
Selesai sarapan Abel dan Sasa pergi mengantarkan Ara ke kantor untuk bertemu wali kelas mereka, Desty dan Kevin juga kembali ke kelas mereka masing-masing
"oh ini ya yang namanya Ara ?" tanya wali kelas dengan ramah
"iya-" Ara berucap tertahan menoleh pada kedua temannya bingung disini memanggilnya dengan sebutan apa, Abel yang faham maksud dari kebingungan Ara langsung menjawab "panggil Ibu Ra"
"panggil Ibu dan Bapak ya nak walau gurunya juga masih muda jangan dipanggil Kakak atau Abang atau lainnya tetap Ibu dan Bapak saja"
"Baik Bu maaf Ara baru tau"
"ok, Abel dan -"
"Sasa Bu" jawab Sasa karena Wali kelasnya ternyata tidak ingat dengan namanya
"oh iya Sasa maaf ya Ibu juga belum terlalu hafal sama nama kalian, Abel sama Sasa kalian kembali ke kelas duluan ya biar Ara nanti barengan sama saya"
"Baik Bu" Abel dan Sasa pun pergi dari kantor
"Silahkan duduk dulu Ra" Ara langsung menurut duduk dikursi tepat berhadapan dengan wali kelasnya
"kenalin nama saya Mega Astuti panggil aja Bu Mega" Ara mengangguk faham
Ara melihat-lihat suasana didalam kantor itu ada guru yang sedang berbincang ada yang menyiapkan buku-buku mungkin persiapan dibawa ke kelas
"Murid baru yah Bu Mega ?" tanya seorang pria yang nampaknya sudah berumur kepala Tiga
"Iya Pak Andi tamatan dari Kanada"
Ara berdiri dan sedikit membungkuk kepada Pak Andi "Saya Ara pak mohon bimbingannya ya pak, apa Bapak mengajar dikelas saya ?"
"Wah saya suka attitude kamu, iya saya guru dikelas kamu juga"
"Hati-hati loh Ra Pak Andi ini gurunya kalo diluar kelas memang begini tapi lain cerita kalo sudah dikelas alias galak Ra" Ara tersenyum mendengarnya lantas menjawab "tapi kalo Ara gak bandel gak mungkin dimarahin kok kayaknya ya kan pak ?"
"nah pinter"
Bel berbunyi Bu Mega pun bersiap kemudian mengajak Ara menuju ke kelasnya
Ara merasa sedikit gugup takut-takut temannya tidak menerimanya tapi buru-buru Ara menepis fikiran negatifnya
__ADS_1
Bu Mega akhirnya berbelok pada sebuah kelas dan Ara tetap mengekori dan sampailah Ara didalam yang mana ia langsung melihat Sasa yang duduk dipaling belakang bersama seorang perempuan dan Abel duduk dikursi nomor dua dari depan tapi kursi disebelah Abel kosong dan Ara berharap dia akan duduk disamping Abel
"Selamat pagi anak-anak" Sapa Bu Mega sebagai pembukaan
"Pagi Buuu......" sahut kompak dari para Murid dengan suara lantang dan semangat, melihat itu Bu Mega tersenyum senang begitu juga dengan Ara ia menyunggingkan senyum simpulnya
"Hari ini kita kedatangan teman baru" ucap Bu Mega yang kemudian menoleh pada Ara " Ara ayo kenalkan diri kamu sama teman-teman semuanya" lanjutnya memerintah Ara
"Ehem.. hello my nam- maaf maaf, halo semuanya kenalin namaku Asmara Delpita Putri panggil aja Ara salam kenal ya dan semoga kita bisa berteman baik mohon bimbingannya juga terimakasih" awalnya Ara hampir berkenalan dengan bahasa Inggris tapi ia langsung ingat sekarang ini dia sudah di Indonesia
"ayo siapa yang mau tanya-tanya sama Ara"
"saya Bu" seorang laki-laki mengangkat tangannya dan Bu Mega langsung mempersilahkan
"Nama Instagram nya apa biar gue follow ntar lo follback juga" ujar laki-laki tersebut seolah-olah memang serius yang malah mendapat sorakan dari teman sekelasnya
huuuuuuuuuuu
"lah ngapain pada nyorakin gue sih salahnya dimana coba kan Bu Mega buka sesi pertanyaan buat si Ara"
"yang bermanfaat nanya nya woi" timpal Abel sampai berdiri dari duduknya
dan sekali lagi
huuuuuuuuuuu
Bu Mega sedikit tertawa dan geleng-geleng kepala melihat kelakuan muridnya
"udah udah gue lagi yang nanya"
"baik silahkan Tania" Bu Mega kembali mempersilahkan
"eh Ra lo kok sok sok an mau pake bahasa Inggris segala sih tadi ?" tanya Tania dengan nada yang terdengar sewot
Ara menunduk, ini yang ia takutkan tapi Ara langsung menegakkan wajahnya. Baru mau menjawab Sasa sudah dulu bersuara
"yah wajarlah kan Ara aslinya orang Kanada so belum terbiasa dong" Sasa tak kalah sewotnya dari Tania
dan mendengar jawaban Sasa hampir semuanya berucap
__ADS_1
waaahhhhhhhh
punya temen bule kita cuy
pantesan mukanya kek blasteran gitu
boleh nih dijadiin calon istri biar memperbaiki keturunan gitu
Tania yang mendengarkan kekaguman teman-temannya pada Ara hanya mendengus kesal didalam hatinya ia terus saja mengomel tak terima dengan kehadiran Ara yang bisa jadi akan mengancam kedudukannya
kedudukan yang Tania maksud adalah seperti Cantiknya dia bisa dikalahkan karena Tania juga menyadari Ara lebih cantik daripada dirinya dan juga yang paling tidak diinginkan adalah para cowok yang mengaguminya akan berpindah hati pada Ara
teman Tania yang duduk disampingnya membaca raut wajah Tania yang merasa tidak suka dengan Ara lalu ia berbisik " tenang nanti kita bully habis-habisan biar dia tau siapa kita"
Tania langsung menoleh pada temannya mengangkat sebelah alisnya "lo bener kalo bisa kita singkirin dia dari sekolah ini"
"Say halo untuk Musuh Baru" ucap Tania dan temannya kompak
"sudah sudah kita kembali belajar lagi ya, Ara silahkan duduk disamping Abel" Bu Mega mempersilahkan Ara untuk duduk dan Ara senang karena apa yang dia inginkan tercapai
"halo anak baru kenalin gue Abel" sapa Abel setelah Ara sudah duduk disampingnya
"hih Abel sok sok an banget acting kayak gitu"
"wkwkwkwk, lihat tuh anak cowok disamping dinding kek nya dia suka sama lo" bisik Abel pada Ara dan Ara langsung menoleh
deg
seorang cowok dengan rupa tampannya memang menoleh ke arah Ara namun langsung membuang muka saat Ara menoleh padanya
yang membuat jantung Ara berdetak kaget adalah sikap cowok itu yang nampak memandang tak suka dan membuang mukanya cepat Ara berfikir cowok itu menyampaikan rasa tak sukanya dengan cara seperti itu
"jangan dimasukin ke hati emang gitu orangnya super cuek tapi gue yakin dia suka ama lo Ra buktinya gue perhatiin dari tadi tatapannya itu fokus ke lo doang bahkan sampe lo duduk disini"
"Abel udah deh jangan mulai, sekarang kita konsen belajar dulu ya ok."
Abel benar-benar mengikuti apa kata Ara yah kan Ara itu anak baru masa iya Abel mengajak ngobrol terus
Bu Mega menjelaskan mata pelajarannya dengan santai dan kalo kata Ara itu penjelasannya Bu Mega itu mudah dimengerti Ara suka mendengar setiap Tutur kata penjelasan dari Bu Mega
__ADS_1
Hening suasana tercipta karena saat ini murid kelas X IPA sedang mengerjakan tugas dari Bu Mega