelsea yang harus di operasi Caesar
Bramantyo menjawab bersedia, Bramantyo ingin bertanggung jawab karena bagaimanapun sang anak yang bisa dibilang pelaku. Lantas ia segera mengurus surat menyurat tersebut
"saudari Chelsea ingin bertemu dengan Ara, mari yang namanya Ara ikut kedalam" ucap dokter sambil memerhatikan mencari siapa yang bernama Ara, dan Ara segera mengangkat tangan yang kemudian mengikuti langkah dokter tersebut untuk masuk kembali
Chelsea tersenyum melihat Ara yang bersedia masuk, dan Ara bingung harus membalas senyum atau bagaimana jadi ia hanya terus berjalan menghampiri Chelsea dengan wajah tanpa ekspresi
Ara kira Chelsea akan marah karena perbuatannya ternyata tidak, Chelsea menggenggam tangan Ara dengan tangannya yang sudah dingin dan pucat
__ADS_1
Ara melihat dokter dan perawat yang sedang sibuk untuk menyiapkan proses operasi Caesar yang akan dilakukan Chelsea
"gue tau lo merasa takut atas kejadian tadi, tapi tenang aja gue gak akan nuntut lo dan gue malah bersyukur hal ini terjadi karena akhirnya gue dipertemukan sama lo, gue mau minta maaf sama lo Ra"
Ara masih saja diam menyimak Chelsea yang kembali menuturkan setiap kata yang sepertinya sudah dipersiapkan
rasa sakit terus menyerang tapi Chelsea berusaha bercerita kejadian beberapa tahun yang telah lewat tentang kesalahpahaman yang merusak hubungan baik antara Ara dan Bagas
Chelsea kembali meringis karena perutnya bereaksi kembali dengan rasa sakit yang semakin aneh dirasakan oleh Chelsea
"udah kamu diem aja jangan ngomong lagi" ucap Ara merasa khawatir walaupun ia masih merasa penasaran dan disaat Ara mendengar setengah cerita tersebut jujur hati Ara mulai merasa bersalah
__ADS_1
namun Chelsea tetap melanjutkan ceritanya karena hanya dengan ini ia yakin setelahnya ia akan mendapatkan maaf dari Ara, tak hanya maaf dari Ara tapi dengan begitu hubungan antara Ara dan Bagas pasti akan kembali seperti dulu lagi
"asal lo tau Ra, disaat gue meluk kak Bagas dia itu sambil senyum ngomong gini "Ra ini kamu kan Ra" abis itu dia puter badan Ra dan saat itu juga dia langsung liat lo hiks maafin gue Ra, gue mohon"
sungguh hati Ara mencelos, Ara sadar bahwa ia juga egois dalam hal tersebut, Ara menatap Chelsea dengan tatapan yang sendu seakan bertanya kenapa Chelsea harus melakukan semua itu, bukankah jika Chelsea tidak melakukan hal tersebut semua ini tidak akan terjadi ?
Chelsea masih kembali bercerita sambil mengusap perutnya dengan senyuman tipis, ia merasa senang karena bayi yang ia kandung seperti memberi dukungan untuk Chelsea dengan rasa sakit yang mulai berkurang
Chelsea bercerita bahwa ia kembali datang menemui Bagas untuk meminta maaf, dan ia juga memberitahu bahwa ia hamil karena dihamili oleh laki-laki yang ia sendiri juga tidak mengenal laki-laki yang telah menghamilinya
bukan hanya Chelsea yang bercerita pada Ara, Bagas yang masih di taman juga bercerita dengan cerita yang sama seperti apa yang telah Chelsea jelaskan kepada Ara.
__ADS_1