Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 66 - Anak Lama Mah Beda


__ADS_3

jika kegabutan sudah melanda biasanya diam lah yang mendominasi diri seperti ketiga gadis yang berada didalam kamarnya hanya saling diam-diaman saja


belajar sudah capek, dipaksa pun tidak dapat dicerna makanya mereka hanya diam tidak saling berbicara atau bersenda gurau


Abel sedari tadi sudah seperti jarum jam berputar diatas ranjangnya kadang terlentang kadang tengkurap tidak menyentuh hp nya sama sekali


Sasa men scroll video TikTok yang ia tonton tapi tidak benar-benar menonton hanya scroll terus menerus


Ara mencoret coret buku dimeja belajarnya kadang melihat hp kadang lanjut mencoret lagi seperti itulah berulang kali


atensi mereka teralihkan pada pintu kamarnya yang diketuk, sama-sama menoleh namun Ara lah yang bangkit untuk membuka pintu tersebut


"heyyohey geesss...." sapa seorang gadis setelah pintu kamar itu terbuka, ia juga melemparkan ranselnya pada Ara untung saja reflek Ara baik jadi ransel itu berhasil ia tangkap


yang membuat ketiga pemilik kamar 23 itu heran kenapa gadis yang baru datang ini malah membawa koper dan beberapa tas lainnya


padahal dia itu kan sekolahnya dari luar, dia adalah Noni teman sekelas mereka


"gak usah hay yohey hay yohey dulu deh jelasin ini maksudnya apa coba ?" Sasa bangkit dari duduknya dan menghampiri Noni bahkan ia bertanya sambil berkacak pinggang

__ADS_1


"masa gak bisa nebak sih ?" bukannya menjawab Noni malah bertanya balik


"lo serius mau diam dia asrama ?" Abel yang menebak, ah bukan menebak sih tapi lebih ke bertanya langsung


dan Noni mengangguk lantas ia berbaring diranjang milik Ara mengangkat kaki kanan keatas kaki kirinya dan menjadikan kedua tangannya sebagai bantal


"kenapa ? nanggung ya ?" tanya Noni menebak isi fikiran teman-temannya


tidak ada respon tapi Noni langsung menjawab "aku pengen banget ngerasain diam di asrama tauk sebenernya dan juga pengen bikin hal yang berkesan aja bareng kalian, salah ya ?"


Ara berjalan masuk dan meletakkan ransel milik Noni diatas meja belajar dan setelahnya ia duduk dilantai tepat depan ranjangnya


"tapi kok bisa nih kita tuh udah kelas akhir semua loh masa bisa sekamar gitu emangnya gak masalah ?" tambah Ara bertanya pada teman-temannya


Abel dan Sasa ikut duduk disamping Ara begitu juga dengan Noni yang ikut duduk berkumpul bersama teman-temannya


"gak masalah kata Madam tuh soalnya kelas kita lumayan ramai trus cukup buat jadi ketua dikamar yang lain, aku udah nanya kok pas mau masuk kesini boleh atau enggaknya satu kamar sama kalian dan ternyata boleh banget" jelas Noni dan yang lainnya iya iya saja


"enak dong bisa ketemu babang Aron tiap malam, itu juga niat lo kan ., ngaku aja deh" ucap Sasa sambil mendorong-dorong lengan Noni dengan jari telunjuknya

__ADS_1


"hehe bisa jadi kek nya hahaha" jawab Noni polos dan semua ikut tertawa mendengar itu


hahahahaha


"nah gimana kalo sore entar kita ke taman bareng para babang-babang juga, gimana ?" usul Abel


mereka saling menoleh satu sama lain dan pada akhirnya mereka kompak menjawab usulan Abel


"setuju"


"jangan bilang anak baru yang mau masuk asrama kemaren itu kamu Non ?" dan Noni mengangguk sebagai jawaban iya pada Ara yang bertanya


"yaaakk anak lama ternyata" seru Abel meledek Noni


"yaudah katanya sore mau ke taman nih mending sekarang bantuin aku beres-beres, mana nih lemari aku ?"


"anak lama mah beda ya gaya masuk asramanya ?" celetuk Ara yang disambut gelak tawa dari teman-temannya


kan Ara dulu masuk asrama tidak seperti Noni ini ya jelas beda.

__ADS_1


__ADS_2