Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 97 - Sangat Khusyuk


__ADS_3

seminggu telah berlalu


tentang anak Chelsea, Ara dan Bagas begitu juga dengan yang lainnya sepakat memberi nama Chelsea dan itu adalah ide Ara, dengan begitu mereka akan tetap mengenang kebaikan Chelsea, Chelsea Meina nama lengkapnya


selama seminggu itu juga Bagas dan Ara saling bertukar cerita tentang masa lalu mereka dari awal bertemu di komplek Bumi sampai dengan perpisahan selama kurang lebih tujuh tahun lamanya


"mom, gak apa-apa nih Chelsea nya sama mommy ?" tanya Ara yang khawatir akan merepotkan sang mommy


"udah tenang aja, gampang jagain Chelsea mah malahan mommy senang biar Arka ada temannya"


"iya juga ya, ih tuh mom liat Arka nya main cium-cium anak perempuan aja"


"biarin masih kecil juga kok, sana gih Bagasnya udah nunggu lama loh di mobil"


"oh iya kak Bagas udah duluan ke mobilnya, ya udah Ara berangkat dulu ya mom, bye"


jadwalnya hari ini tuh mereka akan mengadakan rapat, rapat yang akan membahas tentang pencarian ayah kandungnya Chelsea, bukan hanya itu melainkan mereka juga akan mencari keberadaan Abel


"dih apaan nih ? pacaran juga kagak lo berdua sok sok an mesra segala pintu aja dibukain" sewot Kevin begitu melihat Bagas membukakan pintu untuk Ara

__ADS_1


"nikah sana lo berdua, gak iri nih ma kita-kita" tambah Aron


"hahaa gue sih kapan aja yes tapi Ara nih masih belum mau" tanggapan Bagas menyahut omongan Kevin dan Aron


"kapan Ra lo mau nya ?" tanya Sasa


"kalo ayahnya si Chelsea udah ketemu"


"lah apa urusannya Ra ?" sahut Desty dengan cepat


"biar gak keganggu lah yank masa-masa abis nikahnya masa ga faham sih" ucap Chandra menyahuti istrinya


"tumbenan gak bawa anak kak ?"


"enak ya nimbrung di toko bunga kek gini"


"ya iyalah siapa dulu yang punya" ucap Sasa membanggakan dirinya dari pujian Bagas


"jadi mulai dari mana dulu nih bahasnya, nyari ayah Chelsea atau Abel dulu nih ?" Chandra mulai membuka pembicaraan yang akan dibahas

__ADS_1


"kalo ayahnya Chelsea kayaknya lumayan ribet, karena Chelsea pernah bilang klub asal mula kejadiannya itu gak jauh dari hotel trus yang bikin aku bingung masalahnya itu di Indonesia sini atau di Amerika sana"


"iya juga ya Ra, dia kan sering bolak balik iya ga sih ?"


"iya bener Ron, soalnya abangnya disana trus emang ada keluarga disana juga" sambung Bagas


"ya udah Abel dulu aja gimana ?" usul Noni dan langsung mendapat anggukan dari teman-temannya


"setau gue Abel tuh pernah dekat ama si Galang" ucap Sasa yang kemudian menerima cemilan dari sang baby sitter yang sebelumnya ia minta tolongi untuk membawa cemilan dan minuman untuk para tamu-tamu istimewanya yang tak lain adalah temannya sendiri


"wihh, ini cemilan sehat nih" Chandra langsung menyomot dan memakan hidangan tersebut


"iya bang itu papa sama mama abis panen buah sukun tadi pagi terus langsung di olah jadi keripik " jawab Noni sambil menuangkan jus jeruk


"wahh itu buah kelengkeng ya ?" Ara sangat antusias ketika babby sitter kembali membawakan beberapa macam buah didalam baskom berukuran sedang


"itu juga dipetik tadi pagi ya kan Non"


"iya Sa tadi suami kita juga ikut manen"

__ADS_1


"duh.. suami kita dong, denger tuh Bagas, buruan deh kalian ah"


"ya ampun kak bahas itu lagi aja" Bagas merespon dengan kekehan setelahnya ia kembali fokus menatap Ara yang sedang menikmati buah kelengkeng dengan sangat khusyuk


__ADS_2