
drrrtttt drrttttt
"Ra bangun Ra hp lo bunyi" teriak Desty dari ranjang atas
*drrrtttt
drrrtttt*
"ck, tuh bocah tidur apa meninggoy sih" Desty yang merasa berisik bangun dan turun mengambil hp Ara langsung menjawab panggilan tersebut
"Araaaaa...."
"ebusset" kaget Desty menjauhkan ponsel Ara dari telinganya dan terpampanglah beberapa wajah yang memenuhi layar hp itu
"video call ternyata" batin Desty
"Ara my grandson how are you ?"
"Ara my cousin hello..."
"Ara kenapa kamu diam ?"
"Ara are you okay ?"
Desty menampakkan wajahnya ke layar hp Ara dan bingunglah semua orang yang melihat
"who are you ?" tanya perempuan tua berambut putih dan itu adalah Neneknya Ara
__ADS_1
"hehe hello Grandma, aduh pakai bahasa Indo aja ya, nih si Ara nya molor"
"molor ?" bingung Grandma
Desty tertawa ia lupa bahwa yang sedang berbicara dengannya saat ini bukanlah orang asli Indonesia walaupun bisa tapi kan tidak seperti yang diucapkannya barusan
Desty langsung mengalihkan kamera kebelakang memperlihatkan Ara yang tertidur pulas
"apa mau saya bangunkan ?" tanya Desty dengan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti oleh keluarga Ara di LN sana
"jangan dibangunkan, kasihan dia sepertinya very tired so bagaimana kita saja yang kenalan" ucap seorang perempuan yang seumuran dengan Desty dan sepertinya itu adalah sepupu Ara karena kan tadi dia bilang cousin pada Ara
"kenalin nama gue Desty" Desty lebih dulu memperkenalkan dirinya
"What does it mean emm apa tadi gue ?" tanyanya dan Desty menampar pelan keningnya
"gue itu bahasa gaulnya dari aku saya I Me My" jawab Desty dengan lengkap
"oh seperti itu, aku juga ingin ke Indonesia"
"yaakkk masih mending Ara paling gak taunya cuma dikit lah kalo ni makhluk yang dateng beuh kacau" gumam Desty sembari mengikat rambutnya tinggi
"kamu bicara apa ? apa disana ada orang lain ?" tanya perempuan itu heran melihat Desty berbicara apa dengan siapa sudah gitu bicaranya pelan dan cepat mana bisa dia faham
Desty sudah membuka mulutnya akan menjawab tapi tiba-tiba Abel dan Sasa datang
"ehem ehem siapa woi siapa ?"
__ADS_1
"selingkuhan apa lo lagi mojok sih kak ?"
Desty hanya merotasikan bola matanya malas menjawab pertanyaan dari adik-adiknya yang selalu sewot
"hello.. kalian teman Ara juga ya ?" sapa perempuan dari hp milik Ara
"haaiiii... wah siapa nih bule ?" tanya Sasa pada Desty tanpa menoleh pada orang yang ditanya
"keluarga Ara ya ?" tanya Abel pula dan timbullah wajah-wajah lainnya yang juga ingin melihat teman Ara lainnya
"kenalin aku Sasa semuanya " ucap Sasa memperkenalkan dirinya dengan gaya khasnya, centil.
"halo Sasa ini Grandpanya Ara, ini Grandmanya dan yang ini Jessica sepupunya Ara" Grandpa Ara yang menjawab memperkenalkan dirinya dan juga yang lainnya
"you look like Jessica sama-sama bertingkah seperti itu" tutur Grandma menilai Sasa
"centil yang di maksud Grandma" timpal Grandpa memberi tahu
"kenapa dikamar kalian ada seorang laki-laki ?" Jessica bertanya dan pertanyaan itu difahami oleh Sasa dan juga Desty yang mana langsung membuat keduanya tertawa terbahak-bahak
"dia namanya Bella or Abel so she is a girl" jawab Sasa masih dengan gelak tawanya
"berhenti deh kalian ketawa mau gue lempar dari balkon ini hah ?"
Ara yang tidurnya terganggu dengan suara berisik dari balkon memaksakan dirinya bangun dan berjalan menuju balkon
"pada ngapain sih ?" tanya Ara dengan suara serak khas bangun tidur
__ADS_1