Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 91 - Panik Dan Penasaran


__ADS_3

"Ra, dengerin penjelasan gue dulu" ucap Chelsea memegang pundak Ara namun langsung di tepis dan Ara turun selangkah pada anak tangga tanpa menyadari bahwa ada kedua temannya berjarak Enam anak tangga didepannya


Chelsea ikut turun dan mencoba memegang pergelangan tangan Ara namun lagi-lagi Ara menepis bahkan reflek mendorong Chelsea sehingga terjadi insiden yang tak disangka


Chelsea terjatuh dan berguling sampai dihadapan Sasa dan Noni tapi sayangnya Chelsea berada tepat dihadapan mereka berdua dalam kondisi tengkurap sehingga membuat Chelsea menjerit kesakitan memegang perutnya


Bagas yang sudah berada dibelakang Ara bukannya malah datang menghampiri Chelsea malah memegang pergelangan tangan Ara dan untuk ketiga kalinya Ara menepis setelah tadi dua kali ia menepis Chelsea


"Ra dengerin kakak Ra"


"tolongin itu anak sama istri kamu" balas Ara tanpa menoleh pada Bagas sedikitpun


"tapi Ra"

__ADS_1


"Bagas.. istri lo pendarahan " teriak Sasa memanggil Bagas dan Bagas semakin frustasi, mau tidak mau Bagas turun dan menggendong Chelsea yang semakin menangis histeris


melihat Chelsea yang begitu merasakan kesakitan membuat hati nurani Ara tergerak merasa kasihan, bagaimana pun juga anak yang dikandung Chelsea tidak bersalah


walau bergetar karena merasa ketakutan akibat ketidaksengajaan yang ia lakukan Ara mengikuti Bagas dari arah belakang


"kamu harus atur nafas kamu dengan baik" ucap Ara menegur Chelsea yang terus berteriak mengucapkan kata sakit


tentu Sasa lebih memilih kerumah Karin karena lebih dekat dengan jaraknya saat ini sedangkan Noni menyusul Aron dan Kevin yang ada dilapangan tapi ternyata mereka bertemu dijembatan arah keluar dari lapangan untuk itu Noni tidak perlu jauh-jauh menyusul


"loh sayang kamu kenapa kayak panik gitu ?" tanya Aron pada sang istri


"darah hah itu darah hah hah" Noni bahkan menjawab dengan ngos-ngosan karena sebenarnya Noni itu bukan tipe yang suka lari-larian karena mudah capek

__ADS_1


"Non tenang dulu deh atur dulu tuh naf-" yang semula mata Kevin fokus pada Noni tapi malah beralih ketika melihat Bagas yang menggendong perempuan hamil dan Ara yang tetap berada dibelakang


"itu Bagas ? mata gue gak salah liat ?" Aron ikut melihat ke arah yang Kevin tuju dan benar itu adalah Bagas dan perempuan hamil itu siapa ?


"udah deh ayok berangkat sekarang ke rumah sakit kita ikutin mereka" ajak Noni


Ara langsung masuk kedalam mobilnya, ketika Noni izin ikut kedalam mobilnya Ara hanya mengangguk dan langsung tancap gas, dan tentu Noni menumpang itu adalah ide Kevin dengan tujuan menjaga Ara karena takut kenapa-kenapa, dan Kevin bersama Sasa memilih menemani Bagas


para orang tua juga dengan segera mengikuti anak-anaknya dari belakang dengan panik sekaligus penasaran dengan apa yang telah terjadi


Desty yang ingin menumpang di mobil orang tua malah terhalang ketika mendengar tangisan anak nomor duanya dan dari itulah mereka ketinggalan tapi untungnya masih ada mobil Sasa


selama diperjalanan mereka semua bungkam, tidak ada satupun yang memulai pembicaraan di mobil siapapun itu kecuali di mobil yang dikemudikan oleh Kevin karena masih ada suara rintihan dari Chelsea, agaknya setelah mendengar instruksi dari Ara, Chelsea sedikit tenang

__ADS_1


__ADS_2