
hari semakin gelap tapi mereka tetap melanjutkan permainan dan kali ini giliran Aron yang mendapat tantangan
tidak begitu sulit karena Noni ingin Aron juga menggoda 4 orang cowok yang duduk di tempat yang sama seperti Kevin tadi
Aron berjalan pelan diikuti Noni yang langsung merekam, sampai disana karena 4 cowok tersebut agak renggang jadi Aron berinisiatif duduk ditengah-tengah
karena reflek melihat gaya Aron yang mau duduk begitu spontan seorang cowok disampingnya merapatkan kedua kakinya cepat karena kaget
"bro bro gue dapet tantangan nih tolong kerja samanya ya tuh cewek gue lagi midioin gue" ucap Aron sambil mengajak orang disampingnya bersalaman dengan 1 balon kodok yang ia pegang, keempat cowok pengunjung itu hanya iya iya saja
"biar lebih real gini nih" ucap cowok yang reflek tadi menarik kepala kostum kodok dan membuat gerakan seakan mau mencium
Noni tertawa melihat itu tapi ia malah reflek men Tap off pada kamera hp yang sedang merekam
"yaahhh... gak seru ih kok malah kepencet sih"
"yang penting udah beres.. cus balik" Aron menarik Noni dengan segera takutnya Noni malah menyuruhnya mengulang lagi, kan ogah.
karena banyak tertawa mereka istirahat sejenak dan lanjut makan di tempat sekitar lebih dulu
__ADS_1
setelah selesai dengan urusan bla bla nya mereka kembali duduk ditempat yang berbeda yang lebih terang
lanjut bermain dan kini Sasa yang kena sasaran, Kevin lah yang paling heboh ingin membalas sang kekasih
"godain tuh abang-abang yang jual jajanan itu, pokoknya titik ga pake koma" ucap Kevin yang mana langsung disetujui temannya yang lain
"setuju banget, bumbu Sasa tunjukkan kecentilan lo ahahahah" Abel tak kalah semangatnya seperti Kevin
"ih ngeselin, bunny ngeselin huh" ucap Sasa dengan gaya manja centilnya merasa kesal dengan Kevin
sambil menggerutu pada Kevin, Sasa tetap memakai kostum tersebut
"males" sahut Sasa singkat lalu berjalan mendatangi seorang cowok yang sedang melayani pelanggannya
Sasa menjalankan perannya yang centil berulang kali ia mencoba menggoda cowok yang sedang memasak jajanannya tapi cowok itu menghiraukan Sasa
"abang liat dedek bang, ih abang cium dedek bang" berulang kali Sasa menyanyikan lagu tersebut dengan lirik karyanya sendiri
merasa geram dengan tingkah Sasa cowok tersebut membuka mulut kodok tersebut bermaksud ingin melihat orang didalam kostum tersebut yang terus mengganggunya bekerja
__ADS_1
siapa sangka karena tarik-menarik kepala kostum kodok itu malah lepas, Sasa melirik sembarang arah dengan muka yang terlihat menahan malu karena wajahnya kelihatan
pedagang cowok itu membuang muka kelain arah menertawakan orang yang mengganggunya malah berdiam tidak menggoda lagi
"balik Sa balik, jangan kek orang bego lo" teriak Abel dibelakang Noni yang memvideo Sasa
"ih malu banget" ucap Sasa begitu sampai dibangku yang mereka duduki
"eh Ra hidung lo kok dateng bulan" tanya Abel yang terdengar seperti gurauan tapi Abel itu khawatir
"lo kenapa ?" tanyanya lagi mengelap hidung Ara dengan tisu
"lo sakit Ra ?" tanya Galang begitu juga dengan yang lainnya ikut panik
"nggak kok mungkin capek aja" jawab Ara dengan senyuman yang terukir dari bibirnya yang ternyata juga pucat
"pulang deh pulang" ajak Sasa dan semuanya setuju langsung membuang sisa-sisa sampah dan membereskan barang-barang mereka
"kerumah sakit aja langsung" bisik Abel pada Galang dan Galang mengangguk setuju
__ADS_1
tentu saja Abel berbisik karena jika mengajak Ara secara langsung pasti akan ditolak.